[Event] Begini Caranya Meniti Karir Menjadi Seorang Dubber

| On
August 18, 2017
Begini Caranya Meniti Karir Menjadi Seorang Dubber


Menjadi seorang dubber adalah salah satu cita-cita saya saat kecil dulu, hmmm mungkin karena kebanyakan nonton doraemon, Sinchan, detektif Conan, Sailor Moon, Hamtaro, Chibi Maruko Chan, Ninja Hatori, P-Man, Cardcaptor Sakura, mwaahaha diabsen deh semua film kartun favorit waktu kecil.

Untungnya, rasa penasaran saya terhadap profesi seorang Dubber terjawab ketika Komunitas BRID atau Blogger Reporter Indonesia mengadakan sebuah kegiatan In House Trainning BRID 2 bertajuk “Dubbing dan Voice Over” yang bertempat di Wisma Riat Jalan Pangadegan Utara No. 14 Cikoko Pancoran Jakarta Selatan.

Seketika itu juga, saat membaca flyer kegiatan In House Trainning BRID 2 saya langsung mendaftar dan alhamdulillah terpilih menjadi peserta kegiatan tersebut.

Pemateri yang dihadirkan pada kegiatan In House Trainning BRID 2 adalah seorang dubber yang telah lama menekuni dunia sulih suara di Indonesia, dan kalau kita sering menonton kartun Doraemon dan Curious George, maka dubber yang satu ini adalah pengisi suara dari tokoh Suneo (2006-2008) dan Pria Bertopi Kuning.

Dia adalah Kak Agus Nurhasan yang sudah sering menjadi Dubber di berbagai film, animasi, sinetron, dan masih banyak lagi.

Begini Caranya Meniti Karir Menjadi Seorang Dubber
Kak Agus Nurhasan. Foto: Dokumentasi BRID

Selain itu, acara In House Trainning BRID 2 ini juga didukung oleh Yayasan RIAT milik ibu Amy Atmanto, seorang desainer yang sudah dikenal di Indonesia ya. Dan didukung pula oleh Gogobli.com

Begini Caranya Meniti Karir Menjadi Seorang Dubber
Kiri ke kanan: Mas Hasmi Srondol, Bu Amy Atmanto, Kak Agus Nurhasan

Gogobli.com adalah toko online yang bergerak dalam lingkup kesehatan dan kecantikan. Berdiri sejak 2011. Gogobli.com sudah dipercaya di seluruh Indonesia sebagai toko online terbaik dan terlengkap dalam menyediakan produk kesehatan dan kecantikan.

Gogobli.com hanya menyediakan dan menjual produk yang berkualitas dari berbagai merk yang memiliki reputasi yang baik dan yang paling penting adalah produk yang telah terdaftar di BPPOM Indonesia.

Sehingga, produk yang ada di Gogobli.com aman untuk digunakan dan dikonsumsi.

Begini Caranya Meniti Karir Menjadi Seorang Dubber
Beberapa produk kesehatan dan kecantikan dari Gogobli.com

Acara yang dilaksanakan pada tanggal 12 Agustus 2017 ini dipandu oleh Teh Hani Sah Sukmawati.


Begini Caranya Meniti Karir Menjadi Seorang Dubber
Teh Hani sedang memandu acara

Dan sambutan dari Komunitas Blogger Reporter Indonesia diberikan oleh Teh Ani Berta, co-founder dari komunitas BRID sendiri.


Begini Caranya Meniti Karir Menjadi Seorang Dubber
Akhirnya ketemu sama Teh Ani Berta

Kembali ke topik seputar dubbing.

Apa itu Dubbing dan Dubber?

Dubbing atau dalam bahasa Indonesia adalah sulih suara, yaitu mengisi suara peran di film atau mengganti suara asli pemeran film itu dari bahasa asing ke bahasa Indonesia. 

Dubbing termasuk ke dalah bagian seni peran kategori Voice Acting atau Akting Suara. Sehingga profesi dubber dalam bahasa Indonesia disebut Pesulih Suara/Pengisi Suara. Sedangkan di Amerika, seorang dubber di sebut juga Voice Actor atau Voice Talent.

Selain mengisi suara film asing yang dialih bahasakan dari bahsa asli ke bahasa Indonesia, seorang dubber biasanya juga mengisi suara untuk film animasi lokal, sinetron laga, iklan televisi dan radio, sandirwara radio, company profile, game online, narasi berita, narasi infotaintment, dan berbagai kegiatan promo lainnya.

Bagaimana Proses Dubbing Dilakukan?

Ada stasiun TV yang memang memproduksi dubbing sendiri, tapi ada juga yang memberikan order film yang harus didubbing kepada pihak PH atau Production House. Kemudian, pihak PH atau Studio ini akan memberikan tugas kepada Pengarah Dialog atau PD atau Sutradara Dubbing untuk memproduksi dubbing yang diinginkan.

Tugas Pengarah Dialog sendiri adalah:

1. Melihat keseluruhan film.
2. Melakukan casting dubber, untuk menentukan dubber yang tepat untuk mengisi suatu peran.
3. Mengarahkan dialog saar proses rekaman.

Seorang Pengarah Dialog juga dibantu oleh operator yang tugasnya adalah mengoperasikan komputer saat perekaman dubbing dan menyamakan grafik suara dubber dengan grafik suara aslinya di komputer. Setelah proses dubbing selesai, kemudian dimixing oleh seorang editor.

Tugas seorang Editor sendiri adalah:

1. Mengatur level suara.
2. Menyeimbangkan suara (voice balancing).
3. Memberikan effect suara dan memberikan latar musik.

Setelah proses mixing selesai, kemudian dikirim ke stasiun TV dan siap dinikmati oleh pemirsa televisi.

Bagaimanakah Cara Menjadi Seorang Dubber?

Apakah menjadi seorang dubber itu sulit? 

Sebenarnya, semua orang mampu menjadi seorang dubber, Namun, perlu proses panjang dan pengorbanan yang tidak sedikit untuk mengasah keterampilan menjadi seorang dubber.

Begini Caranya Meniti Karir Menjadi Seorang Dubber
Peserta In House Trainning BRID 2 sedang berlatih membaca dialog

Perlu pengorbanan waktu, tenaga, dan konsistensi untuk menjadi seorang dubber profesional. Asalkan kita mau dan semangat untuk menjaga dan mengasah modal utama seorang dubber, yaitu suara. Tentunya dengan latihan yang baik dan terus menerus.

Tidak sedikit yang menjadi tidak sabaran ketika  meniti karir seorang dubber. Sehingga, menurut Kak Agus Nurhasan, profesi dubber adalah profesi yang kesulitan regenerasi. Sehingga, peluang untuk menjadi seorang dubber di Indonesia khususnya, masih sangat terbuka lebar.

Apa Saja Tugas Seorang Dubber?

Tugas seorang dubber adalah menghidupkan peran yang akan diisi. Oleh karena itu, melalui modal suara yang dimiliki, seorang dubber harus bisa mengolah karakter suara, melakukan penghayatan terhadap karakter, juga mengolah rasa, emosi, dan imajinasi.

Apa yang Harus Dilatih oleh Seorang Dubber Pemula?

Pertama adalah latihan Olah Tubuh.

Olah tubuh ini dibagi menjadi dua bagian yaitu latihan pernafasan dan senam mulut.

Latihan Pernafasan
Contohnya adalah dengan menghirup udara dalam-dalam melalui hidung, kembungkan perut, dan tahan sejenak dibawah perur, kemudian keluarkan dari mulut dengan mendesis atau bisa disertai dengan hentakan sambil mengucapkan vokal “A I U E O”

Senam Mulut
Contohnya adalah dengan memutar-mutar mulut, meliukkan bibir ke kiri dan ke kanan, memonyongkan bibir, menjulurkan lidah, bersiul, dan lain-lain. Gunanya adalah agar mulut kita tidak kaku saat mengucapkan dialog.

Begini Caranya Meniti Karir Menjadi Seorang Dubber
Peserta In House Trainning BRID 2 sedang melakukan latihan pernafasan. Foto: DOkumentasi BRID


Kedua, adalah latihan Olah Vokal

Olah vokal ditujukan agar suara kita bisa lebih terasah dan lebih berkualitas.

Olah vokal terdiri dari:

Power
Suara kita harus memiliki tenaga atau bobot. Power bukan berarti harus berteriak, tapi kita harus berani mengeluarkan suara, tidak boleh takut ataupun malu-malu.

Artikulasi
Artikulasi atau kejelasan pengucapan diperlukan agar suara kita terdengar jelas di telinga pendengar.

Intonasi
Nada yang diucapkan harus sesuai dengan maksud atau tujuan kata atau kalimat. Kesalahan dalam intonasi bisa berakibat salah arti.

Tempo
Tinggi rendahnya dan cepat lambatnya suara harus bisa kita atur. Kapan harus bersuara tinggi, kapan harus bersuara rendah, kapan harus bersuara cepat dan kapan harus bersuara lambat.

Warna
Kita juga harus bisa menemukan warna suara apa yang tepat untu mengisi suatu peran yang diberikan. Misalnya, kita harus memakai suara yang tepat dan pas ketika mengisi suara ‘suneo’ pada kartun doraemon, atau suara ‘pria bertopi kuning’ pada film Curious George.

Ketiga, adalah Olah Rasa.

Olah rasa adalah mengolah batin kita agar bisa menjiwai sebuah karakter atau menghayati peran yang akan dimainkan.

Begini Caranya Meniti Karir Menjadi Seorang Dubber
Dialog yang digunakan untuk latihan oleh para peserta In House Trainning BRID 2

Konsentrasi
Yaitu kesanggupan untuk mengarahkan semua kekuatan rohani dan pikiran ke arah suatu sasaran.

Ingatan Emosi
Kemampuan untuk mengingat atau menghadirkan emosi-emosi atau peristiwa yang pernah kita alami. Seperti perasaan sedih, gembira, haru, menyesal, dan lainnya.

Imajinasi
Yaitu daya khayal membayangkan dan mengandaikan untuk menyelami karakter yang akan kita mainkan.

Observasi
Yaitu pengamatan terhadap berbagai karakter manusia dan profesinya. Tujuannya agar kita bisa mengetahui kebiasaan hidup dan pandangan hidup manusi. Sehingga disaat kita memerankan suatu tokoh kita bisa menghidupkan karakter peran dengan baik.

Seorang dubber juga harus memiliki salah satu skill yang satu ini, yaitu LIPSYNC atau Sinkronisasi Bibir.

Apa yang dimaksud dengan Lipsync?

Lipsync adalah menyamakan dialog yang kita baca dengan gerak bibir pemeran film yang kita dubbing. Jika bibir tokoh film berhenti, maka dialog kita pun harus berhenti.

Disini, sangat diperlukan pemenggalan kalimat yang sesuai dengan kaidah Bahasa Indonesia yang baik dan benar. Juga dituntut kreatifitas dubber, untuk menambahkan, mengurangi, atau berimprovisasi terhadap suatu dialog asalkan tidak mengubah maksud dari dialog itu sendiri.

Begini Caranya Meniti Karir Menjadi Seorang Dubber
9 orang pilihan Kak Agus Nurhasan. Alhamdulillah, ternyata ada bakat buat ngedubbing juga, amiinnn.


Jurus 4M

Ketika seorang dubber bekerja, maka ia melakukan setidaknya 4 hal ini:

1. Melihat, yaitu melihat monitor.
2. Mendengar, yaitu mendengar suara aslinya di headphone.
3. Membaca, yaitu membaca naskah.
4. Merasakan, yaitu merasakan apa yang dirasakan tokoh dalam film itu.

Bagaimana jika Kita Ingin Sekali Menjadi Seorang Dubber? Apa yang Harus dilakukan?

Berlatihlah terus-menerus.

Kita harus selalu memperbaiki kualitas vokal kita, berusaha mengurangi kelemahan kita, dan menggali potensi atau kelebihan yang kita miliki.

Menurut Kak Agus Nurhasan, jika kita ingin menjadi seorang dubber, kita harus percaya diri dalam mengeluarkan suara dan mengurangi “nerveous” di depan mic.

Selain itu, seringkali kesalahan seorang dubber pemula adalah ketidakjelasan dalam pengucapan/artikulasi. Hal ini bisa diatasi dengan berlatih terus menerus. Kita bisa melatih diri kita di rumah dengan membaca buku, koran, majalah dengan keras, bukan di dalam hati.

Tujuannya adalah:

1. Agar kita memiliki bobot suara.
2. Melatih artikulasi agar terbiasa mengucapkan kalimat dengan benar dan jelas.
3. Melatih intonasi agar kalimat menjadi enak didengar.
4. Melatih suara agar bisa memunculkan suara dengan karakter yang berberda-beda.

Kelemahan lainnya adalah membaca suatu dialog dengan nada datar alias tanpa artikulasi dan intonasi yang tidak benar. Serta kurangnya “feel” ketika membaca sebuah dialog.

Dialog tidak enak didengar bisa jadi karena disebabkan oleh beberapa faktor, yaitu:

1. Tidak memakai inner atau rasa/penjiwaan ketiak mengucapkan dialog.
2. Tidak menguasai bahasa Indonesia yang baik dan benar. Sehingga menjadi kaku ketika diminta membaca dialog dengan bahasa Indonesia yang benar.
3. Kurang terampil menguasai teknik pengucapan suara. Bisa disebabkan karena jarang latihan.
4. Kurangnya wawasan atau pengetahuan. Jarang membaca, malas membaca buku, dan lainnya.


***

Yaps, itu tadi informasi seputar ‘Bagaimana Caranya Meniti Karir Menjadi Seorang Dubber

Kak Agus Nurhasan juga berpesan, jika ingin mengetahui seluk beluk dunia dubbing atau sulih suara di Indonesia, sering-seringlah main ke studio untuk melihat langsung seorang dubber ‘beraksi’. Atau jika ingin mendapatkan informasi seputar dubbing secara on line, bisa bergabung di komunitas dubbing in love atau INA FANDUB di grup Facebook ya.

Sekali lagi Kak Agus Nurhasan mengatakan, untuk menjadi  seorang dubber yang profesional, harus memiliki niat, motivasi, dan tekad yang kuat untuk selalu belajar, belajar, dan belajar. Konsistensi juga diperlukan untuk meniti karir menjadi seorang dubber.

Jika ingin kontak langsung dengan Kak Agus Nurhasan, bisa mengontak beliau via:

Facebook: Agus Nurhasan
Twitter: @AgusNurhasan


Gimana? Setelah membaca informasi di atas, apakah kamu tertarik menjadi seorang dubber?



30 comments on "[Event] Begini Caranya Meniti Karir Menjadi Seorang Dubber "
  1. Tulisannya lengkap banget mba Tetty. Mungkin masih banyak ya yang memandang remeh seorang dubber. Padahal untuk menjadi dubber juga tak mudah ya mba

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya ga mudah mbak, harus latihan, latihan, dan latihan

      Delete
  2. Wah, asyik... Harus rajin berlatih ya, latihannya mirip2 kalau mau latihan drama waktu teater dulu. Mamacii teteh infonya :*

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya karena masuk seni peran juga, jadi latihannya pun sama kek mau main peran

      Delete
  3. Asyik ya bisa ikutan acara BRID kemaren itu. Penasaran sih tentang dunia dubber, sayangnya aku sakit pas kemarin itu. Seru bgt yak bisa belajar bareng dubber top.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya kemaren seru banget acaranya mbak

      Delete
  4. Menjanjikan juga ya profesi dubber ini. Tapi masih belum banyak yang tau. Latihannya sama juga dengan latihan teater yang pernah saya ikutin.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ayok Mbak Nurul ikutan jadi dubber 😁😁😁

      Delete
  5. Wah, lengkap banget reportasenya, bisa jadi acuan bagi siapapun yang ingin mendalami dunia Sulih Suara.

    TFS Teeeh.

    ReplyDelete
  6. Aku suka banget dunia dubber ini...tapi di beberapa kartun klo uda terbiasa ma dubber pertama, terus session selanjutnya diganti biasanya lebih suka yang pertama. Misalnya kayak suara giant, tsuneo, sizuka, en nobita pas masih aku umur2 SD hahhahaha...trus spongebob juga tu aku suka yang pertama
    Duh napa aku jadi tertarik pengen ngedubber ya, soalnya suaraku bisa diubah2 gitu hahha

    ReplyDelete
  7. Kereeen ya acaranya. Menjadi dubber sama saja ya sama penyanyi. Latihannya juga. Kualitas suara modal utamanya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya benerrr, suaranya harus dilatih dan dijaga kek penyanyi. Biar tambah ok

      Delete
  8. Aku kemarin lewatin kantor Gogobli ini. Gede juga kantornya.

    ReplyDelete
  9. Bisa jadi profesi cadangan ini kalau blog mulai meredup :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Mwaahaha teh Ani bisa aja, profesi cadangan

      Delete
  10. Acaranya bagus banget, terima kasih sharingnya, jadi mau belajar dubber

    ReplyDelete
  11. Acaranya bagus banget, terima kasih sharingnya, jadi mau belajar dubber

    ReplyDelete
  12. suka salut sam dubber tuh, aku pernah ngedubbing pas masa2 kerja dulu, suseeeh euy, apalagi soal pengaturan nafas mana kalau lagi bengek kedenger banget tuh nafas, haha

    ReplyDelete
  13. Komplitttt niy... makasih infonya mbak

    ReplyDelete
  14. Aku penasaran bgmn caranya buat cari tahu karier/ lowongan dubber ini?
    Soalnya dulu senneg jg mainin boneka2 ala2 pakai suara lain gtu
    Sayang gak ikutan huhuhu pas suami lembur wiken :(

    ReplyDelete
  15. Waah seru ya acaranya. Aku kadang kebayang kalau jadi dubber kira2 karakter macam apa ya yang cocok? Secara suara aku cempreng macam kaleng rombeng diketok pakai sendok gitu.

    Dengerin rekaman suara sendiri pas kasih ujian speaking ielts pun aku langsung eneg. Wkwkwkw.

    ReplyDelete
  16. Dubber itu keren ya, ada banyak proses panjang dibaliknya ternyata. Salut untuk para dubber yang bikin film animasi jadi lebih menarik untuk ditonton karena punya suara yang khas di tiap karakter ^^ *baling-baling bambuuuuu*

    ReplyDelete
  17. Dunia dinner ternyata menyenangkan, ya mbak? Dari dulu ingin tahu, tapi baru sekarang benar-benar tahu. Terima kasih.

    ReplyDelete
  18. Aku suka banget dunia dubber ini...tapi di beberapa kartun klo uda terbiasa ma dubber pertama, terus session selanjutnya diganti biasanya lebih suka yang pertama. Misalnya kayak suara giant, tsuneo, sizuka, en nobita pas masih aku umur2 SD hahhahaha...trus spongebob juga tu aku suka yang pertama
    Duh napa aku jadi tertarik pengen ngedubber ya, soalnya suaraku bisa diubah2 gitu....

    ReplyDelete
  19. Jadi dubber itu mimpi aku waktu kecil. Sampai sekarang juga masih pengen banget bisa ngisi suara salah satu karakter. Sempet nyari-nyari kesempatan juga, tepi belum dapat kesampaian. Dan ikutan training dubbing ini sukses bikin aku pengen jadi dubber

    ReplyDelete
  20. Dubber menurut aku kerja cerdas plus skill, kunbal y

    ReplyDelete
  21. Asik juga ya ikutan event seperti ini, bisa ngerti dan ikut latihan langsung jadi dubber. Kece deh kegiatannya, makasih udah sharing :)

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, silakan tinggalkan komentar yang baik dan positif ya :D