Prive Uri-Cran: Jangan Sepelekan Anyang-anyangan saat Mudik Lebaran

| On
May 31, 2017
cara mengatasi anyang-anyangan mengatasi sakit buang air kecil dengan prive uri cran

Waktu itu jam menunjukkan pukul sebelas malam. Mobil yang saya tumpangi masih terjebak padatnya lalu lintas di jalal tol Cikampek menuju tol Cipularang. Padahal, saya berangkat selepas Maghrib dari Cibinong, tapi sudah harus terjebak kemacetan semenjak memasuki tol Jagorawi. 

Jalan penuh sesak, dipenuhi orang-orang yang hendak kembali ke kampung halaman.

Walhasil, Cibinong-Cikampek butuh waktu tempuh 5 jam. Padahal biasanya, saya hanya perlu waktu 3 jam paling lama 4 jam untuk tiba di Bandung.

Ya, itu cerita mudik tahun lalu. Cerita mudik yang bikin “trauma” beberapa waktu.

Memasuki bulan Ramadhan, suasana mudik lebaran memang sudah terbayang jauh-jauh hari. Bukan hanya terbayang bertemu sanak keluarga di rumah saja sih sebenarnya. Bayangan harus berjam-jam di perjalanan juga menghantui.

Dan yang paling gak enak adalah sulitnya akses ke kamar kecil ketika terjebak macet di jalan tol.


Pernah saat long weekend tahun lalu, saya sekeluarga memutuskan pulang ke Bandung, walau sebenernya saya dan suami sudah memprediksi bahwa arus kendaraan di jalan tol akan sama seperti saat mudik, bahkan lebih.

Lebih kepikiran lagi sebenernya ketika itu saya sedang hamil besar Aldebaran, apa sanggup bermacet ria di jalan?


Dan benar saja, kami terjebak di jalan tol dalam macet yang sangat parah. Bahkan masuk rest area pun antriannya mengular luar biasa.

Jangan tanya soal WC umum. Sudah seperti pasar dengan banyak orang berlalu lalang.
Itu sih sebenarnya yang saya takutkan tentang mudik lebaran. Macet di jalan, gak bisa berhenti di rest area, dan harus menahan buang air kecil terlalu lama.

Karena saya pun pernah trauma kena anyang-anyangan ketika masih SMA dulu saat harus menahan “ke belakang” berjam-jam. 

Saluran kemih sangat terasa nyeri dan perih, bahkan hingga saya tidak bisa menegakkan kaki. Saya hanya bisa berjalan jongkok sambil menahan sakit waktu itu. Sungguh kejadian yang sama sekali tak ingin saya rasakan lagi. 

Cukup, cukup sekali itu aja.

Kembali ke cerita mudik lebaran.

Karena saking takutnya kena macet di tol. Saya dan suami berinisiatif naik moda transportasi lain untuk mudik lebaran. Dan terpilihlah kereta api sebagai kendaraan untuk kami sekeluarga pulang berlebaran.

Memang, naik kereta api kurang praktis. Apalagi kami akan membawa anak dan batita. Belum lagi pakaian dan barang bawaan lainnya.  Tapi demi menghindari macet, kami bertekad untuk pulang kampung naik kereta api tahun ini.

Demi apa? Demi tidak terjebak macet.

Apa itu anyang-anyangan?

Awalnya saya juga agak aneh dengan istilah anyang-anyangan. Setelah saya googling, ternyata anyang-anyangan adalah salah satu gejala Infeksi Saluran Kemih (ISK) yaitu rasa ingin buang air kecil terus menerus disertai nyeri dan tidak lancar.

5 dari 10 wanita.

Dan memang, ternyata perempuan itu lebih rentan terkena anyang-anyangan ini yaitu 5 dari 10 wanita pernah mengalami kasus anyang-anyangan.

Bakteri E.Coli

80% kasus anyang-anyangan disebabkan oleh bakteri E. Coli. Dan kalau kita dulu belajar biologi, bakteri E. Coli ini memang bakteri yang berbahaya bagi tubuh. Bakteri E.Coli ini menempel pada dinding sel epitel di salurah kemih.

Beberapa penyebab anyang-anyangan.

1. Toilet tidak bersih
2. Arah proses pembasuhan setelah BAB yang tidak benar
3. Air untuk membasuh yang tidak bersih
4. Sering menahan pipis

Nah, keempat penyebab anyang-anyangan di atas itu adalah hal yang amat sangat bisa terjadi ketika kita melakukan perjalanan mudik lebaran nanti.

Siapa saja yang bisa terkena anyang-anyangan?

Sakit buang air kecil akibat anyang-anyangan ini bukan hanya bisa diderita oleh perempuan dewasa saja loh. Anak-anak dan ibu hamil pun rentan terkena anyang-anyangan.

cara mengatasi anyang-anyangan mengatasi sakit buang air kecil dengan prive uri cran

Cara mengatasi anyang-anyangan

Sebenarnya logika paling simpel adalah dengan menghindari penyebab anyang-anyangan di atas. Tapi kalau sudah terlanjur terkena anyang-anyangan, atau merasa akan menghadapi penyebab anyang-anyangan saat mudik lebaran nanti, baiknya kita melakukan pencegahan sejak dini.

1. Minum air putih

Banyak minum air putih. Tapi, air putih mungkin bisa membantu mengatasi anyang-anyangan sementara, namun tidak mengatasi sumber masalahnya. Apalagi kalau bakteri E.Coli sudah terlanjur menempel di dinding saluran kemih.

2. Minum ekstrak buah Cranberry

Menurut penelitian, Prontocyanidin (PAC) dalam buah Cranberry mampu mencegah Bakteri E.Coli menempel pada dinding sel epitel salurah kemih, dan membuangnya bersama air kencing.


Namun, mencari buah Cranberry itu cukup sulit loh. Karena:

1. Cranberry sulit dicari dipasaran
2. Tidak praktis karena harus di jus dahulu
3. Buah Cranberry harganya cukup mahal
4. Rasanya agak pahit dan asam

Ribet juga yah kalau mudik harus bawa-bawa buah Cranberry, hehehe. Tapi jangan khawatir, ada yang lebih praktis. Namanya Prive uri-cran.

cara mengatasi anyang-anyangan mengatasi sakit buang air kecil dengan prive uri cran


Prive uri-cran ini adalah suplemen makanan yang terbuat dari Cranberry Extract plus vitamin C dan Probiotic. Sehingga, Prive uri-cran ini mudah untuk dibawa ketika mudik lebaran untuk mencegah sakit buang air kecil atau anyang-anyangan.

Ada 2 kemasan yang bisa kita bawa di dalam tas mudik.

Pertama, Prive uri-cran dengan komposisi 250mg ekstrak Cranberry dengan bentuk kapsul. Isi per box adalah 30 kapsul yang bisa diminum 1-2 kapsul perhari.

Kedua, Prive uri-cran plus dengan komposisi 375mg ekstrak Cranberry, 60mg Vit C, 0.1mg Lactobacillus achidopillus, 0.1 mg Bifidobacterium bifidum dengan bentuk powder sachet. Isi perbox adalah 15 sachet yang bisa diminum 1-2 sachet perhari.


cara mengatasi anyang-anyangan mengatasi sakit buang air kecil dengan prive uri cran
cara mengatasi anyang-anyangan mengatasi sakit buang air kecil dengan prive uri cran


Pengalaman mengkonsumsi Prive uri-cran plus di rumah.

Walaupun selalu di rumah, tidak lantas saya bisa terbebas dari anyang-anyangan. Maka dari itu, selain untuk mudik atau melakukan perjalanan jauh lainnya, di rumah pun saya mecoba mengkonsumsi Prive uri-cran plus untuk menjaga kesehatan dan yang paling utama untuk mengatasi susah buang air kecil.

Prive uri-cran yang saya konsumsi adalah yang berbentuk serbuk dalam sachet.  Ketika diseduh, warna yang muncul adalah warna merah seperti buah Cranberry.

cara mengatasi anyang-anyangan mengatasi sakit buang air kecil dengan prive uri cran
Minum segelas Prive uri-cran 1-2x sehari untuk mengatasi sakit saat buang air kecil


Rasanya bagaimana?

Menurut saya sih, seperti minum jus buah jambu namun tidak terlalu kental. Rasanya asam segar seperti minuman vitamin C. Jadi, menurut saya Prive uri-cran nyaman dikonsumsi untuk mencegah gejala sakit buang air kecil atau anyang-anyangan.

cara mengatasi anyang-anyangan mengatasi sakit buang air kecil dengan prive uri cran
Rasanya asam segar, nyaman dikonsumsi sehari-hari


Mudik Tenang Bersama Prive uri-cran

Alhamdulillah, hari ini puasa Ramadhan kita memasuki hari ke 5, atau kurang lebih 25 hari lagi kita menyambut hari raya Idhul Fitri. Dan itu pun menjadi tanda kalau sebentar lagi kita akan melakukan perjalanan mudik lebaran.

Kalau udah biasa mudik tiap tahun dan tahu “hecticnya” kayak apa, apalagi untuk urusan kamar mandi. Mulai sekarang gak perlu khawatir lagi. Kalau terpaksa harus nahan pipis di jalan, atau kamar mandi di rest area gak sebersih yang kita harapkan, cegah datangnya si bakteri E.Coli penyebab sakit saat buang air kecil dengan Prive uri-cran.



Insya Alloh, mudik tenang tanpa menyepelekan datangnya si anyang-anyangan.

Selamat berpuasa, selamat mudik lebaran yaaa :D





2 comments on "Prive Uri-Cran: Jangan Sepelekan Anyang-anyangan saat Mudik Lebaran"
  1. anyang-anyangan tuh ternyata sakit buangetttt ya mbak. pernah ngalami pas hamil tua

    ReplyDelete
  2. Wah mantao sdah ada obat yg aman, kunbal y

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, silakan tinggalkan komentar yang baik dan positif ya :D