Belajar dari Karl Marx




Siapa yang tidak mengenal Karl Marx, seorang filsuf Yahudi-Jerman. Pencipta ajaran Marxisme ini pasti sangat populer terutama dikalangan akademisi, pemikir, peneliti, khususnya dalam ranah ilmu pengetahuan sosial.

Tapi tahukan karya/tulisan Karl Marx TIDAK DIANGGAP ketika Karl Marx masih hidup? Tulisan hasil pemikirannya dianggap tidak masuk akal, tidak berbobot, sangat rumit, sulit dimengerti dan tidak ada artinya. 

Karl Marx tetap berusaha, ia sangat luar biasa, menulis dan terus menulis di dalam tekanan yang sangat buruk. Tetapi dia mampu menulis beribu-ribu halaman, tanpa pernah kehilangan arah dan merusak karyanya.

Namun kini, semua orang kenal siapa Karl Marx. Hasil pemikiran-pemikiranya dijadikan rujukan pengembangan ilmu pengetahuan sosial, karyanya menjadi bahan diskusi panjang di kalangan akademisi dan tentunya sangat fenomenal.

---------------

Hikmahnya, teruslah menulis, walaupun karya kita dianggap aneh saat ini, dianggap tidak ada artinya, dianggap tidak berbobot, suatu saat akan ada masanya semua mata terbuka bahwa kita telah membuat harta karun terlebih dahulu dibanding 'mereka'.



Benar adanya kata Pramoedya Anantatoer, bahwa setinggi-tingginya ilmu seseorang, jika  tidak menulis, maka ia akan tenggelam tergerus zaman, dan hilang dari masyarakat.








Cerita di atas motor, Bogor 19 April 2015


Comments