Kartu Nama sebagai Alat Personal Branding

| On
October 01, 2015

Assalamu'alaikum, my awesome reader!

Pernahkah mendengar kata Personal Branding? 


Wah, pasti istilah Personal Branding sudah sangat sering dan familiar sekali didengar oleh kita. Saya sendiri tertarik dengan istilah Personal Branding, yang konon katanya merupakan 'ujung tombak' dari kesuksesan karir seseorang. 

Betulkah demikian?

Saya sendiri masih ingin menelusuri seluk beluk Personal Branding, yaitu apa manfaatnya dan bagaimana membangunnya dengan baik.

Apa kata wikipedia tentang Personal Branding?

Personal branding is the practice of people marketing themselves and their careers as brands.[1] While previous self-help management techniques were about self-improvement, the personal-branding concept suggests instead that success comes from self-packaging.[1] The term is thought to have been first used and discussed in a 1997 article by Tom Peters.[2] (wikipedia)



Salah satu artikel yang saya temukan di sebuah situs (wikihow), menyebutkan bahwa Personal Branding dapat dibangun dengan banyak tahapan. Seperti membuat image diri, melakukan komunikasi dengan publik, membuat web pribadi, memiliki akun sosial media aktif, dan aktif mempromosikan diri sendiri. Tapi, yang unik adalah pembuatan kartu nama untuk Personal Branding di dunia digital seperti sekarang ini ternyata masih dibutuhkan loh.



Business cards can still be very useful, even in this digital age. But you need to have one that stands out. Get a professional, unique looking business card. Many sites sell these online and even offer customization services. These are not as expensive as you'd think! Make yourself a card that no one will forget! (sumber Wikihow.com)



Wow, ternyata kartu nama memang masih diperlukan sebagai alat untuk Personal Branding ya!


Saya pribadi baru kali ini membuat kartu nama setelah beberapa waktu ke belakang mencoba "peruntungan" sebagai seorang Blogger. Sebelumnya, saya membuat kartu nama karena keperluan bisnis hijab yang saya rintis, tapi bukan merupakan kartu nama yang bersifat personal.

Untuk keperluan kartu nama ini, saya mencoba membuat kartu nama secara on line dengan mengakses web www.praktisprint.com

Tidak perlu risau dengan desain kartu nama yang belum kita siapkan, karena di praktisprint.com telah tersedia berbagai variasi desain kartu nama yang siap diedit langsung di situs www.praktisprint.com.

Kartu nama saya dibuat di www.praktisprint.com



Untuk kualitas cetak, saya kira sudah sangat baik. Tinta dan kertas yang digunakan memiliki kualitas yang baik, tidak kusam, tidak berbayang, dan tidak luntur. 

Harga yang ditawarkan oleh praktisprint.com juga sangat terjangkau. Satu nilai plus yang saya rasakan lainnya adalah pengerjaan kartu nama yang super kilat. Setelah saya selesai order, pesanan kartu nama saya tiba dalam waktu yang cepat via jasa kurir ekspedisi.

Selain membuat kartu nama yang baik untuk Personal Branding, cara lainnya untuk membangun Personal Branding diri kita adalah:

1. Perkenalkan siapa dirimu.

Buatlah semisal blog atau web pribadi untuk mengenalkan siapa dirimu kepada publik. Apa saja kesukaanmu, apa hobimu, apa keahlianmu, dan bidang pekerjaan apa saja yang kamu kuasai.

2. Biarkan orang memberikan testimoni tentang dirimu.

Testimoni dari orang lain sangat penting untuk membangun Personal Branding. Ada seorang pebisnis muda yang mencapai puncak kesuksesannya di usia yang masih sangat belia karena memang banyak orang lain yang membicarakannya, dan dia membiarkan masyarakat luas tahu bahwa banyak orang yang berbicara tentang dirinya. Bahkan, kata-kata testimoni dari orang lain menjadi senjata untuk menerbitkan buku-buku pribadinya.

3. Membuat kreativitas yang original.

Original berarti anti plagiat dan membiarkan kreativitas yang ada di dalam diri terus menerus diasah berdasarkan passion yang ada di dalam diri. Tidak berusaha meniru dan menjadi orang lain adalah cara untuk membangun Personal Branding. 

4. Berkomunikasi dengan publik.

Berkomunikasi dengan publik berarti melakukan komunikasi dua arah. Membalas mention di media sosial, membalas pertanyaan di blog pribadi juga merupakan sarana untuk membangun Personal Branding yang baik.

5. Aktif berkomunitas.

Berkenalan dengan banyak orang dalam sebuah komunitas juga memberikan efek yang positif bagi Personal Branding. Saling menyapa dan berbagi ilmu pengetahuan yang dimiliki kepada komunitas juga merupakan cara yang baik dalam membangun Personal Branding. 

Sebuah artikel di www.forbes.com mengatakan, 


View your personal brand as a trademark; an asset that you must protect while continuously molding and shaping it. Your personal brand is an asset that must be managed with the intention of helping others benefit from having a relationship with you and / or by being associated with your work and the industry you serve.



Have you defined your personal brand? Are you consistently living your personal brand every day?
4 comments on "Kartu Nama sebagai Alat Personal Branding "
  1. kyut kartu namanya deh.. sukaakkk

    ReplyDelete
  2. Desainnya template atau bisa bikin sendiri? Bagus mak :) Kartu nama dibuat jadi semakin profesional ya hehehe.

    ReplyDelete
  3. Whoaaaa...
    Beneran lho kartu namanya samaan kayak akuuuh hehehe...
    Berarti kita seleranya mirip yah :))

    Hayuuuk , mari kita tukeran kartu nama :)

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, silakan tinggalkan komentar yang baik dan positif ya :D