Morinaga Chil-Go! Duh, Senangnya Anakku Suka Berbagi! (Bagian 2)

| On
March 03, 2016
review susu cair morinaga chil-go!
Sekolah Kifah yang baru

Akhirnya Kifah tiba di sekolah.

Morinaga Chil Go! Yang sudah disiapkan dari rumah siap dibagikan kepada teman-teman.

Bagi yang belum membaca cerita sebelumnya, silakan klik di sini ya.

Hari ini adalah hari Selasa, saatnya menggunakan pakaian bebas yang sopan dan rapi. Dan ini saatnya senam di sekolah bersama teman-teman.

Sebelum masuk ke dalam kelas, Kifah dan teman-teman bersenang-senang dulu dengan senam bersama. Tujuannya supaya badan lebih sehat dan juga mood anak-anak menjadi positif karena anak-anak diminta bernyanyi, bergerak, dan bergembira.



review susu cair morinaga chil-go!
Senam pagi bersama teman-teman di sekolah

Setelah melakukan senam bersama, Kifah masuk ke kelas. Hari ini, tema belajar di kelas mengenai “Air, Api, dan Udara”.

Kifah Si Pemalu

Sekitar jam 9.30 pagi, Kifah dan teman-teman beristirahat dulu. Salah satunya adalah dengan makan bersama. Nah, disinilah kesempatan Kifah membagikan Morinaga Chil-Go! Rasa vanila dan stroberi yang sudah ia siapkan sejak pagi tadi.

Kifah memang agak pemalu, ya akhirnya yang membagikan Morinaga Chil-Go! Nya Bu Guru deh. Karena Kifah memang murid baru, jadi belum begitu akrab berinteraksi dengan teman-teman lainnya. 

Saya juga maklum dengan karakternya yang sedikit pemalu, jadi tak perlu memaksa Kifah untuk membagikan Morinaga Chil-Go! Sendiri. Begitupun Bu Guru, ia sangat pengertian dengan membantu Kifah membagikan Morinaga Chil-Go! Kepada teman-teman di sekolah Kifah.

Makan ditemani Morinaga Chil-Go!

Hari ini jadi spesial karena biasanya Kifah dan teman-teman membawa bekal susu atau air putih sendiri dari rumah.  Tapi hari ini, mereka mendapatkan tambahan susu cair dari Morinaga Chil-Go!

review susu cair morinaga chil-go!
Sebelum makan, berdo'a bersama dulu ya

Beberapa teman Kifah langsung heboh sendiri dan tak sabar ingin mencoba merasakan susu Morinaga Chil-Go! Namun, Bu Guru tetap mengkondisikan anak-anak agar makan dan minum secara bersamaan dan juga sesuai dengan adab-adab makan.

Seperti yang sudah saya tulis di postingan sebelumnya, bahwa salah satu kompetensi yang harus dimiliki oleh anak usia dini adalah mau berbagi dan senang berada diantara orang lain. Hari ini saya senang sekali melihat Kifah mau berbagi serta makan dan minum susu bersama teman-temannya.

Memang apa sih manfaat makan dan minum bersama?

1.  Makan bersama bisa menyatukan ikatan emosional diantara teman atau orang yang kita ajak makan bersama.

2. Makan bersama bisa mencairkan suasana. Anak-anak bisa merasa bahagia karena makan bersama teman-temannya.

3.   Makan bersama bisa melatih kemandirian anak.

4.  Makan bersama membuat pola makan anak menjadi lebih teratur.

5. Makan bersama mampu memberikan keberkahan. Sesuai dengan Hadits Rasulullah SAW. 

   Dari Wahsyi bin Harb, "Sesungguhnya para Sahabat Rasulullah Saw. pernah bertanya, "Wahai Rasulullah, seseungguhnya kami makan namun tidak merasa kenyang." Nabi bersabda (menjawab), "Adakah kalian makan sendiri-sendiri?", Sahabat menjawab, "Betul". Nabi lalu menjawab, "Untuk itu, makanlah bersama-sama serta sebutlah nama Allah sebelumnya, sehingga makanan tersebut menjadi berkah." (HR. Abu Dawud) 



review susu cair morinaga chil-go!
Shafa sedang menikmati susu cair Morinaga Chil-Go! rasa stroberi yang rasanya enak 


Selain itu, sekedar mengingatkan (diri sendiri tentunya) perlu diperhatikan juga nih adab makan dan minum bersama.

1.   Membaca Bismillah sebelum makan, dan membaca Alhamdulillah setelah selesai makan.

2.    Makan dan minum dengan tangan kanan.

3.    Mengambil makanan yang terdekat.

4.    Makan tidak berlebihan.

5.    Makan tidak boleh sambil berdiri, berjalan, atau tengkurab. Makan harus sambil  duduk.

6.     Makan mulai dari pinggir piring, jangan di tengah.

7.      Menghabiskan makanan.

8.      Tidak mencela makanan.

9.      Hanya makan makanan yang halal.

1.  Tidak makan dengan wadah yang terbuat dari emas atau perak.

1.  Makan bersama-sama lebih baik daripada makan sendiri-sendiri.

1.  Memungut makanan yang jatuh, kemudian membersihkannya.

1.  Berdo’a sebelum minum susu dan berkumur sesudah meminumnya.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika minum susu maka ucapkanlah, ‘Allahumma barik lana fihi wa zidna minhu’ (Ya Allah berkahilah kami pada susu ini dan tambahkanlah untuk kami lebih dari itu) karena tidak ada makanan dan minuman yang setara dengan susu.” (HR. Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman (5957), dinilai hasan oleh Al-Albani dalam Shahih al-Jami’(381))
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Apabila kalian minum susu maka berkumur-kumurlah, karena sesungguhnya susu meninggalkan rasa masam pada mulut.” (HR. Ibnu Majah (499))

Mengapa adab saat makan dan minum baik diajarkan kepada anak? Karena pada saat inilah pembentukan karakter baik harus dibiasakan pada anak.

Muliakan anak-anakmu, dan didiklah mereka dengan adab yang baik” (HR.Ibnu Majah).

Makanan dan Minuman yang Halal dan Baik

Bicara soal makanan dan minuman halal, sebagai seorang muslim, kehalalan dan kebaikan makanan harus menjadi prioritas utama. Apalagi sebagai orang tua, kita harus selektif mencari produk halal dan baik bagi anak-anak.

review susu cair morinaga chil-go!
Morinaga Chil-Go! sudah memiliki label Halal

Berbekal rasa penasaran, saya melihat dulu kemasan Morinaga Chil-Go! Sebelum memberikannya kepada Kifah. Dan Alhamdulillah sudah ada logo Halal-nya ya Moms. Jangan salah ya Mom, saat ini banyak beredar minuman dan jajanan anak yang dijual di mini market tanpa ada logo halal pada kemasannya. Kita sebagai orang tua harus ekstra hati-hati, karena saya sendiri pernah terjebak mengkonsumsi makanan yang ternyata tidak berlogo halal.

Selain halal, kita juga harus memastikan kandungan makanan atau gizi yang ada di dalam makanan tersebut baik dikonsumsi. Misalnya, tidak mengandung bibit penyakit, menyebabkan alergi, atau makanan sudah dalam kondisi tidak layak konsumsi (expired).

Kifah sendiri sangat suka dengan Morinaga Chil-Go! rasa coklat karena kata Kifah rasanya enak dan mengenyangkan, untuk itu saya harus tau dong kandungan gizi dan proses pembuatannya. 

PT. Kalbe Nutrisionals selaku produsen dari Morinaga Chil-Go! Memiliki misi yaitu:

Melayani masyarakat akan kesehatan yang lebih baik. Misi itu mencerminkan motivasi keberadaan Kalbe. Satu hal penting yang membedakan sejak awal, yaitu bahwa Kalbe Nutritionals dibangun di atas keyakinan dasar, bahwa setiap manusia berhak untuk menikmati betapa indah dan mulianya hidup ini. Hal itu hanya mungkin dicapai jika manusia memiliki kesehatan yang baik.

PT. Kalbe Nutritionals juga berkomitmen untuk memanfaatkan teknologi untuk memberikan produk terbaik. 

Pendayagunaan teknologi informasi ini dimulai sejak proses pemilihan dan sistem penyimpanan bahan-bahan dasar, proses manufacturing, pergudangan (warehousing), distribusi dan pemasaran, sampai pada tahap layanan konsumen. Setiap produk-produk yang akan sampai ke pasaran dipastikan melalui proses quality control dan uji klinis yang seksama. Hasilnya adalah efektivitas dan efisiensi sehingga konsumen dapat menikmati produk-produk berkualitas secara mudah dan dengan harga yang wajar.

Pendayagunaan teknologi dalam proses produksi juga telah diakui kualitasnya dengan pencapaian beberapa sertifikasi. Salah satu tonggak penting sertifikasi untuk menjaga kualitas produk adalah penerapan standar kualitas internasional melalui ISO 9001:2000 yang dicapai pada tahun 2003. Pada tahun 2004 Kalbe juga berhasil mendapatkan sertifikasi HACCP (Hazard Analysis Critical Control Point) yang menjamin kualitas proses yang ketat sehingga produk Kalbe bisa diterima di seluruh pasar internasional. Setahun kemudian disusul dengan perolehan sertifikasi ISO 14000.

Selain di pasarkan di dalam negeri, Kalbe Nutritionals juga diterima dengan baik oleh masyarakat internasional. Pasar ekspor ke Malaysia, Srilanka, Vietnam, Kamboja, Maldive dan Filipina menunjukkan peningkatan yang menggembirakan.

Sekolah adalah Miniatur Masyarakat

Bagi saya, mengajarkan anak untuk berbagi, sesederhana apapun itu, merupakan bentuk dari pendidikan emosi untuk anak. Anak bisa berempati kepada orang lain ditengah egosentris yang masih cukup tinggi. Saya sepakat dengan apa yang dikatakan oleh Goleman, bahwa “IQ menyumbang 20 persen bagi faktor-faktor yang menentukan sukses dalam hidup seseorang, maka 80 persennya diisi oleh kekuatan-kekuatan lain”




review susu cair morinaga chil-go!
Kifah sedang makan bersama temannya, Zulfa

Berbagi mengajarkan anak untuk ikut memberikan apa yang menjadi “kelebihannya” bisa bermanfaat untuk orang lain. Bukankah sebaik-baik manusia adalah yang bermanfaat untuk manusia lain? Saya rasa, anak harus mengenal konsep itu sedini mungkin. Agar kelak ketika ia tumbuh di tengah masyarakat, anak menjadi pribadi yang menyenangkan bagi orang lain. Bukan sebaliknya.

Berbagi dan Kesehatan

Siapa bilang bermurah hati dan kebiasaan berbagi tidak ada hubungannya dengan kesehatan? Penelitian terbaru pun menyebutkan berbagi makanan dengan orang lain dapat membuat seseorang jadi lebih baik.

Sebuah studi yang baru saja dipublikasikan di jurnal Appetite mengaitkan hubungan antara berbagi makanan saat masih kecil dengan perilaku tidak egois saat dewasa. Hasilnya, orang yang suka berbagi makanan dengan keluarga cenderung lebih altruistik (tidak mementingkan diri sendiri).


review susu cair morinaga chil-go!
Raffa dan Raffi, mereka berdua adalah teman sekelas Kifah di sekolah


Dalam riset ini, peneliti University of Antwerp, Belgia melakukan survei terhadap 466 pelajar. Setiap partisipan ditanya seberapa sering mereka makan di rumah ketika masih anak-anak dan perilaku prososial (altruistik) mereka saat ini.

Hasilnya cukup mengejutkan, mereka yang lebih sering makan bersama orang lain serta berbagi makanan lebih banyak melakukan perbuatan baik di masa remajanya. Mulai dari menawarkan kursi di transportasi umum, membantu teman, sampai menjadi relawan.

Menurut Charlotte De Backer, pemimpin penelitian, berbagi makanan membuat orang berpikir tentang keadilan. “Berbagi makanan mengajarkan tentang keadilan, melayani, tidak mengambil makanan sesuai keinginan,” terang De Backer seperti dilansir laman TIME pada Selasa (11/11/2014).

“Warm Glow” Effect

Secara fisik berbagi dan bermurah hati terlihat merugikan. Namun fakta lain justru sebaliknya. Sebelum ini, peneliti sudah menemukan istilah “warm-glow-effect’, sebuah fenomena ekonomi yang pernah dijelaskan oleh James Andreoni tahun 1989, dimana menunjukkan orang yang beramal, berbagi dan bermurah hati justru berdampak positif atas kemurahan hati mereka atau disebut “warm-glow effect” (efek-cahaya pemberi). Perasaan positif ini didapatkan atas tindakannya memberi atau membantu orang lain.


review susu cair morinaga chil-go!
Kirana dan Intan sedang makan bersama Morinaga Chil-Go!

Studi tahun 2006 oleh Jorge Moll dari National Institutes of Health menemukan bahwa ketika seseorang melakukan donasi kepada suatu yayasan, beberapa area di otak yang terkait dengan kenyamanan, koneksi sosial, dan rasa percaya turut aktif dan menciptakan efek“warm glow”.  

Para peneliti juga percaya bahwa ketika melakukan tindakan altruistik, otak akan melepaskan endorfin, memproduksi perasaan positif yang disebut “helper’s high.”Fenomena tersebut dapat terjadi karena ketika menolong orang, otak memproduksi hormon dopamine (yang memberi perasaan bahagia dan keyakinan bahwa yang kita lakukan adalah hal yang benar) serta hormon oxytocin yang dikenal dapat mengurangi stres, meningkatkan fungsi imunitas, dan mengembangkan rasa percaya dalam interaksi antar manusia.


Tumbuh Rasa Percaya Diri

Sebelumnya, Kifah memang agak pemalu dan takut untuk ke sekolah. Ia merasa belum akrab dengan teman sebayanya. Tapi, ada satu hal yang berbeda setelah beberapa hari yang lalu Kifah memberikan susu cair Morinaga Chil-Go! Di sekolah.

Kifah jadi lebih PERCAYA DIRI di sekolah.

Setelah acara pembagian Morinaga Chil-Go! Di sekolah, teman-teman Kifah jauh lebih respect dan ramah. Mungkin ini efek dari kebahagiaan dan rasa senang yang terpancar dari dalam diri anak-anak.

review susu cair morinaga chil-go!
Teman-teman Kifah di sekolah senang sekali mendapatkan susu cair Morinaga Chil-Go!

Kifah menjadi lebih dekat dengan teman-temannya, bahkan dengan teman di luar kelasnya, Kifah jadi lebih dikenal dan ia sangat senang ketika ada temanya yang mengajak bermain dan menjadi lebih akrab.

Ketika Kifah bertemu di jalan dengan teman-temannya pun demikian.

Teman-teman Kifah tidak sungkan memanggil namanya, dan kadang masih saja ada yang mengucapkan “Terima kasih ya Kifah susunya” seraya melambaikan tangan ke arah Kifah.

Di situ saya melihat kebahagiaan, kesenangan, dan juga percaya diri yang tumbuh dari dalam diri Kifah. Ia lebih ceria, tidak mogok ke sekolah, dan yang paling penting harapan saya adalah mudah-mudahan ia belajar bahwa berbagi itu sangat indah dan menyenangkan.

------

Acara pembagian susu Morinaga Chil-Go! hari ini berjalan sukses dan lancar, walau Kifah masih agak malu, tapi teman-temannya menerimanya dengan senang hati, dan mereka tampak bahagia mendapatkan hadiah susu cair Morinaga Chil-Go! untuk diminum bersama-sama.

Berbagi itu sehat, berbagi itu menyenangkan, berbagi adalah hal baik yang perlu dibiasakan sedini mungkin. Sehingga anak-anak meyakini bahwa berbagi merupakan Moral Knowing, Moral Loving, dan Moral Doing yang harus dimiliki oleh setiap manusia. 


Terima kasih Morinaga Chil-Go! telah menjadi sahabat berbagi untuk Kifah hari ini. Salam sehat dan ceria selalu yaa :D





Referensi:
*http://www.hidayatullah.com/iptekes/kesehatan/read/2014/11/12/33088/hindari-pelit-dan-banyak-berbagi-bikin-hidup-lebih-sehat.html
*http://repository.upi.edu/6104/4/S_PPB_0808364_Chapter1.pdf
*http://www.alquran-syaamil.com/2013/07/6-manfaat-makan-bersama-dalam-keluarga.html
*http://www.ummi-online.com/20-adab-makan-dalam-islam.html
*http://www.kalbenutritionals.com/about_us_performance.asp?strlang=ind&solid=4


11 comments on "Morinaga Chil-Go! Duh, Senangnya Anakku Suka Berbagi! (Bagian 2)"
  1. iiih, seruuuuu...!

    Morinaga chil-go! emang kereeen ya mak :)

    bukanbocahbiasa(dot)com

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya mbak keren, enak lagi..mamahnya juga sukaaa

      Delete
  2. Wah senangnya Kifah mau berbagi dan tidak jadi pemalu lagi. ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. alhamdulillah, skrg ke sekolah jd lebih semangat, gak dianter dan ditungguin lagi..

      Delete
  3. Wah anak-anak pasti senang bisa dapat tambahan susu cair Morinaga Chil Go! :-)

    ReplyDelete
    Replies
    1. pasti mbak, anak2 langsung klepek-klepek klo liat susu :D

      Delete
  4. Seruuuu banget acara berbagi nya, Mak. Makin seru karena yang dibagi pun juga susu yang bermanfaat buat perkembangan si kecil. Ubii kebagian nggak yaaa...? :p

    ReplyDelete
    Replies
    1. hwaa.. ada mamiii ubii.. kapan ya bisa ketemu kak ubii, minum susu sama-sama :)

      Delete
  5. rasanya senang banget ya lihat teman-teman yang menerima susu berwajah sumringah. kayaknya yang meberi malah lebih bahagia daripada yang diberi. Kifah hebat deh, sudah mau berbagi...

    ReplyDelete
  6. senangnya melihat keceriaan kifah dan teman-temannya :)

    ReplyDelete
  7. Asik yaaa kalo udah sekolah.. bisa makan bareng temen-temen gitu hihihi ^_^

    ReplyDelete

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, silakan tinggalkan komentar yang baik dan positif ya :D