Menghindar Resiko Alergi pada Bayi

| On
January 22, 2015
Saat Kifah berusia 2 bulan muncul sebuah bintik merah di pipi kanannya. Awalnya, saya mengira itu hanya bintik biasa yang akan hilang dengan sendirinya. Karena memang ketika  dioleskan bedak bayi, bintik itu lama-kelamaan menghilang. Namun, ketika memasuki usia 3 bulan, bintik merah tersebut semakin banyak dan tersebar di pipi bagian kanan dan kiri. Saya pun mengira bahwa putra saya mengalami iritasi produk bayi, karena memang pada waktu itu saya menggunakan baby cream untuk merawat kelembapan kulit.


Namun, lama kelamaan merah tersebut tersebar ke daerah dada, perut, tangan, dan kaki. Sehingga pada akhirnya saya memutuskan untuk membawa Kifah ke dokter untuk melakukan pemeriksaan.
Setelah diperiksa ternyata Kifah positif terkena Dermatitis Atopic. Dermatitis Atopic adalah suatu reaksi alergi yang biasanya dibawa oleh faktor genetika. Kajian lengkap mengenai DA dapat diakses di http://childrenallergyclinic.wordpress.com/2009/05/17/dermatitis-atopik/

Setelah mendapatkan pengobatan dari dokter, alergi yang dialami Kifah tidak serta merta sembuh. Sehingga saya memutuskan untuk membawa Kifah ke dokter spesialis anak. Nah, disinilah alergi Kifah mulai teridentifikasi. Ternyata anak saya itu alergi terhadap protein yang ada pada susu sapi. Memang, beberapa hari setelah melahirkan (ASI belum keluar maksimal) Kifah mendapat asupan Susu Formula. Dan ternyata Susu Formula inilah biang keladi alergi yang dialami Kifah. 
Alhamdulilah setelah mendapatkan pengobatan, Kifah berangsur sembuh walaupun kadang masih ada ruam kemerahan pada daerah sekitar pipi dan tangan. 

Saran untuk bunda-bunda yang melihat tanda alergi seperti yang dialami anak saya:
1. Hentikan pemberian susu formula yang berbahan dasar susu sapi apabila terdapat ruam kemerahan pada  tubuh anak. 
2. Ganti susu formula (apabila menggunakan sufor sapi) dengan sufor berbahan dasar kedelai.
3. Oleskan cream hydrocortison 1 persen pada daerah yg kemerahan.
4. ASI ekslusif lebih baik, untuk menghindari resiko alergi.

Semoga Bermanfaat :)



Be First to Post Comment !
Post a Comment

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, silakan tinggalkan komentar yang baik dan positif ya :D