Achieve more, Anytime, Anywhere as a Mom Blogger

 

review ASUS  ExpertBook B3 Flip

“Kebanyakan orang hanya melihat pencapaian saja. Mereka tidak pernah peduli pada tahap yang kita lalui untuk mencapai hasil itu.” Michael Jackson

Jika kita bicara soal pencapaian seseorang, pastinya kita akan berdecak kagum akan pencapaiannya itu. Entah dalam karir, keuangan,pendidikan, pernikahan, dll. Sebut saja Maudy Ayunda, yang beberapa waktu lalu melangsungkan pernikahan dengan laki-laki berkebangsaan Korea Selatan yang menetap dan menjadi warga negara Amerika Serikat. 

Seluruh prestasi Maudy dan suaminya ini disandingkan dengan kesempurnaan pencapaian hidup. Semua disapu bersih oleh Maudy Ayunda, membuat insecure khalayak ramai, terutama kaum hawa.

 

Ketika semua informasi mengenai Maudy Ayunda tersebut kita sandingkan dan kita refleksikan dengan diri sendiri, oh, gaess, kita akan merasa seperti remahan nastar yang tersudut di dalam toples kosong dan terlupakan, hahaha.

Kemudian kita bertanya kepada diri sendiri? Pencapaian apa yang sudah kita dapatkan selama ini? Apakah kita ini sudah sukses? Sudah bisa meraih mimpi? Sudahkan kita meng-achieve lebih apa yang kita inginkan?

 

Insecurity

review ASUS  ExpertBook B3 Flip


Rasa insecure (tidak aman), rendah diri, lack of motivation soal pencapaian pernah bertengger di dalam diri saya. Terutama Ketika melihat teman-teman yang sudah meraih karir yang cemerlang, prestasi kerja yang gemilang, Pendidikan yang lebih tinggi, edenbre edenbre. Rasanya saya ingin sekali menutup wajah dengan bantal, berteriak kencang, dan menangis sejadinya.


Ya, pencapaian orang lain mungkin akan membuat kita insecure, sedih, kecewa, apalagi di era media sosial sekarang ini, semua terpampang nyata di “dunia kedua” kita, dunia maya.


Saya pernah menulis tentang rasa insecure saya di sini, dan ‘sebuah jalan’ agar saya bisa bangkit dan kembali. Apa kamu pernah merasakan hal yang sama dengan saya?

 

Blogging as a Self Healing


Dalam tulisan saya mengenai insecurity tersebut, saya merasa bahwa Blogging atau menulis Blog ini menjadi semacam healing atau penyembuhan untuk saya sendiri khususnya.

Saya kembali mendapatkan apresiasi, achievement, kebahagiaan, jaringan pertemanan baru, melalui dunia Blogging.


review ASUS  ExpertBook B3 Flip


Dilansir dari alodokter.com, menulis dapat meredakan stres, memecahkan masalah dengan lebih baik, menuangkan perasaan sesuai keinginan, memperbaiki suasana hati, dan meningkatkan daya ingat. Hal tersebut selaras dengan hasil penelitian Sunarko, dkk (2018) dalam jurnal penelitiannya yang berjudul Pengaruh “Expressive Writing Therapy Terhadap Penurunan Depresi, Cemas, Dan Stres Pada Remaja”.

Sama halnya seperti Almarhum Presiden kita Bapak B.J. Habibie, yang menjadikan tulisan (aktivitas menulis) sebagai self healing therapy Ketika ditinggalkan oleh sang istri, Ibu Ainun Habibi.

 

Saya sendiri seringkali duduk di depan laptop berjam-jam, tenggelam di dalam huruf-huruf dalam Ms.Word, menumpahkan segala pikiran, ide, kegalauan, dll. Entah itu akan saya publish di blog atau saya simpan sendiri di dalam hardisk Laptop.

Menulis juga membuat saya bisa menyalurkan 20.000 kata yang harus saya keluarkan, sehingga semua terasa 'Plong' dan mood pun kian membaik.

 

Kehidupan sebagai Blogger

Kadang ada yang menanyakan kepada saya, “Apakah masih relevan menjadi seorang Blogger saat ini? Karena sekarang lebih banyak Platform yang lebih menarik seperti Instagram dan tik tok. Semua orang justru ingin menjadi selebgram dan seleb tiktok.”

Bagi saya, semua yang kita lakukan, akan kembali pada niatnya. Jika kita memang berniat untuk mencapai titik A, maka tentu kita akan menuju titik A. Jika kita berniat untuk berjalan ke titik B, maka kita akan mengerahkan daya upaya untuk sampai ke titik B.

Menurut saya, menjadi seorang Blogger merupakan sebuah proses Panjang untuk berkreasi untuk menciptakan ruang untuk diri kita sendiri. Berbeda Ketika kita memiliki Platform lainnya, seperti Instagram atau TikTok, kita lebih terpicu untuk menjadi seleb atau pun menjadi viral/FYP.

Menurut laporan We Are Social, terdapat 204,7 juta pengguna internet di Tanah Air per Januari 2022. Jumlah pengguna internet terus melonjak sejak tahun 2018 hingga sekarang, yakni sekitar 54,52%. Sehingga akhirnya Indonesia dinobatkan sebagai pengguna internet terbesar ke-3 di Asia setelah Tiongkok dan India.

Jika melihat dari data di atas,pengguna internet masih sangat tinggi bahkan akan terus bertambah seiring kemajuan era digital. Menjadi seorang blogger bukan pilihan yang salah, semua orang pasti akan ‘tertarik’ ke dunianya masing-masing, dan akan tetap ada orang yang terus menulis blog, karena menulis dan membuat konten di media sosial lainnya ‘sensasinya’ itu berbeda. Setuju?

 

Blogging Membuat Saya Memiliki Achievement


review ASUS  ExpertBook B3 Flip
Buku yang memotivasi saya agar terus berkarya di dunia Blogging
ditulis oleh Austin Kleon


Sensasi yang paling saya rasakan secara signifikan adalah blogging membuat saya ‘bertumbuh’. Menjadi lebih baik (secara mental dan emosional), menjadi lebih haus akan informasi dan ilmu pengetahuan, menjadi lebih sering membaca buku (karena seorang penulis itu wajib menjadi pembaca). Sehingga blog ini menjadi sarana atau ruang bertumbuh tersendiri untuk saya. 

Terkadang saya tertawa sendiri dengan apa yang pernah saya tulis, dan itu pun menjadi healing tersendiri, menertawakan diri sendiri, hahaha.

Selain itu, ada juga penambahan skill yang saya dapatkan dari dunia Blogging, salah satunya desain grafis, menulis dengan story telling, dan juga sekarang saya sedang belajar mengedit video sedikit demi sedikit (karena faktor gadget/laptop yang belum maksimal, jadi agak terhambat).

Dan satu achievement lagi yang bisa saya syukuri adalah, saya bersama teman-teman Blogger lainnya membentuk sebuah Komunitas Mama Digital Connecting Mama. Tulisan mengenai Connecting Mama sendiri, ada di sini.

 

Jadi, diantara kegalauan tentang insecurity, ternyata saya punya achievement yang harus saya syukuri.

 

What Next? Should I Achieve more?

Ya, yang saya pikirkan adalah “What Next?” Setelah ini, lalu apa? Apa target saya selanjutnya?

Beberapa waktu lalu, saya berusaha menjawab pertanyaan ini, pertanyaan kepada diri sendiri yang memang harus saya jawab. Dan kebetulan sekali saya menemukan salah satu buku yang sangat bagus, yakni Atomic Habits karya James Clear.


Sama seperti yang dikatakan oleh Michael Jackson di atas, bahwa pencapaian kita terhadap sesuatu adalah sebuah proses (yang dimana orang lain tidak mau tahu). Sebuah kesuksesan besar, akan tercipta dari ‘Habits’ yang konsisten.

 

Beberapa waktu lalu, saya menjuarai sebuah lomba blog sebuah Mall/Pusat perbelanjaan. Bagi saya, ini juga merupakan sebuah achievement yang perlu saya syukuri, karena apalah saya ini, ‘seorang ibu rumah tangga biasa’ ternyata bisa diapresiasi oleh orang lain.

 

Dari situ saya sadar, bahwa kemenangan saya yang sesungguhnya justru karena ‘Habits’ saya sebagai Blogger. Setiap hari saya menulis kerangka atau draft tulisan, mendesain sebuah gambar, dll. 

Walau tidak untuk dipublish setiap hari, namun hal tersebut konsisten saya lakukan sebagai kebiasaan yang baik. Tidak peduli hanya bertambah satu kalimat, satu paragraf, atau hanya kerangka tulisan saja, yang penting setiap hari saya berusaha menulis dan menuangkan ide.

Karena apa yang kita lakukan secara konsisten, akan menjadi identitas bagi diri kita sendiri.

Dan inilah ternyata kemenangan yang sesungguhnya, memiliki ‘Atomic Habits’ yang suatu saat nanti, habits tersebut akan menuai ‘ganjaran/hasil’ yang bahkan diluar ekspektasi kita sendiri.


Atomic Habits ini bisa membuat kita 1 persen lebih baik setiap harinya. Karena sebuah achievement besar justru dimulai dari kebiasaan-kebiasaan (1 %) yang konsisten.

 

Menurut James Clear, ada 4 kaidah perilaku manusia yang bisa digunakan untuk memulai aktivitas ‘Atomi Habits’, yaitu:


review ASUS  ExpertBook B3 Flip

1. Mendapatkan Petunjuk (Cue) yaitu otak memulai untuk menganalisis sesuatu, tentang apa yang harus/ingin kita lakukan.

2. Menumbuhkan Gairah (Craving), yaitu gairah atau motivasi yang menjadi pembangkit, sehingga menjadi sebuah kebiasaan.

3. Menanggapi (Response), yaitu kebiasaan yang sesungguhnya kita lakukan, baik berupa aksi atau pikiran. Dan aksi ini tergantung besar kecilnya sebuah motivasi.

4. Menikmati hasil/Ganjaran (Reward), yaitu akhir dari setiap kebiasaan. Ada dua cara kita memandang hasil atau ganjaran ini, yakni ganjaran membuat kita puas atau ganjaran tersebut adalah kita menemukan sesuatu/pelajaran untuk diri kita sendiri.

Tanpa 3 langkah pertama, kebiasaan tak akan pernah terjadi, dan tanpa langkah keempat maka perilaku tidak akan berulang.

Jika kita mengidentifikasikan diri kita sebagai blogger, maka yang harus kita lakukan adalah konsistensi dalam menulis (membiasakan diri menulis blog).

review ASUS  ExpertBook B3 Flip
*ilustrasi ini terinspirasi dari buku Austin Kleon, Show your Work!



review ASUS  ExpertBook B3 Flip
Jika sebagai Blogger kita menulis satu paragraf sehari, maka dalam satu tahun,
kita akan memperoleh 365 paragraf


Achievement yang selanjutnya yang ingin saya lakukan adalah:


1.Memulai kembali belajar mengenai editing video, saya ingin men-challenge diri untuk membuat channel Youtube. Saya terinspirasi oleh Ibu rumah tangga yang sangat baik membuat dan mengedit video seperti HamiMommy, Haegreendal, dll.

2. Mengikuti kelas-kelas yang berkaitan dengan dunia Blogging, seperti kelas Digital Marketing, SEO (supaya lebih expert lagi), mengikuti kelas membuat video+editing.

3. Membuka kelas bagi Blogger Pemula. Beberapa kali saya membuka kelas Blogger untuk pemula baik via Whatsapp Group maupun Zoom Meeting. Kali ini saya ingin membuat kelas lebih baik lagi melalui E-Learning (karena basic Pendidikan saya adalah Teknologi Pendidikan).

Saya merasa terpanggil untuk mengajak teman-teman lainnya untuk menikmati 'sensasi' menyenangkannya Blogging itu sendiri.


review ASUS  ExpertBook B3 Flip
Mengisi materi Pelatihan Blog untuk Pemula bersama Connecting Mama

review ASUS  ExpertBook B3 Flip


Sebagai Blogger dan juga Ibu Rumah Tangga (yang notabene tidak berpenghasilan dengan bekerja kantoran) maka yang harus saya lakukan adalah menambah skill yang bisa jadi suatu saat menjadi ‘penghasilan’ untuk diri saya sendiri.

 

Beberapa hal untuk mendapatkan achievement tersebut adalah dengan meluangkan waktu, untuk belajar dan juga untuk mengajar. Namun, ada satu hambatan yang mungkin belum bisa saya atasi saat ini, yaitu support system dari perangkat teknologi yang saya gunakan.

Laptop yang ada di rumah saya, belum memadai untuk mengerjakan pekerjaan yang cenderung ‘berat’ seperti mengedit video dan membuat E-Learning. Beberapa kali saya mendiskusikan hal ini kepada suami, untuk ‘bermimpi’ mendapatkan Laptop yang lebih baik untuk mengejar achievement-achievement saya ke depan.

 

Adakah laptop yang saya idam-idamkan kali ini? Jawabannya ADA!!!


Yaitu Laptop ASUS  ExpertBook B3 Flip (B3402). Kenapa saya memilih ASUS? Karena ASUS  ExpertBook B3 Flip ini memiliki banyak keunggulan dan sesuai dengan kebutuhan saya tentunya.


review ASUS  ExpertBook B3 Flip


Tanggal 8 Juni 2022 kemarin, ASUS  ExpertBook B3 Flip diluncurkan dan diperkenalkan kepada publik. Gak main-main, Technology Specification yang ASUS ExpertBook B3 Flip tawarkan ini sangat memikat dan benar-benar, “It’s my dream, Mas. It’s my dream.”

Laptop ASUS  ExpertBook B3 Flip sudah dibekali dengan teknologi yang bisa terkoneksi dengan jaringan 4G LTE, dimana kita juga bisa SECARA LANGSUNG memasang SIM CARD aktif ke dalamnya. 

Beratnya pun sungguh tidak terduga, untuk laptop sekelas ini, hanya 1,61 Kg saja. Mudah untuk dibawa kemanapun dan kapan pun.




Bye HP panas karena kelamaan teethering, ahaha!

 

Dari segi peforma, ASUS  ExpertBook B3 Flip menawarkan berbagai fitur terupdate dan terbaik saat ini. Seperti penggunaan Windows 11 Pro, Laptop Bisnis ASUS ExpertBook B3 Flip (B3402)  sudah diperkuat oleh prosesor Intel® Core™ generasi ke-11 terbaru dan juga Intel® Iris® X graphics. Dengan RAM (Up to) 48 GB, Hardisk (Up to) 1 TB, layer LCD Touch Screen 14 Inchi dilengkapi dengan Stylus Pen Asus 10, memiliki dual kamera, body yang bisa dilipat hingga 360o dan beratnya ringan, hanya 1,61 Kg saja, wuiih.

Yuk, kita bahas satu-satu keunggulan apa aja yang dimiliki oleh Laptop ASUS ExpertBook B3 Flip ini.

 

review ASUS  ExpertBook B3 Flip
ASUS  ExpertBook B3 Flip menggunakan
teknologi terbaru dan terbaik dikelasnya

review ASUS  ExpertBook B3 Flip

review ASUS  ExpertBook B3 Flip

ASUS  ExpertBook B3 Flip mampu di-flip hingga 360° hingga bisa digunakan dalam berbagai posisi, baik posisi standar laptop maupun menjadi tablet atau pun posisi seperti tenda. Teknologi ini tentunya membuat pekerjaan semakin nyaman dan mudah diselesaikan.


review ASUS  ExpertBook B3 Flip

Terdapat pula ASUS Pen yang bisa digunakan pada layar Touch Screen, dan ASUS Pen ini memiliki 'garasi' atau tempat tersendiri sehingga mudah digunakan. Dan setiap kita mencharge ASUS Pen selama 15 detik, maka ASUS Pen bisa digunakan selama 45 menit, wow!

review ASUS  ExpertBook B3 Flip

Terdapat dual camera yang bisa digunakan dengan optimal. Kamera pertama bisa digunakan sebagai webcam saat melakukan online meeting, sedangkan kamera kedua (dekat keyboard) bisa digunakan layaknya kamera belakang saat Laptop ASUS  ExpertBook B3 Flip dalam posisi tablet. 



review ASUS  ExpertBook B3 Flip

Terdapat teknologi Low Blue Light Technology, yang sudah terrsertifikasi dan teruji, fungsinya untuk melindungi kesehatan mata dari dampak buruk Blue Light. Terdapat pula Noise-Reducing Camera, sehingga 94% noise pada camera yang menggangu akan tereduksi, khususnya ketika dalam suasana low light.

review ASUS  ExpertBook B3 Flip

Water Resistant Layer yang mampu melindungi keyboard Laptop ASUS  ExpertBook B3 Flip dari air yang tumpah. Dan Port input/output dibuat sangat kuat, yakni terbuat dari baja, agar tetap kuat dan tangguh selama pemakaian.


review ASUS  ExpertBook B3 Flip


Terdapat pula Michrophone Mute Key, agar dengan mudah kita melakukan mute hanya dengan satu gerakan saja,apalagi kalau sedang meeting online ya, terkadang kita sering kerepotan mencari tombol mute pada aplikasi Zoom Meeting atau G-Meet.


review ASUS  ExpertBook B3 Flip

Selain mampu melakukan pekerjaan berat dan multitasking karena RAM yang bisa diupdate hingga 48 GB dan Hardisk hingga 1 TB, ASUS  ExpertBook B3 Flip juga dibekali dengan fitur Teknologi Anti Bakteri.

Teknologi ini sudah terbukti secara saintifik mampu menahan laju pertumbuhan bakteri sebanyak 99% selama 24 jam. ASUS  ExpertBook B3 Flip juga dapat dibersihkan menggunakan cairan alkohol maupun asam hipoklorit.

review ASUS  ExpertBook B3 Flip


Ada fitur yang nggak kalah canggih juga, nih. Yaitu fitur Noice Cancelling with AI (Artificial Intellegence) atau kecerdasan buatan. Fitur ini memungkinkan suara yang mengganggu saat online meeting bisa dihilangkan. Seperti suara binatang, suara anak kecil menangis, suara lalu lintas di sekitar, dll. 

Mau coba dengar bagaimana noise-noise itu menghilang? Kamu bisa mendengarkan demo-nya di tautan berikut ini: 



review ASUS  ExpertBook B3 Flip
Ketersediaan berbagai macam port input dan output pun sangat menunjang pekerjaan kita sehari-hari Bahkan ada slot sim card jika kita ingin mengakses sinyal 4G LTE


review ASUS  ExpertBook B3 Flip


Laptop ASUS  ExpertBook B3 Flip juga diuji ketahanannya dengan standar militer, lho! Yaitu MIL-STD 810H. Uji engsel, terjatuh, hingga diberi beban mampu dilewati oleh ketangguhan ASUS  ExpertBook B3 Flip.


review ASUS  ExpertBook B3 Flip


Keamanan atau Security

Keamanan ekstra sudah diperhitungkan oleh ASUS  ExpertBook B3 Flip, yaitu adanya Webcam Shield, dimana ada slide penutup kamera depan (webcam) ketika kita membutuhkan privasi.

Log in tidak perlu khawatir lupa kan PIN atau Password, tinggal gunakan fitur Finger Print, menyalakan laptop hanya semudah satu sentuhan saja, ya. Ada juga fitur TPM 2.0 atau Trusted Platform Module yang memang merupakan teknologi terbaru untuk menjaga data kita dari serangan malware atau pun peretasan (pencurian data).

review ASUS  ExpertBook B3 Flip


Service dan Layanan Purna Jual 

ASUS  ExpertBook B3 Flip memiliki layanan service dan purna jual diantaranya adalah garansi selama 3 tahun 100% FREE, berskala internasional dan sudah melindungi lebih dari 50 negara. Customer Service 24 jam, dan ada juga layanan Door to Door, dimana kita tidak perlu keluar rumah untuk melakukan service. Dan tentunya Accidental Damage Protection untuk kerusakan pada unit ASUS  ExpertBook B3 Flip.

ASUS Business

ASUS Business membuat semua menjadi mudah, karena dipantau langsung oleh tenaga profesional IT dari ASUS melalui ASUS Control center dan MyASUS App. Dan ada pula ASUS Business Manager untuk me-maintenance dan mengoptimasi performa rutin ASUS  ExpertBook B3 Flip.


Rasanya, jika memiliki  ASUS  ExpertBook B3 Flip performa saya akan naik, dan bisa menambah achievement saya karena didukung oleh teknologi terbaru dari ASUS  ExpertBook B3 Flip. 

Pekerjaan sebagai Mom Blogger tidak akan mengganggu pekerjaan saya sebagai ibu rumah tangga, yang juga mengurus banyak hal di rumah, jika ada ASUS  ExpertBook B3 Flip sebagai partner saya di dunia blogging.


Semoga saya bisa memilikinya ya, amiin.


Alhamdulillah, Pandemi sudah mereda, mudah-mudahan bisa bereksplorasi kembali
dengan dunia blogging, kapan pun dimana pun.



Achieve More, Anytime, Anywhere


“Selalu jadilah amatir.” -Charlie Chaplin

 

Ketika kita selalu merasa amatir, maka tidak ada kata cukup untuk selalu belajar dan belajar kembali.


Semoga achievement saya tercapai hingga akhir tahun nanti, agar bisa makin berkembang dan bertumbuh sebagai Blogger dan juga sebagai ibu. Dan semoga kebiasaan yang telah konsisten selama ini dilakukan bisa tetap terjaga dan berkelanjutan.

 

Kalau kamu, apa achievement kamu selanjutnya? Dan kebiasaan apa yang sudah kamu lakukan untuk mencapai achievement tersebut? Sharing yuk di kolom komentar :D

 

 

 

 

 

***

Sumber: 

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2022/03/23/ada-2047-juta-pengguna-internet-di-indonesia-awal-2022#:~:text=Jumlah%20Pengguna%20Internet%20di%20Indonesia%20(2018%2D2022*)&text=Pada%20Januari%202021%2C%20jumlah%20pengguna,tercatat%20sebanyak%20202%2C6%20juta

https://databoks.katadata.co.id/datapublish/2021/10/14/pengguna-internet-indonesia-peringkat-ke-3-terbanyak-di-asia

https://rahma.id/menulis-sebagai-self-healing-therapy/

Buku: Show your Work!, Austin Kleon

Buku: Atomic Habits, James Clear

 


Comments

  1. Wow! very comprehensive article about your blogging history. Aku pun masih setia ngeblog meski banyak platform yang mengutamakan video. Menurutku masih relevan nulis lalu bisa buat versi videonya. Saling mendukung lah.
    Kalau laptop, jujur ini mau upgrade tapi kumpulin cuan dulu supaya dapat yang mumpuni untuk ngeblog dan ngevlog.

    ReplyDelete
  2. Kadang suka kaget kalau ada yang minta diajarkan ngeblog biar dapat penghasilan. Gimana sih, ajarin dong, biar nulis terus langsung dapat uang. Bwahahahha.. Jadi mesti jelaskan dulu gimana perjalanan diri sendiri dalam dunia blogging. Gimana uang itu ya bonus, malah belakangan dulu baru tahu dan bisa menghasilkan. Awalnya gak lain emang dari senang berbagi informasi lewat tulisan.

    ReplyDelete
  3. Aku masih lebih suka menulis dibandingkan membuat video untuk youtube maupun Reels. Memang passion tiap orang tu berbeda-beda. Untuk mendukung berbagai aktivitas, tentu kita butuh perangkat mumpuni yang dapat diandalkan sepenuhnya. Seperti laptop Asus ini, speknya canggih, harga terjangkau dan dipercaya dapat membantu profesi kita.

    ReplyDelete
  4. Achievement terbesar buatku adalah momen menjadi blogger itu sendiri mbak Tetty.

    Mengenal dunia influencer, mengenal dunia endorsement, bersyukur bangeeeet

    Performa ASUS sendiri juga tidak diragukan ya mbak Tetty. Dengan desain sekece itu, sebagai content creator ngiler banget deh ..aku doain semoga dapat ASUS ASUS ExpertBook B3 Flip biar performanya naik didukung oleh teknologi terbaru dari ASUS ExpertBook B3 Flip.

    ReplyDelete
  5. Udah gitu kadang achievement atau pencapaian menurut standar sosial masyarakat kita itu adalah berdasar materi. Sad banget sih kadang. Padahal tambah skill, kenalan, link pertemanan, termasuk juga waras mental berkat menulis juga termasuk pencapaian yang nggak bisa disepelekan sih.

    ReplyDelete
  6. Aku banyak beajar dari kak Tetty mengenai konsistensi dan habit dalam tulisan ini.
    Bagaimana kita terus bertahan dengan sebuah rutinitas baru yang lama kelamaan menjadi kebiasaan dan pada akhirnya menjadi sebuah karakter.

    Terbiasa membaca, terbiasa berpikir dan terbiasa menulis.
    Serangkaian perilaku yang senantiasa mmebuat orang mengalami sebuah proses yang bernama 'berpikir'.
    Semoga dengan kehadiran Laptop ASUS ExpertBook B3 Flip, semakin banyak konten yang dihasilan. Baik tulisan ataupun video.

    Sukses selalu, kak Tetty.

    ReplyDelete
  7. Emang idaman banget ya punya laptop ASUS ExpertBook B3 Flip ini, tidak heran orang banyak mencoba mendapatkannya soalnya fiturnya juga mendukung banget buat semakin semangat berkarya ya/

    ReplyDelete
  8. Wah keren banget niiih
    Iya ya banyak yang akhirnya lebih milih pindah platform kyk IG atau tiktok krn memberi kemudahan buat lebih terkenal. Tp aku pun lebih suka blog.
    Keren banget nih udah mikirin mau mengembangkan kegiatan bloggingnya ke aktivitas2 lain. Semoga tercapai yaa target2nya.

    ReplyDelete
  9. Kayaknya lomba blog mal itu pemenangnya udah dikunci sama Tetty deh. Udah 3x menangnya kan? Wkwwk. Aku juga kadang merasa gak punya pencapaian berarti tapi bisa jadi hanya kurang bersyukur saja. Kalo dipikir sepertinya sudah banyak nikmat hidup yang kuterima.

    ReplyDelete
  10. Iya kadang orang liatnya tuh yg enak ya mba ga liat proses dan perjuangannya saat menulis itu..well mantap mba for the next terus berkarya

    ReplyDelete

Post a Comment

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, silakan tinggalkan komentar yang baik dan positif ya :D