5 Cara Ini Terbukti Paling Ampuh Melancarkan ASI

| On
March 21, 2017

pengalaman melancarkan produksi asi

Menikah dan memiliki dua orang anak, membuat saya banyak belajar. Ternyata menjadi seorang ibu itu tidak mudah dan harus mahir menyelesaikan masalah demi masalah terkait dengan anak. Salah satunya masalah terkait pemenuhan gizi bayi dan balita yakni pemberian ASI ekslusif. 

Jika pernah membaca tulisan saya terkait ASI, disitu saya cerita kalau dulu itu saya gak tahu sama sekali tentang pemberian ASI ekslusif hingga bayi berusia 2 tahun. Bahkan hingga menjelang melahirkan, saya baru belajar mengenai ASI dari berbagai forum di facebook. 

Boro-boro tahu tentang seluk beluk pemberian ASI ekslusif, “ngeh” nya aja telat. Duhh jangan dicontoh ya para calon ibu. Mulai dari kehamilan terdeteksi, langsung deh belajar tentang per-ASI-an dan lika-likunya.

Karena ketidak tahuan saya tentang ASI itu, maka dari itu anak pertama saya Kifah minum susu formula di hari pertamanya. Karena apa? Karena ASI saya sedikit dan nggak keluar. Sedih dan panik waktu itu, nyesel gak persiapan ilmu tentang ASI lebih awal.

Baca juga: ASI VS Skripsi

Dan karena minum sufor itu lah Kifah jadi alergi protein sapi hingga saat ini. Masih ada sisa-sisa alergi yang Kifah alami sampai sekarang. Seperti batuk, gatal di kulit, dan kadang mata mengalami pembengkakan.


Nah, di anak kedua ini saya banyak belajar. ASI alhamdulillah lancar sejak persalinan, langsung banyak dan deras sekali. Saya bersyukur, padahal awalnya saya takut kalau harus memberikan sufor lagi di awal kelahiran bayi.

Apa saja makanan yang saya konsumsi dan saya lakukan agar ASI mengalir deras?

1. Kurma

pengalaman melancarkan produksi asi
sumber: lagizi.com

Semenjak dinyatakan hamil oleh alat bernama test pack, saya mulai rajin makan buah khas bulan Ramadhan ini. Bahkan hingga akan melahirkan pun, saat menunggu pembukaan lengkap, saya masih ngemil kurma dan air putih di ruang persalinan.

Ternyata, selain menambah tenaga untuk mengejan saat persalinan, kurma juga bisa menambah produksi ASI. Beberapa menit setelah melahirkan, ASI sudah mengalir dan bayi sudah bisa menyusui dengan baik.


2. Sayuran Hijau dan Buah

pengalaman melancarkan produksi asi
Sumber: http://stepzapp.com/blog/how-to-eat-more-vegetables

Buah-buahan, Bayam, kangkung, dan daun pepaya gak pernah absen dari menu makanan. Apalagi setelah kehamilan memasuki usia 7 bulan, perut yang membesar membuat ibu hamil susah buang air besar alias sembelit.

Sayuran dan buah inilah yang juga bisa membantu mengatasi sembelit. Dan nilai plusnya ternyat juga bisa menambah produksi ASI. Setelah bayi lahir, ASI langsung keluar berkat rajin makan buah dan sayur saat hamil.

Ya jadi kalau lagi hamil, bisa dikurangi jajan bakso sama mie ayamnya ya. Ganti dengan buah dan sayur, supaya ASI diproduksi maksimal oleh tubuh. 


3. Habbatusauda 

pengalaman melancarkan produksi asi
Sumber: http://www.habbatussaudacapkurmaajwa.com/


Habbatusauda atau jintan hitam ini memang dikenal sebagai booster imun tubuh dan juga salah satu herbal yang dipercaya bisa mengatasi beberapa penyakit. Dan saya pun mencoba mengkonsumsi habbatusauda saat hamil dan menyusui.

Alhamdulillah, habbatusauda juga bisa memperlancar produksi ASI sekaligus menambah daya tahan tubuh saya saat itu.


4. ASI Booster Tea

pengalaman melancarkan produksi asi


Salah satu booster tea yang sedang hits saat ini adalah ASI Booster Tea. Walaupun saya belum mencoba secara langsung karena memang ASI saya sudah mencukupi kebutuhan bayi, produk ini banyak direkomendasikan oleh para ibu yang memiliki kesulitan dalam memberikan ASI ekslusif untuk bayi.

ASI Booster Tea merupakan minuman teh ASI alami pertama di Indonesia yang bisa meningkatkan jumlah ASI hingga 900% hanya dalam waktu 24 jam.

Keunggulan ASI Booster Tea sendiri adalah:

1. Melancarkan ASI hingga 900% dalam waktu 24-72 jam
2. 100% herbal yang aman untuk ibu dan bayi
3. Lebih ekonomis, tanpa konsumsi susu formula
4. Sudah dikonsumsi jutaan ibu menyusui

Komposisi ASI Booster Tea adalah (walau tanpa kandungan teh) adalah sebuah suplemen penambah ASI yang terbuat dari bahan alami/herbal dengan komposisi Fenugreek Seed, Fenugreek powder, Fennel Seeds, Fennel Powder, ANISE, Cinnam Venum, Alpinia Powder, dan habbatusauda.

Testimoni lengkap bisa dilihat di www.nakibu.com

5. Jangan Lupa Bahagia

pengalaman melancarkan produksi asi


Kunci yang sangat utama agar produksi ASI lancar adalah bahagia. Jangan pernah merasa stress, sedih, depresi dengan kehadiran bayi di rumah. Karena stress atau banyaknya pikiran negatif itu sangat sangat mempengaruhi produksi ASI.

Saya sendiri merasa emosi yang ada di dalam diri perempuan yang sedang menyusui memang sangat berpengaruh besar terhadap produksi ASI. Saat kita bahagia, ASI mengalir lancar dan deras. Sebaliknya, saat sedang bad mood atau stress ASI akan susah diproduksi oleh kelenjar susu, dan bayi jadi sering rewel.


Bahagia ini bisa diciptakan oleh diri sendiri, suami, orang tua, lingkungan ataupun tetangga di rumah.
Hindari mendengar atau melihat hal-hal yang negatif, lebih baik fokus merawat dan memberikan yang terbaik bagi bayi.



9 comments on "5 Cara Ini Terbukti Paling Ampuh Melancarkan ASI"
  1. Belum pernah coba Asi Booster Tea. Mbak Tetty udah pernah coba? enak gak? recomended?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Aq blm coba mbak, tapi itu rekomendasi produk yg bisa digunakan mbak..

      Delete
  2. Kol juga katanya bisa memperlancar ASI :) Jadi ingat waktu menyusui dulu, setiap hari makannya bayam dan daun katuk hehe kalo dulu ada ASI booster tea ini, mungkin saya akan mengkonsumsi juga

    ReplyDelete
  3. Jangan lupa bahagiaaa :D

    Btw saya baru tau kalau kurma bisa melancarkan asi. Haha
    Kalau Daun katuk itu sudah mainstream

    ReplyDelete
  4. Aku pernah sampe nyoba jus pareee... Hueeekkk gak enak banget mbaaa, ampuuun.. :D Mending booster tea itu aja, deh, mba.. Hihihi.. :D

    ReplyDelete
  5. kamrin sama teman-teman kantor banyak di rekomendasikan pakai ini ASI Booster Tea ...

    ReplyDelete
  6. kalau aku (yg bukan ibu2 menyusui) minum ini...gimana ya?

    ReplyDelete
  7. Makasih ya infonya, walaupun belum punya anak bisa di simpen dulu nih.

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, silakan tinggalkan komentar yang baik dan positif ya :D