Abang Kifah waktu bayi

Udah lama banget pengen ngereview soal produk emak punya. Apalagi yang berhubungan dengan bayi, balita atau anak. Dan baru kali ini kepikiran review tentang pompa ASI manual.

Sebenernya, pompa ASI manual Emily Little Giant ini saya pakai waktu abang Kifah masih bayi sampai usia 2 tahun. Tapi berhubung emaknya baru tau ngeblog itu asik dan menyenangkan sekarang, jadi baru deh di tulis reviewnya.

Karena ini makenya udah sekitaran 3 sampai 4 tahun yang lalu, foto fotonya saya ambil di internet, gak pakai foto sendiri. 

Tapi untuk urusan "rasa" Insya Alloh masih valid. 

Foto dari Pexels


Baiklah...

Tulisan ini saya buat karena galau udah gak bisa tidur dibawah jam 12 malem, paling banter nanti tidur jam 3 pagi, itu juga masih suka kebangun kalau ada orang yang lagi ngeronda, atau Kifah minta pijitin dan diusap.

Konon katanya, perempuan yang lagi hamil besar, alias sembilan bulan mulai insomnia, gak bisa tidur, semua posisi serba salah, kegerahan, pegel pegel dan lain sebagainya. 

Dari pada gak bisa tidur, yaudah ngeblog aja lah, nulis apa yang kepingin di tulis. Mumpung sekarang dede bayi udah gak terlalu aktif seperti sebelumnya, karena kata bu bidan, ade bayi udah turun ke panggul, kepalanya udah sesuai posisinya. Alhamdulillah..

Abbiy juga lagi gak ada "kalau ada biasanya minta pijitin". Lagi rapat sama warga buat milih ketua paguyuban warga perumahan yang baru, dan biasanya sih rapat sebelum sebelumnya selesai jam 12 malem. Ya itung itung nungguin aja kalau gitu.

Sebenernya kepingin cerita, tapi cerita apa ya yang enak? Mwaaa emangnya nasi goreng pake ati ampela gitu enak? <kemudian saya jadi lapar> iya sih ini bulan terakhir jadi mendadak lapar terus kalau malem, makanya saya suka nyetok susu atau buah di kulkas. Buat ganjel perut kalau lapar. Abis mau makan mie takut, walau kadang suka bandel juga pengen makan mie. Apalagi kalau lagi hujan.

Yaudah lah, cerita tentang status facebook aja kalau gitu.


Image from Hijup.com


[ADV]

Kerudung merupakan salah satu item fashion yang wajib dikenakan oleh setiap perempuan yang beragama Islam sebagai keharusan dalam menutup aurat. Saat ini ada cukup banyak jenis kerudung yang terdapat di pasaran salah satu diantaranya adalah jenis satin shawl yang memiliki cukup banyak ragamnya. 

Selain bentuk dan warna, berbagai jenis motif pun kini banyak ditawarkan oleh setiap produsen guna memenuhi kebutuhan setiap perempuan yang berhijab atau hijaber dalam mengenakan busana islami yang lebih fashionable. Berikut ini akan saya paparkan bagi anda tips sederhana dalam memilih kerudung atau shawl  dengan cara yang mudah:

1. Sebelum anda membeli sebuah satin shawl untuk berhijab, usahakanlah untuk mengenali atau mengetahui bentuk wajah yang anda miliki terlebih dahulu. 

Hal ini merupakan langkah pertama yang wajib anda lakukan guna mendapatkan barang atau produk yang cocok untuk anda kenakan. Pada nantinya anda pun akan tampil lebih modis dan stylist dalam mengenakan hijab tanpa harus meninggalkan kesan syari yang telah ditentukan oleh peraturan agama dalam berhijab. 

Selain itu, pilihlah warna yang tepat sesuai dengan kulit yang anda miliki agar matching dalam berbusana Islami.

2. Ada tips lain yang tidak kalah bermanfaat, yaitu memilih jenis bahan yang tepat. Hal ini perlu anda perhatikan karena bahan yang baik akan memberikan anda kenyamanan ketika memakainya. 

Selain itu, bahan atau material berkualitas akan memberikan anda kesejukan terutama ketika berhijab dalam cuaca yang panas. Dengan demikian, anda pun tidak akan merasa gerah ketika bepergian atau beraktifitas di luar rumah dalam keadaan cuaca yang panas.

Kini bagi setiap perempuan termasuk anda yang tengah membutuhkan produk kerudung terbaik bisa langsung mencarinya di hijup.com yang merupakan salah satu online shop terpercaya dan berkualitas yang menawarkan berbagai produk busana muslim berkualitas rancangan desainer terkenal. 

Selain kerudung, terdapat berbagai jenis busana muslim lainnya yang bisa anda pilih sesuai dengan kebutuhan. Semoga pemaparan di atas bisa anda jadikan sebagai informasi dan referensi yang bermanfaat khususnya bagi yang sedang mencari atau memilih berbagai jenis hijab untuk berbagai kegiatan serta keperluan.



Semoga Bermanfaat ya Tipsnya :D


Perbedaan Hamil Pertama dan kedua
Foto from pexel


Saking udah lama gak ngeblog, saya sampai gagap pegang keyboard laptop. Sebelum hamil, saya rajin banget ngeblog, apalagi kalau ada lomba, hahahaha jadi deadliners sejati banget. Tapi apalah sekarang, sebulan sekali ditengokin blognya udah bagus. Takut banyak lumutnya, takut banyak sarang semutnya.

Selain jarang buka blog, saya juga jarang buka media sosial. Sampai berita tentang Prilly sama Aliando aja saya gak tau, kalau gak baca blognya si Nahla. Wkwkwkwk.

Tapi yang bikin serem, sekalinya buka facebook, berita yang bersileweran tentang persalinan normal vs persalinan sesar, ditambah juga berita tentang Baby Blues atau PPD.

GAK ADA BAHSAN YANG LEBIH SEREM APA BUAT NAKUT NAKUTIN EMAK YANG MAU LAHIRAN? kzl


Ada aja dunia maya tuh ya, masalah apapun diributin, merasa paling benar, merasa paling jagoan, merasa paling berada di jalan yang benar. Ish ish ish.

Yaudah lah sekarang saya cerita tentang kehamilan yang sudah 36 weeks ini, yang artinya sebentar lagi saya akan melahirkan bayi ke muka bumi.

Ternyata memang benar, setiap kehamilan itu berbeda rasanya. Walaupun sudah pernah sebelumnya, tetapi tetap aja ada yang beda. Ya itulah mungkin kenapa setiap individu itu unik, dari dalem perut aja pembawaannya udah unik sendiri.
Kifah dan Raffa, mau berangkat lomba estafet air


Duh.. kangen amat ya sama laman blog post ini. 

Harusnya hari ini bahas weekend review. Berhubung belum ada tempat yang mau saya review (sebenernya ada sih) tapi lagi males buat ditulis, jadi mau nulis tentang Kifah aja.

Postingan ini sambungan dari:

Pertanyaan Kifah #Part2-Bikin Keder


Jadi, no-nya langsung disambung aja yaks...

25. Nyamuk Berbahaya

Ceritanya saya lagi bacain cerita tentang seorang tokoh Islam dari buku cerita anak gitu. Akhir ceritanya memang tragis sih, tokoh tersebut meninggal karena sakit Malaria.

Ummi: "Nah, udah selesai, sekarang rajanya dikubur, soalnya sakit, digigit nyamuk jadi meninggal"
Kifah: "Meninggalnya digigit nyamuk?"
Ummi: "Iya"
Kifah: "Jadi nyamuk bahaya ya Mi?"
Ummi: "Iya"
Kifah: "Yaudah Mi, cepetan semprot nyamuknya pake obat nyamuk, aku takut mati, tuh nyamuknya lagi terbang" *sambil nunjuk-nunjuk ke atas*
Ummi: "Ih, bukan nyamuk ini, ini mah nyamuk biasa, gak bikin mati"
Kifah: "Kata ummi tadi Raja mati digigit nyamuk"
Ummi: "Iya tapi nyamuk Malaria itu mah"
Kifah: "Tuh kan Ummi mah, kalau digigit nyamuk bisa mati, semprot mi semprot cepet"

*Gimana sih jelasin bedanya nyamuk rumah sama nyamuk Malaria ke anak kecil -______-*

26. Tentang Mati

Kifah lagi mandangin wajah ummi, kali ini bukan tentang daki. Sekarang ummi udah rajin mandi supaya gak dakian lagi. lol.

Ummi: "kenapa liatin Ummi?"
Kifah: "Ummi udah tua apa masih muda?"
Ummi: *bingung ini jawabnya* "Masih muda dong"
Kifah: "Ummi belum tua?"
Ummi: "Belum atuh, ummi mah masih muda" 
Kifah: "Kalau kokong (engkong itu panggilan buat kakeknya) udah tua?"
Ummi: "Ya kalau kokong mah udah tua"
Kifah: "Oh, berarti sebentar lagi kokong mati ya mi?"
Ummi: "Aduuuhhh, Kifah jangan ngomong gitu ihhh"
Kifah: "Iya Ummi, kalau udah tua mah orang jadi mati"

Jadi setiap ketemu kokong atau kakek, atau siapapun, Kifah suka nanya. Masih muda apa udah tua? kalau ada yang jawab udah tua, pasti Kifah langsung nyeletuk "Berarti sebentar lagi mati?" T______T 


27. Makanan Nangis

Sering banget Kifah gak ngabisin makanannya (kalau makan nasi). Bagai orang tua zaman pemberontakan DI TII, nakut-nakutin anak pasti pakai kalimat "nanti nangis loh nasinya kalau gak dihabisin"

Ummi: "Kifah jangan makan permen, kan lagi batuk!"
Kifah: "Kasian ummi, nanti permennya nangis"
Ummi: HAAHHH ALASSSYAANNNNN T_____T

Hikmahnya, jangan nakut-nakutin anak pakai cara ini lagi, sampai kapanpun.