Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak


Menggendong bayi atau anak adalah suatu kebahagiaan tersendiri. Tapi, bagaimana ya caranya agar selalu nyaman ketika menggendong anak?

“Gendong anak itu harusnya pake kain jarik biar bayi nyaman.”

“Gendong anak itu enaknya pake baby wrap yang kayak kanguru, supaya bayinya hangat, nyaman, ibunya gak pegal.”

“Anak jangan keseringan digendong pake ‘gendongan ransel bayi’ nanti jalannya kangkang loh.”

Hmmm.

Banyak memang orang yang menyarankanku memilih gendongan yang pas pasca melahirkan dulu, baik di dunia nyata maupun di dunia maya ketika aku baru melahirkan anak pertama. Tapi ya jujur aja sih, masukkannya ada yang kuterima dan gak sedikit juga yang aku ‘tolak’ mwehehe.

Kenapa?

Karena aku harus nyobain sendiri gendongannya, kan aku yang mau ngegendong anak, jadi ya aku yang harus mencoba berbagai tipe gendongan itu, nyaman atau nggaknya kalau kupake.

Kalau orang tua, pasti deh nyaranin pake kain jarik. Karena memang dari dulu ya adanya kain jarik ya, tapi jujur aja, saya paling gak bisa pake kain yang satu ini. Padahal udah nyoba berbagai gaya, posisi, cara bikin simpul, udah liat tutorialnya di youtube, tetep aja gak bisa, melorot lagi melorot lagi.

Bukan mentang-mentang  Mama Zaman Now ya, jadi anti pake kain tradisional. Abisan mau gimana lagi, aku udah nyoba berkali-kali gak bisa juga, anaknya malau mau jatoh melulu. Failed.

Kemudian aku nyoba pake baby wrap yang dibelat-belit makenya itu, dan hmmm aku cukup suka sih. Cuman itu yang ribet makenya kalau lagi gak di rumah. Kain 4 meter menjuntai hingga ke lantai atau tanah, belum lagi orang lain yang ikut kepo, ngeliatin karena penasaran kali gimana cara pakenya kain sepanjang itu dijadiin gendongan bayi.

Dan baby wrap itu nyaman dipakai usia bayi 3-7 bulanan saja, setelah itu anaknya minta turun dan cranky karena gak mau lagi ditutupin gendongan badannya.

Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak


Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Ini dia bentuk gendongan HipSeat Carriernya Mooimom


Alhamdulillah, sekarang bayiku Aldebaran udah gede, udah 19 bulan lebih, udah seneng lari kesana dan kemari, emaknya capek ngejar ya salam. Kalau digendong pun pasti minta turun.

Tapi, ada kalanya anak itu emang harus digendong juga sih, apalagi kalau udah di tempat umum atau tempatnya nyerempet bahaya, di stasiun misalnya. 

Masa iya anak yang lagi hobi jalan di lepas begitu aja, kan amit-amit kalau anak sampe jatoh atau kenapa-kenapa.


Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Kemasannya seperti ini.
Makasih mas pengantar paket yaaa, kirimannya sudah tiba.

Kali ini aku mau review Mooimom HipSeat Carrier, ini gendongan yang bentuknya mirip gendongan ransel bayi yang pernah aku coba sebelumnya, namun ada banyak perbedaan juga sih, makanya mau aku bahas satu persatu.

1.Bentuk Mooimom HipSeat Carrier

Mooimom HipSeat Carrier ini bentuknya menurutku cukup ringkas tanpa banyak tali yang menjuntai. Desainnya simpel dan kecil pas dipake, tali di pundaknya gak begitu gede, jadi gak ganggu penampilan emaknya.


Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Logo Mooimom di bagian depan HipSeat Carrier

Jilbab juga gak ketarik-tarik banget, karena aku punya pengalaman pake ransel bayi dan dibelakangnya itu ada semacam perekat, dan akhirnya jilbabku jadi rusak, benangnya kecabut-cabut si perekat itu.


Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Ini penampakan dudukan bayi Mooimom Hipseat Carrier
Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Dan dudukannya ini sebenernya bisa dilepas juga
Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Ini resleting dan tali perekat untuk memasang dan melepas dudukan busa

Bentuk yang menonjol itu adalah bentuk tempat duduk bayinya aja. Terbuat dari busa/gabus besar yang berfungsi untuk tempat bayi duduk saat digendong sehingga kaki bayi tetap bisa berbentuk M Shape.


Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Posisi bayi yang tepat saat digendong yaitu bentuk M atau M Shape


Busa dudukan bayi ini agak besar tapi tetap ringan, aku pakenya sih pas dipinggang, dibawah perut. Jadi pas jalan, si busa ini gak bikin susah nafas, dan gak terlalu mentok ke paha ketika jalan.


Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Ada gambar ubur-ubur lucu

Desainnya juga bagus, ini aku banget. Aku lebih suka gendongan warna polos, dan itu gambar Jelly Fish aka. ubur-ubur ini uculll amattt ya, gak kepikiran loh ini, gendongan gambar ubur-ubur. Biasanya beruang, kelinci, atau kucing.

Dan kusuka gambarnya gak menonjol banget, cuma bordiran, jadi gak ganggu penampilan. Sehingga desain gendongan Mooimom HipSeat Carrier ini tetep simpel dan elegan dipakai.


Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Ada saku/kantong kecil juga di bagian pinggang untuk menyimpan barang.
Aku pake biasanya buat nyimpen uang atau tisu.

2.Bahan Mooimom HipSeat Carrier

Bahannya 100% Cotton. Di kemasannya sih tertera begitu ya, tapi jujur aku orangnya gak bisa bedain bahan loh, hehe. Jadi oke-oke aja kalau beli barang, asalkan bahannya lembut, nyaman, dan agak dingin di tangan. Berarti itu bagus menurutku. Kalau bahannya kasar apalagi panas, hemm yasudahlah. Terima apa adanya, atau simpen jangan dipake lagi.


Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Bahannya halus dan lembut

Dan bahan Mooimom HipSeat Carrier ini halusss dan lembuttt. Woaaa, beneran lembut syekali, kupuas memakainya. Dan enaknya Mooimom HipSeat Carrier ini bisa dilepas dan dicuci pakai tangan, karena si busa dudukan bayinya pun bisa dilepas kok kalau kita mau cuci gendongannya.


Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Dudukan busa bisa dilepas
Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Kainnya jadi bisa dicuci

Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Busa dudukan Mooimom HipSeat Carrier, ringan dan mudah dilepaskan
Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Kalau busanya udah dilepas, bisa dicuci deh

3.Warna Mooimom HipSeat Carrier

Warnanya ada 4, dan kupilih yang warna grey atau abu-abu karena warnanya paling netral diantara semuanya menurutku. Jadi kalau entar punya anak lagi, eeeaaaa, dan sapa tau perempuan, masih bisa dipake juga.


Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Kupilih warna abu karena netral, bisa untuk bayi laki-laki atau perempuan

Ada 4 pilihan warna yaitu Tiffany Blue, Grey, Navy Blue, dan Peach Pink.


Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Ada 4 Varian warna Mooimom HipSeat Carrier

Sebenernya yang Peach Pink itu bagus aneutt, tapi apa daya bayiku lelaki semua hiks. Kenapa sih kalau milih perintilan bayi kudu nyesuain kelamin bayi, kan jadi susah kalo emaknya suka warna-warna peach gini. Ya alloh, aku pengen beli perlengkapan bayi warna pink atau ungu ya alloh.

4.Kenyamanan Mooimom HipSeat Carrier

Aku gendong Aldebaran pakai Mooimom HipSeat Carrier ini bisa 3 gaya cara gendongnya. Aldebaran menghadap ke depan, Aldebaran menghadap ke emaknya, dan Aldebaran digendong di belakang.


Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Saat tidak dipakai bentuknya cukup ringkas

Dan paling nyaman sebenenernya menurutku pas dia digendong di belakang. Beneran ini aku suka banget pas dia di belakang, berat badannya pas jadi malah kayak gak bawa anak. Kayak bawa tas ransel biasa.

Maklum ya dek, dulu emaknya waktu kuliah suka kura-kura, kuliah rapat, kuliah rapat, jadi udah biasa gembol dibelakang macam gini mah.

Dan ternyata Aldebarannya juga nyaman banget sama posisi ini.


Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Posisi gendong menghadap depan

Kalau untuk di depan, aku lebih suka ketika Aldebaran menghadap ke emaknya ini. Karena dia juga bisa sambil meluk-meluk, sambil ngobrol juga becanda-becindi. Dan jikalau kuamati, Aldebaran nampak  kurang nyaman menghadap depan, karena dia bingung kali merasa jalan paling duluan, sementara dia gak bisa ngeliat wajah emaknya ini. Jadinya dia suka iseng buka tutup perekat yang ada didepan, mungkin karena dia bosan gak ada temen ngobrol.


Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Posisi gendong menghadap ke emaknya

Dengan posisi gendong belakang atau back carrying ini sebenernya aku pake buat ngerjain kerjaan di rumah juga. Kalau Aldebaran lagi rewel, langsung saja kuangkut dia ke belakang, emaknya bisa bebas nyupir (nyuci piring) dan ngerjain kerjaan rumah lainnya, karena tangan bisa FREE yeay, dan Aldebaran anteng, ga nangis, bahkan sampe keboboan juga digendong belakang tuh.


Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Posisi gendong belakang, favoritnya Aldebaran


Kalau kata Abbiy sih, “Widih, udah kayak orang Jepang aja.” Kalau kata temenku, “Tetty udah kayak di film Oshin.”

Mwahahaha, tapi beneran kebantu banget loh sambil ngerjain kerjaan rumah tapi anak bayi anteng digendong belakang.


Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Posisi saat talinya dilepas, Aldebaran hanya duduk di tempat duduk busanya aja

Pegel gak sih pakai Mooimom HipSeat Carrier?

Nah ini pasti banyak yang bertanya-tanya.

Menurutku gak terlalu pegel, khususnya dipundak gak ada rasa sakit selama dan setelah menggendong. Karena posisi bayi itu kan duduk juga ya, jadi beban tubuh bayi gak semua ketarik dipunggung atau pundak, berat bayi juga menyebar ke tempat duduknya, yang konek ke pinggang. Jadi, beban tubuh bayi ini gak bertumpu semua dipundak.

Emak sok-sok-an jelasin Fisika, padahal waktu SMA nya remedial melulu, wkwkwk.

5.Ketahanan Mooimom HipSeat Carrier


Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Jahitannya kuat

Ketahanan ini maksudnya lebih ke ketahanan jahitan, dan bahan. Pernah dulu aku punya gendongan yang ketika dipake, jahitannya mbrudul, apa yah istilah tepatanya, ya pokoknya jaitannya lepas-lepas. Nah, Mooimom HipSeat Carrier ini jaitannya kuat, jadi bisa menopang tubuh bayi tapi gak bikin jahitannya lepas atau bahannya sobek.


Review Mooimom HipSeat Carrier: Gendongan Nyaman Untuk Ibu dan Anak
Perekatnya kuat dan gak gampang mbrudul

Mooimom HipSeat Carrier ini bisa digunakan untuk bayi newborn hingga toddler, dengan berat bayi 3,5 kg sampai dengan 20 kg. Dan berat Aldebaran sekarang sekitar 10-11kg, masih sangat enak dan nyaman sekali digendong-gendong pakai Mooimom HipSeat Carrier.

6.Keamanan Mooimom HipSeat Carrier

Seperti yang kubilang di atas, aku paling suka gendong Aldebaran di belakang. Karena berasa gak gendong bayi dan bisa ngerjain kerjaan rumah pula. Ketika Aldebaran kubawa nyuci piring, nyapu, ngepel, bersihin tempat tidur, otomatis aku rada-rada ngebungkuk kan ya, dan dia tampak baik-baik saja, gak seperti mau jatoh atau hilang keseimbangan.

Paling kalau udah lama, duduknya agak miring atau geser, yaudah kubenerin lagi. Dan tangannya juga aman karena ada celah untuk masukkin tangan. Paling kalau dia bosen, dia keluarin tangannya itu sambil nunjuk-nunjuk toples dan ngomong “Kueh, kueh, Mi, kueh.”

Tandanya dia laper pengen ngemil, Mwihihi.

7.Harga Mooimom HipSeat Carrier

Harga Mooimom HipSeat Carrier dibandrol sekitar IDR 2,599,000 dan sedang ada Special Price seharga IDR 1,559,400

Harga Mooimom HipSeat Carrier menurutku terbilang cukup tinggi, tapi dengan kualitas dan kenyamanan, cukup sebanding lah. Apalagi kalau ini belinya buat anak pertama, bisa jadi ‘investasi’ juga buat adik-adiknya nanti, asalkan dirawat dan dijaga pemakaiannya supaya tetep awet, bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama.

Satu lagi sih menurutku, kalau bisa Mooimom banyakin lagi varian warnanya buat produk HipSeat ini, karena desain dan kegunaannya udah ok. Kalau bisa yang warnanya gelap atau netral, warna merah, hitam, misalnya, itu belum ada. Karena ada juga mungkin Ayah-ayah yang suka gendong anaknya, atau ada pula emak-emak yang males nyuci suka pakai warna gelap supaya gak gampang kotor. 

Tapi sejauh ini aku suka warna abu ini karena abunya gak terlalu muda dan tua banget, ditambah ada gambar ubur-ubur kecil lucu ini. Kalau emaknya pake baju warna-warni gak bikin silau mata.

Kesimpulan

Adeuh ini review udah kayak skripsi.

Nyaman gak pakai Mooimom HipSeat Carrier? Jawabannya Nyamaaann Bangetttt, kusukaaa sekaliii.

Paling suka sama apanya? Desain, bahan, dan tingkat kenyamanannya, berasa gak berat dan gak pegel waktu dipake.

Berapa nilainya? Aku kasih 4,75 Bintang dari 5 Bintang yeay. Aku senang dan suka pakai Mooimom HipSeat Carrier ini.

Kalau dibilang ini salah satu gendongan favorit aku sekarang, yesss. Ini nyaman banget, aku sama Aldebaran sama-sama suka dan nyaman pakenya. 

Produk HipSeat Carrier ini bisa kamu beli juga di www.mooimom.id atau kunjungi Facebook fanpage MOOIMOM dan Instagram MOOIMOM untuk melihat berbagai produk lucu lainnya, testimoni, dan juga penawaran terbaru lainnya dari MOOIMOM ya.

Makasih udah baca review aku kali ini, jangan lupa follow blog atau social media tettytanoyo.com untuk dapet update postinganku yang terbaru ya.

See You!


peluncuran  Mandiri Elite Plan Syariah dari AXA Mandiri


 “Siapa yang gagal dalam merencanakan, berarti ia merancanakan kegagalan.” Aa Gym

Kalimat pamungkas Aa Gym, ulama, guru, panutan saya sejak SMP dulu, sejak Aa Gym menggaungkan gerakan GEMA NUSA, Gerakan Membangun Nurani Bangsa belasan tahun silam.

Kata-kata Aa Gym itu saya camkan baik-baik semenjak remaja dulu. Ya, sesuatu itu memang harus direncanakan oleh manusia dengan matang sebagai bentuk ikhtiar. Soal hasil, biarlah Allah yang akan menentukan. Tawakal adalah menyerahkan segala keputusan padaNya, tapi tetap setelah kita beriktiar terlebih dahulu.

Bicara soal perencanaan kehidupan, salah satu aspek yang sekarang menjadi pertimbangan adalah berinvestasi atau berasuransi.

Zaman kita sudah berubah dengan orang tua kita dahulu, yang nabung dicelengan, setahun dua tahun kemudian bisa membeli tanah atau lahan untuk dibangun sebuah rumah.

Sekarang, kalau nabung di celengan, uangnya diambil sama tuyul, ehhh bukan deng, diambilin sama kita sendiri, hehehe. Karena gak tahan kalau liat uang nganggur ada di rumah, ayo siapa yang suka gitu?


Dan sebenernya sama aja sih, ketika ada uang di rekening atau di ATM, kita gatel aja bawaanya pengen ambil, dijajanin, dibelanjain, sok butuh sama suatu barang, padahal mah gak butuh-butuh banget tuh barang, cuma pengen aja belanja.

Nah, ini kelemahan saya sih sebenernya, gak tahanan sama uang yang ada di celengan atau di rekening, makanya saya selalu ‘mengalihkan’ uang tersebut ke hal lain, beli emas/ LM misalnya. Jadi, kalau uangnya udah berubah bentuk, saya langsung merasa gak punya uang, dan gak jajan deh. Alhamdulillah.

Dan satu lagi, orang tipe saya ini emang cocoknya ‘menitipkan’ uang ke orang lain, supaya gak boros. Bisa dengan jalan ikut arisan mungkin (tapi saya paling jarang ikut arisan sih, soalnya agak males kumpul sambil haha hihi) dan satunya lagi dengan berinvestasi atau mengikuti asuransi.

Asuransi Syariah

Banyak sekali produk asuransi yang ditawarkan ya sekarang, salah satunya asuransi berbasis syariah. Alhamdulillah, saya bersyukur sekali, makin banyak produk keuangan yang mengacu pada nilai Islam yang menjadi pegangan hidup untuk umatnya.

Apalagi seperti kita tahu, praktik Riba tentunya sangat ditakuti oleh umat muslim. Karena Allah berfirman dalam surat Al-Baqoroh 275 “Orang-orang yang memakan harta Riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan syaitan.”

Rasulullah SAW bersabda. “Sesungguhnya uang satu dirham yang didapatkan oleh seseorang dari riba, itu lebih besar dosanya di sisi Allah dibandingkan 28 kali dosa zina yang dilakukan oleh orang tersebut.” HR. Ibnu Abid Dunya dalam Ashamtu, 175, dan Al-Baihaqi dalam Syu’abul Iman, 5519.

Sumber: khotbahjumat.com

Dan pada Hadits lainnya, dosa memakan harta riba yang paling ringan seperti berzina dengan ibu kandung sendiri.

Naudzubillah.

AXA Mandiri Luncurkan Asuransi Mandiri Elite Plan Syariah

peluncuran  Mandiri Elite Plan Syariah dari AXA Mandiri
Peluncuran Secara Resmi Asuransi Mandiri Elite Plan Syariah

Jakarta, Rabu, 17 Januari 2018 yang lalu, AXA Mandiri menjawab keresahan dan keinginan masyarakat muslim Indonesia untuk memiliki asuransi dan juga berinvestasi namun tetap menggunakan prinsip syariah, tentunya bebas dari segala praktik RIBA.

Asuransi tersebut adalah Mandiri Elite Plan Syariah atau disingkat menjadi MEP Syariah.

Produk ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia dalam menghadapi resiko ketidakpastian hidup, sekaligus merencanakan masa depan lebih baik namun tetap tidak menyalahi aturan agama Islam.

Asuransi MEP Syariah ini diharapkan mampu menentramkan hati nasabah asuransi, karena terbebas dari unsur riba, gharar (ketidakpastian), dan tentunya menjauhkan diri dari barang haram dan dosa besar.

peluncuran  Mandiri Elite Plan Syariah dari AXA Mandiri
Mr. Jean Philippe Vandenschrick 

Presiden Director AXA Mandiri, Mr. Jean Philippe Vandenschrick mengungkapkan bahwa produk MEP Syariah ini merupakan salah satu bentuk komitmen AXA Mandiri untuk meeujudkan tujuan perusahaan yaitu Empower People to Live a Better Life.

Sebagai masyarakat muslim terbesar di dunia, masyarakat Indonesia tentunya memerlukan jenis asuransi dan investasi untuk memproteksi diri dan keluarga dari berbagai ketidak pastian hidup dan untuk #RencanakanLebih hidupnya bersama keluarga tanpa ada ketakutan akan sakit, kecelakaan, kematian tentunya dengan prinsip syariah yang menyeluruh.

Asuransi MEP Syariah juga merupakan bukti komitmen AXA Mandiri dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan terhadap produk dan layanan jasa keuangan syariah di Indonesia.

Hingga saat ini, penetrasi produk asuransi syariah masih terbatas. Hasil Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan tahun 2016 oleh Otoritas Jasa Keuangan atau OJK mencatat bahwa literasi keuangan syariah baru 2,5 persen saja. Artinya, dari 100 orang penduduk, yang sudah mengerti akan asuransi syariah hanya 2-3 orang.

Keunggulan MEP Syariah

MEP Syariah dari AXA Mandiri ini merupakan asuransi unit link yang memiliki ragam manfaat bagi para nasabah.

Menurut Director of In Branch Channel AXA Mandiri, Tisye Diah Retnojati, produk MEP Syariah ini memiliki keunggulan yaitu:

1.Produk bisa dimiliki oleh peserta sejak berusia 15 hari hingga usia 70 tahun.

2.Minimum total kontribusi hanya 25 juta pertahun. Dengan manfaat santunan asuransi dasar hingga 50 kali dari total kontribusi yang telah dibayarkan jika peserta meninggal dunia.

3.Asuransi tambahan akan diberikan apabila peserta meninggal dunia karena kecelakaan pada saat melakukan ibadah haji atau umroh.

4.Keunggulan lainnya yaitu adanya fitur loyalty bonus. Yaitu berupa tambahan unit investasi sebesar 10% dari total kontribusi tahun pertama yang diberikan kepada peserta di tahun ke-5 dan ke-6 sejak tanggal berlakunya polis dan sebesar 15% pada tahun polis ke-7 hingga ke-8.

Tambahan unit ini diberikan kepada peserta selama polis masih aktif dan sesuai dengan ketentuan polis. Selain itu, pada sisi investasi, peserta dapat mengalihkan jenis investasi tanpa dikenakan ujrah pengalihan dana investasi.

5.Asuransi MEP Syariah juga menyediakan berbagai manfaat asuransi tambahan, diantaranya perlindungan kecelakaan, kesehatan serta prima sejahtera plus syariah, yaitu santunan asuransi jik apeserta didiagnosa salah satu dari 33 penyakit kritis mengacu pada kententuan polis yang berlaku.

peluncuran  Mandiri Elite Plan Syariah dari AXA Mandiri
Zee Zee Shahab salah satu nasabah asuransi AXA Mandiri Syariah
sedang sharing tentang asuransi dan investasi yang dipilihnya

Kak Zee Zee Shahab yang merupakan aktris sekaligus istri dan juga seorang ibu pun mengatakan bahwa ia merupakan salah satu nasabah AXA Mandiri Syariah.

Menurutnya, ibu zaman sekarang apalagi yang beragama muslim, sudah saatnya move on atau hijrah ke asuransi atau produk keuangan yang berprinsip syariah, agar hati kita merasa nyaman dan tentunya hidup jadi lebih berkah dan terencana dengan baik.

Dimana Kita Bisa Mendapatkan Asuransi MEP Syariah Ini?

Asuransi MEP Syariah ini bisa kita dapatkan melalui 765 Cabang Bank Syariah Mandiri atau BSM di seluruh Indonesia. Gampang ya, kita tinggal datang ke kantor Cabang BSM terdekat dari tempat tinggal kita.

Asuransi Syariah lainnya

Sebelum mengeluarkan produk terbaru Asuransi MEP Syariah ini, AXA Mandiri berbasis syariah juga telah mengeluarkan produk asuransi syariah lainnya yaitu Asuransi Mandiri Rencana Sejahtera Syariah Plus, Asuransi Mandiri Sejahtera Cerdas Syariah, Asuransi Mandiri Proteksi Kesehatan Syariah, dan berbagai produk asuransi syariah lainnya yang sudah dinikmati masyarakat muslim Indonesia terlebih dahulu.

peluncuran  Mandiri Elite Plan Syariah dari AXA Mandiri
Bersama Para Blogger

Sekilas tentang AXA Mandiri

PT. AXA Mandiri Financial Service (AXA Mandiri) merupakan perusahaan patungan antara PT. Bank Mandiri (Persero) tbk dan AXA, yang terdaftar dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

AXA Mandiri telah meraih sejumlah penghargaan diantaranya Top Brand Award kategori perusahaan asuransi jiwa versi Majalah Marketing, Top Agent Bancassurance dalam ajang Top Agent Award Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia 2016, Contact Center Service Excellent Award 2017, Infobank Syariah Award 2017 untuk kinerja keuangan selama tahun 2016, Indonesia Most Trusted Company 2017, dan penghargaan lainnya.

Website: www.axa-mandiri.co.id

Twitter: @AXA_Mandiri
Facebook: AXA Mandiri
Instagram: @AXAMandiri


***

Itu tadi ya informasi dari Asuransi MEP Syariah AXA Mandiri, semoga informasi yang saya berikan bisa bermanfaat buat kamu yang sedang mencari referensi asuransi syariah yang ada di Indonesia.

Makasih udah baca sampai sini. Sampai jumpa dipostingan selanjutnya ya.





Assalamu’alaikum.

Yeay alhamdulillah minggu ini akhirnya nulis lagi tema seputar pernikahan. Dan surprise! Tulisan ini jadi debut duetnya blog tettytanoyo.com dan blog heittsssss www.nyonyamalas.com

Karena kami berdua masih menyandang panggilan mahmud, aelah mahmud. Jadi, tulisannya kebanyakan tentang curhat seputar pernikahan yang bisa dibilang masih seumur jagung. Bisa diambil hikmahnya kalau emang baik, dan bisa jadi pelajaran untuk tidak kamu lakukan kalau memang itu buruk.

Yes, we are not a perfect couple anymore.

Kita juga masih dalam medan perjuangan untuk membawa pernikahan kami masing-masing ya, entah sampai kapan dan dimana bahtera kami akan terus berlayar dan bertemu dengan halang rintang yang harus kami taklukan.

*mendadak jadi Rangga

Tulisan kali ini temanya sebenernya basic banget, alias dasar atau pondasinya lah. Tapi jangan salah, sebuah bangunan itu kalau pondasinya gak kuat bisa roboh loh. Kena angin dikit terbang, kesenggol dikit ambruk.

Kenapa kita berdua mau bahas ini?

Karena timeline pesbuk lagi rame banget bahas yang nikah dan yang cerai. Selain bahas tentang tuyul nyolong uang tentunya, hahaha. Aselik ini topik paling bikin haha hihi sekaligus serem juga bayanginnya.

Baca versi Nyonya Malas:

Ribut Rukun


Tujuan Menikah

Idih serius banget ya jadinya, haha tenang-tenang, saya gak maksud serius sih sebenernya, tapi ini ceritanya kan lagi bahas sesuatu yang mendasar.

Alasan orang menikah tentunya beragam.

Ada yang menikah karena cinta dan sayang sama seseorang, ada yang menikah karena merasa satu visi misi dengan diri kita dan yakin bisa membangun rumah tangga bersama, eciyehhh, dan bahkan ada juga yang menikah hanya untuk membahagiakan orang tua atau hanya status aja ‘yang penting gue udah nikah’.

Menurut saya pribadi sih itu sah-sah aja, yang namanya  keyakinan orang kan beda-beda, tergantung kepercayaan (agama), latar belakang keluarga, pendidikan, budaya, lingkungan, falsafah dan tujuan hidup, dan lain-lainnya.

Dan berbagai alasan ini lah yang nantinya akan menjadi DASAR atau PONDASI untuk melanjutkan hidup, membangun suatu kerja sama tim yang bernama keluarga.

Menikah untuk Apa?



Sebenernya, kalau buat yang belum nikah, pertanyaan ini harus bisa terjawab sebelum bener-bener melakukan pernikahan.

Kalau boleh cerita, dulu, waktu mutusin nikah saat kuliah, saya juga bertanya-bertanya ke diri sendiri, buat apa saya nikah? Apalagi secepat ini? Untuk apa saya menikah?


Dan dari situ saya mulai mikir dan mulai corat-coret di buku diary, plus dan minus jika saya menikah. Juga apa aja manfaat ketika saya menikah.

Kalau kata abbiy sih, kalau mau melakukan sesuatu itu harus punya pertanyaan mendasar dulu yang wajib ada jawabannya, supaya tindakan kita ini terarah dan gak asal-asalan.

Misalkan kemarin pas saya ikutan tes CPNS, abbiy nanya, “kenapa harus tes CPNS? Bekerja untuk apa?” Dan saya kudu punya jawaban yang pasti dan benar, dan jujur aja sih kemaren saya belum punya jawaban yang meyakinkan, makanya saya ragu buat lanjut tes CPNSnya. Dan bener aja, karena saya ragu, saya gak lanjutin dan berhenti di tengah jalan karena gak semangat.

Dalam hal sepele pun, kita harus punya ‘fisolofi’dalam mengambil keputusan. Apalagi dalam hal seserius menikah, masa iya kita berpegang sama prinsip ‘gimana entar aja’.

Big No.

Selain itu, yang utama adalah dasar agama. Menikah dalam agama Islam, bertujuan untuk beribadah. Bukan semata untuk melegalkan hawa nafsu belaka.

Menikah juga tuntunan Rasulullah SAW. Menikah adalah sunnahnya, dan barang siapa yang tidak menjalankan sunnahku, maka ia bukan bagian dari umatku.

Pondasi Rumah Tangga

Setelah timeline berseliweran berita cerainya beberapa orang terkenal, saya jadi mikir. Sebenernya, ketika ada badai menerjang rumah tangga, sampai ada yang memutuskan untuk bercerai, apanya yang salah?

Kalau diibaratkan bangunan, kenapa bangunannya bisa runtuh? Apa dasarnya kurang kuat? Atau badainya yang terlalu besar?

Hahaha. Jadi serius lagi dah.

Karena saya pun takut, siapa tau suatu saat saya juga bisa menghadapi krisis yang sama seperti yang dihadapi oleh orang-orang tersebut, wallahualam.

Ya karena yang namanya keadaan itu kan bisa berubah-ubah, kita gak pernah tau yang akan terjadi di depan. Dan sebelum semuanya berubah, getting worst, ada baiknya kita mengantisipasinya dari sekarang.

Lah jangankan setahun dua tahun ke depan deh, setengah jam kemudian aja kita gak tahu kan. Itu sampe ada video mempelai lelaki yang meluk sang mantan di pesta pernikahannya ampe pingsan begitu. Ya ampunnn, kalo aku jadi istrinya pasti kulangsung minta bubaaarrrrr.

Hadeuhhh, ada-ada aja ini dunia persilatan.

Flash Back Bareng Pasangan

Sebelum sempet heboh tentang pelakor, kemudian tentang perceraian, timeline juga pernah heboh tentang urusan poligami.

Hayoh, baper inget gak?

Nah, sejak banyak masalah rumah tangga mencuat di timeline, dan kebetulan saya dan suami adalah jamaah fesbukiyah juga, timeline kita gak beda jauh topiknya, saya dan suami sempet ngobrolin tentang poligami bareng.

Buat apa? Buat diskusi mengenai sudut pandang suami, dan juga memflashback tujuan pernikahan kami berdua.

Daripada mention-mention akun facebook suami, “Tuh, dibaca ya, Papah.” Atau “Nih, baca nih @SuamiNy4PutriCheHatzCyeLaLu.”

Mending diobrolin deh sama suami sekiranya ada masalah rumah tangga yang ngeganjel. Biar kita juga jelas mengetahui dan memahami sudut pandang satu sam lain.


Masalah perceraian pun sebenernya pernah saya tulis di link ini ‘Menikah dan Berpisah’

Mengenang Masa Berjuang Bersama

Selain mengingat kembali, apa tujuan pernikahan kita dulu, saling mengevaluasi diri dan berkomunikasi dengan pasangan, sebenernya satu hal lagi yang bisa bikin kita QUWAT.

Yaitu mengenang masa berjuang bersama.

Okelah ada orang yang bilang ‘Ngapain sih nikah buat ngajak susah istri? Kalau mau susah mah sendiri aja keulesss, gak usah ajak anak orang.”

Eittsss, jangan salah, justru masa ‘berjuang bersama’ ini lah yang akan jadi penguat hubungan kita dengan suami di masa depan.


Beneran deh, saya ngalamin sendiri kalau ini mah.

Inget dulu pernah makan cuma sama gorengan karena uang abis tinggal 2 ribu perak. Dan saat itu kita nyoba sabar, dan gak dibikin stress. Dan what, ternyata gak berapa lama ada bapak mertua yang kirim beras dan makanan ke rumah. Alhamdulillah.

Dan pernah juga, ketika kita punya uang ngepas banget buat hari ini dan beberapa hari kedepan, tiba-tiba ada orang yang ngasih uang berjuta-juta yang bikin kita melongo sendiri.

Masa berjuang bersama kek gini juga bisa jadi penguat buat rumah tangga ketika kita sedang menghadapi masalah.

“Dulu, kita pernah punya masalah A, ternyata kita bisa nyelesain dan melewatinya. Insya alloh sekarang masalah B ini pun bisa kita lewati berdua, tandanya kita akan naik kelas.”

So Sweeetttt. Yang sabar ya, Mblo ya. Hehehe pissss.

Karena Pernikahan Memang Harus Diperjuangkan

Saya ngomong ngalor ngidul di atas bukan berarti saya sudah mendapatkan pernikahan yang sempurna. Apalah hidup ini, gak ada yang sempurna kecuali Alloh SWT yang memberikan kesempurnaan dan ketenangan hati untuk kita.

Pernikahan memang universitas kehidupan yang sebenarnya, banyak ujian, banyak kejutan, banyak hal baru yang harus kita pelajari dengan ilmu. Banyak amanah yang harus kita tunaikan, banyak hal yang harus kita pertanggung jawabkan.

Dan yang gak bisa kita kesampingkan, keutuhan pernikahan pun adalah sesuatu yang memang harus kita perjuangkan.

Karena ujian pernikahan itu mirip pak dosen yang katanya gak masuk kelas, tau-tau malah ngasih kuis tapi ‘rauwis-uwis.


PS: Ini postingan collabs perdana random amat ya. Biarkanlah ya, biar yang 20.000 kata ini bisa tersalurkan dengan baik. Biar gak nyerocos di rumah, ngomong di blog aja biar rada berfaedah. Sekian dan terima kibasan rupiah.