“Mothers and babies form an inseparable biological and social unit; the health and nutrition of one group cannot be divorced from the health and nutrition of the other.”

-World Health Organization

Halo pembaca semua 

Assalamu’alaikum. 

Hari ini saya ingin mengucapkan selamat merayakan World Breastfeeding Week 2020 untuk semua ibu menyusui di seluruh dunia. Selamat menjadi pejuang ASI demi memberikan yang terbaik untuk buah hati.

Menyusui adalah hal yang wajar ketika seorang ibu melahirkan, karena manusia memang diberikan naluri alamiah untuk menyusui bayinya melalui payudara ibu. Menyusui adalah aktivitas alamiah  untuk bisa memberikan makanan dan nutrisi alami untuk bayi yang baru lahir hingga berusia 6 bulan dan dilanjutkan hingga 2 tahun.

Namun, apakah semua Ibu bisa langsung LANCAR MENYUSUI bayi dengan sendirinya?

Jawabannya adalah TIDAK.

Saya memiliki pengalaman ketika menyusui bayi saya yang pertama.

Kegagalan Itu adalah Buah KETIDAKTAHUAN

Saya pernah bercerita di blog ini, kalau saya gagal memberikan ASI ekslusif ketika bayi saya baru lahir. Bayi saya terpapar susu formula sejak lahir hingga berusia sekitar 2 minggu. Saat itu penyebab utamanya adalah ASI saya belum keluar.


Saat Kifah bayi, ia gagal mendapatkan ASI ekslusif di hari pertama kelahirannya hingga akhirnya mengalami alergi protein susu sapi, pipinya nampak ruam kemerahan yang merupakan gejala alergi protein susu sapi

ASI saya saat itu masih sangat sedikit, berwarna kuning keruh dan tidak bisa keluar (tersumbat), payudara saya saat itu mengalami pembengkakan yang cukup parah, dan membuat saya justru stres dan ‘menyerah’ untuk menyusui bayi.

Saya kira, tenaga kesehatan akan memberikan panduan cara menyusui bayi diawal kelahiran, tapi nyatanya tidak. Sejak saat itu saya sangat menyesal, kenapa tidak dari awal kehamilan memberdayakan dan mengedukasi diri seputar ilmu dan informasi memberikan ASI dengan baik dan benar.

Prinsip saya saat itu “Gimana nanti aja” padahal harusnya kan diubah jadi “Nanti, gimana?” Agar saya bisa belajar banyak persiapan sebelumnya. Dan sungguh saya menyesal tidak belajar seputar pemberian ASI, bayi pertama saya terpapar susu formula, dan akhirnya menderita alergi protein susu sapi hingga sekarang.


Bertekad Berubah pada Persalinan Kedua


Foto Aldebaran bayi, alhamdulillah tekad memberikan ASI ekslusif pada anak kedua terlaksana dengan baik

Persalinan pertama saya jelas-jelas membuat saya ‘Trauma’ dan kapok karena tidak mau belajar  seputar pemberian ASI Ekslusif. Kemudian saya lebih banyak belajar dan mengikuti seminar atau talkshow seputar pemberian ASI ekslusif baik itu kelas online maupun offline.

Saya masih ingat, saat hamil anak kedua, yang saya cita-citakan untuk dibeli pertama kali adalah pompa ASI yang terbaik dan direkomendasikan oleh banyak orang. Gak apa-apa tabungan terkuras, yang penting tekad saya untuk memberikan ASI Ekslusif pada persalinan kedua nanti terlaksana.

Selain itu, tentunya ilmu dan informasi yang saya dapatkan seputar pemberian ASI ekslusif untuk bayi pun saya terapkan. Seperti posisi menyusui yang benar, perlekatannya seperti apa, bagaimana melihat atau mengamati bayi yang sedang lapar dan saatnya disusui, bagaimana memperlakukan bayi setelah disusui, dan bagaimana mengatasi payudara bengkak, puting lecet, dan lain sebagainya.

Alhamdulillah, pada persalinan kedua semua cita-cita saya terlaksana. Karena sudah well prepared untuk memberikan ASI ekslusif, bayi kedua saya Aldebaran berhasil mendapatkan ASI ekslusif pada awal kelahirannya hingga berusia 6 bulan dan dilanjutkan hingga 2 tahun.

Dari sini saya selalu memberikan saran dan nasehat untuk new mom, yang baru hamil pertama kali, jangan lupa BELAJAR, BELAJAR, dan BELAJAR mengenai tata cara memberikan ASI Ekslusif. Jangan sampai panik saat setelah persalinan, menyerah pada susu formula, dan akhirnya benar-benar menyesal.

Apa Saja Kandungan yang Ada di Dalam ASI?

1.Air 

ASI mengandung air sebanyak 87,5 %. Maka dari itu, pada periode 6 bulan pertama kehidupan bayi, bayi tidak perlu diberikan makanan atau minuman lain, kecuali dalam keadaan medis tertentu. Misal harus minum obat, dll.

2.Kolostrum

Kolostrum merupakan ASI yang pertama kali keluar pada hari ke-1 sampai ke-5 kelahiran bayi. Kolostrum yang berwarna kekuningan ini mengandung immunoglobulin A yang tinggi, jadi sangat penting menyusui bayi diawal kelahiran.

3.Karbohidrat

Karbohidrat yang ada di dalam ASI adalah Laktosa. Laktosa berfungsi sebagai energi untuk otak.

4.Protein

Protein yang terkandung dalam ASI adalah whey dan kasein. Kandungan whey pada ASI lebih tinggi dari susu formula. 

Di dalam ASI juga terkandung asam amino taurin yang penting bagi pertumbuhan otak. Terdapat pula Nukleotida yang berfungsi untuk perkembangan usus.

5.Lemak

Lemak pada ASI berfungsi untuk pertumbuhan otak. ASI kaya akan omega 3 dan omega 6. ASI juga mengandung zat penting untuk otak yakni DHA dan ARA.

6.Karnitin

Karnitin yang terdapat dalam ASI memiliki manfaat untuk proses pembentukan energi. Hal ini diperlukan untuk mempertahankan metabolisme tubuh.

7.Vitamin dan Mineral

ASI kaya akan vitamin dan mineral. Vitamin E diperlukan untuk ketahanan sel darah merah dan Vitamin A berfungsi untuk kekebalan tubuh dan pertumbuhan si kecil.


Terdapat pula asam folat, vitamin B, C, kalsium dan juga zinc yang berfungsi untuk pertumbuhan tulang dan gigi serta metabolisme tubuh.



Seperti Apa ASI yang Berkualitas Itu?



Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mengatakan bahwa ASI adalah adalah satu-satunya nutrisi ideal untuk 6 bulan kehidupan pertama bayi.

ASI Ekslusif dapat melindungi bayi di masa depan seputar masalah gangguan kesehatan seperti diabetes, obesitas, asma, dll.

Selain itu, pemberian ASI pada awal kelahiran bayi juga membantu rahim berkontraksi dan perdarahan lebih cepat berhenti selepas persalinan.

Lalu, bagaimana ciri ASI berkualitas itu? Setidaknya ada 6 ciri ASI berkualitas, yakni:

1.Warna ASI putih kekuningan

Warna ASI yang berkualitas adalah yang berwarna kekuningan atau putih pucat. Hal ini bergantung juga dari berapa lama ibu telah menyusui. Jika warna ASI berubah, menjadi pink misalnya, bisa jadi ASI terkontaminasi oleh darah puting yang terluka. Ada baiknya segera konsultasikan ke dokter.

2.Baunya seperti susu sapi

ASI yang baik dan berkualitas biasanya berbau seperti susu sapi tetapi lebih lembut dan lebih manis. Jika bayi sering menyusu, maka itu adalah pertanda yang sangat baik. Biasanya bayi menyusui hingga 8-12 kali sehari.

Bahkan menurut ilmu yang saya dapatkan seputar pemberian ASI, ‘susuilah bayi semau bayi’ Yaps, biasanya saya menyusui bayi benar-benar sesuai keinginan sang bayi, karena bisa jadi akan ada bayi masuk pada masa ‘Growth Spurt’ dimana bayi menyusui jadi lebih sering dan pertumbuhannya akan jauh lebih melesat.

3.Rasa ASI berkualitas

ASI yang berkualitas memiliki rasa yang enak dan disukai oleh bayi. Penggambaran rasa ASI yang cukup populer adalah seperti “susu almond”. Bayi akan sering menyusui jika rasa ASInya mereka sukai dan rasa ASI setiap harinya juga bisa dipengaruhi oleh makanan yang dikonsumsi oleh ibu.

4.Grafik kenaikan berat badan bayi baik
Saat Aldebaran berusia 3 bulan, grafik pertumbuhan BB-nya terus meningkat dengan baik

Tanda ASI berkualitas lainnya biasanya bisa dilihat dari kenaikan berat badan bayi. Bayi yang mendapatkan ASI berkualitas biasanya memiliki kenaikan berat badan yang cukup signifikan setiap bulannya. Saya pun merasakannya, ketika menyusui bayi ekslusif diusia 6 bulan pertama, wow bayi saya montok-montok sekali, alhamdulillah.

5.Bayi tidur dengan nyenyak


Aldebaran saat bayi selalu tidur pulas setelah menyusui

Ciri lainnya mengenai ASI yang berkualitas bisa dilihat dari kualitas tidur bayi. Jika bayi tidur dengan nyenyak, bisa dikatakan bayi sudah mendapatkan ASI yang berkualitas, karena biasanya bayi yang sudah kenyang disusui akan tertidur dengan lebih pulas.

6.Bayi sering buang air kecil

Bayi yang mendapatkan ASI berkualitas bisa ditandai juga dengan volume buang air kecil (BAK) yang cukup sering. Biasanya hingga 6x sehari dengan urine yang berwarna kuning jernih.

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) ASI merupakan asupan nutrisi untuk Bayi, tidak bisa tergantikan oleh apapun. 

ASI memiliki kandungan nutrisi yang dibutuhkan oleh bayi sesuai dengan usianya, dan apa yang menjadi ASUPAN ibu menyusui menjadi penentu KUALITAS ASI yang dihasilkan.

Nah, mari kita garis bawahi ya, bahwa asupan ini sangat penting bagi ibu menyusui karena asupan nutrisi/makanan ibu menyusui lah yang menjadi penentu kualitas ASI yang dihasilkan untuk bayi.

Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, salah satu ciri ASI yang berkualitas adalah memiliki warna kekuningan atau putih pucat dan memiliki kandungan lemak yang cukup.


Jangan lupa untuk selalu makan makanan yang bergizi yaa bumil dan busui

Selain mengonsumsi makanan yang bergizi dan minum air putih cukup, sebaiknya ibu menyusui juga mengonsumsi suplemen bernutrisi yang lengkap agar ASI yang dihasilkan bernutrisi, berkualitas, dan bergizi lengkap. Karena ASI bernutrisi, untuk ibu dan bayi yang istimewa.

Tips Agar Lancar Menyusui dengan 3S

Berdasarkan pengalaman menyusui tiga bayi laki-laki, yakni Kifah, Aldebaran, dan Aksara. Dan ketiganya memberikan banyak sekali pengalaman yang saya dengan senang hati membagikannya melalui blog ini, agar para New Mom, TIDAK MENGULANGI KESALAHAN SAYA, agar proses menyusui menjadi sangat indah dan bahagia, dan tentunya ASI yang dihasilkan adalah ASI bernutrisi dan Asi berkualitas.

Saya menyingkatkan dengan 3S (Siapkan diri, Support System, Suplemen Bernutrisi dan Berkualitas). 

Berikut tipsnya yaa:

1.Siapkan Diri 

Education is the key. 

“Siapa yang gagal dalam merencakanan, berarti ia sedang merencanakan kegagalan” itu yang saya alami pada bayi saya yang pertama, jangan sampai terulang oleh New Mom yaa. Kuncinya adalah edukasi, berdayakan diri, cari informasi, ilmu, bahkan pelatihan dengan konselor laktasi/menyusui sebanyak-banyaknya. Karena jika tidak, akan sangat menyesal jika gagal memberikan ASI ekslusif.

2.Support System


Alhamdulillah, sampai saat ini, suami adalah support system terbaik, begitupun pada saat saya dalam masa menyusui. Tiga jagoan alhamdulillah tumbuh sehat hingga saat ini, terima kasih Pak Suami ❤️


Suami dan keluarga adalah support system yang paling utama. Suami adalah pendamping yang harus senantiasa mensupport, bahkan harus ikut belajar tentang ASI, bukan hanya ibunya. Menurut saya. SUKSES dan GAGAL-nya menyusui ini justru sangat besar dipengaruhi oleh dukungan suami dan keluarga terdekat lho.

Inget dulu deh ada tetangga yang gagal menyusui karena justru keluarga terdekatnya lah yang memutuskan untuk memberikan susu formula begitu saja, tanpa mensupport dan membantu perjuangan sang ibu. Hiks.

Bentuk Support System itu bagaimana?

Contohya, suami mendukung pemberian ASI ekslusif untuk bayi yaitu dengan cara memberikan kesempatan sebanyak-banyaknya bagi ibu menyusui untuk menyusui bayinya sesering mungkin. 

Membantu pekerjaan-pekerjaan ibu menyusui agar ia tak kelelahan dan tetap happy, memberikan dukungan moral seperti mengucapkan kata-kata terima kasih atau motivasi, “Makasih ya Bund, kamu udah memberikan ASI untuk bayi kita.” Dsb. 

Pokoknya dibikin happy deh, busui. Karena kebahagiaan adalah booster ASI yang efektif.

Bagi para ibu bekerja pun demikian, Support System harus diberikan oleh kantor atau perusahaan, seperti memberikan cuti melahirkan sesuai dengan Undang-Undang yang berlaku, menyiapkan ruang laktasi, dan membebaskan ibu menyusui untuk memerah ASI sesuai dengan kebutuhan, tidak menghalangi apalagi melarang.

3.Suplemen Bernutrisi dan Berkualitas




Berbekal pengalaman saya sebagai ibu menyusui, suplemen bernutrisi dan berkualitas juga sangat penting untuk dikonsumsi. Kenapa? Karena kadang kita pun tidak bisa memastikan apakah makanan dan minuman yang kita konsumsi sudah mengandung nutrisi penting untuk pertumbuhan bayi.

Baik itu untuk kehamilan pertama atau ketiga sama-sama penting. Tapi jujur saja, dikehamilan dan proses menyusui bayi ketiga ini saya memerlukan supelemen bernutrisi dan berkualitas jauh lebih banyak. Karena saya sudah cukup ‘sibuk’ merawat kakak-kakaknya, otomatis saya perlu menambah suplemen agar saya lebih sehat dan kandungan ASI saya tetap terjaga kualitasnya ditengah kesibukan saya di rumah.

Saya Merekomendasikan Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold untuk Para Busui



Saya rasa, produk Blackmores ini sudah sangat familiar dikalangan ibu hamil dan menyusui, bahkan setiap saya minta rekomendasi suplemen untuk bumil dan busui, pasti deh rata-rata jawabnya ‘Blackmores aja’ 



Memang iya sih, kalau saya baca-baca mengenai produk Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold ini, adalah suplemen dengan kandungan yang lengkap untuk ibu hamil dan menyusui karena mengandung 17 nutrisi essensial, sehingga bisa bantu penuhi nutrisi ibu agar dapat memberikan ASI BERNUTRISI untuk buah hati.

Kalbe Blackmores Nutrition meluncurkan produk terbarunya ini dalam rangka untuk membantu ibu hamil dan menyusui mendapatkan nutrisi yang cukup untuk mendukung kesehatan ibu dan bayi. 



Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold in mengandung 17 kandungan nutrisi essensial yang sangat baik terutama untuk 1000 hari pertama kehidupan bayi, yaitu:

Asam folat dan zat besi yang dapat membantu menjaga ibu dari resiko anemia, zat besi yang tidak menyebabkan konstipasi sehingga aman dan bantu ibu jaga energi supaya tidak mudah sakit. Kalsium untuk membantu pertumbuhan tulang dan gigi si kecil, serta mencegah osteoporosis pada ibu. 


Blackmores PBFG juga mengandung omega 3/DHA yang tidak berbau sehigga tidak menyebabkan mual saat dikonsumsi. Selain itu, untuk menunjang pertumbuhan otak dan mata buah hati, Omega 3/DHA penting dikonsumsi karena dapat mengubah vitamin, mineral, dan lemak menjadi lebih baik kadarnya. Serta Vitamin dan Mineral lainnya yang dibutuhkan oleh ibu menyusui.

Kelebihan Produk Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold



Dari sekian banyak suplemen untuk ibu hamil dan menyusui, saya memilih Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold karena memiliki keunggulan produk, yaitu:

1.Dosisnya disesuaikan berdasarkan kebutuhan ibu hamil dan menyusui di Indonesia (tidak berlebih)

2.Mengandung 17 nutrisi essensial yang sangat dibutuhkan pada saat hamil dan menyusui

3.Zat besi yang berasal dari besi fumarat yang tidak menyebabkan konstipasi

4.Dosis Kalsium dan DHA yang tinggi

5.Odourless fish oil, kaya akan DHA tanpa mengakibatkan mual karena tidak berbau ikan/amis

Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold baik diminum dua kali sehari, tersedia dalam ukuran isi 60 kapsul, 120 kapsul, dan 180 kapsul. Jangan lupa disimpan ditempat yang sejuk di bawah 30 derajat celcius, dan jauhkan dari paparan sinar matahari langsung ya.

Kalbe Blackmores Nutrition memperingati World Breastfeeding Week 2020




Dalam memperingati World Breastfeeding Week 2020 Kalbe Blackmores Nutrition mengajak para ibu untuk saling support atau memberikan dukungan melalui berbagai pengalaman saat menyusui dan menghadapi tantangan di masa menyusui. Blackmores pun melakukan edukasi seputar ASI dan Ibu menyusui di akun Instagram @blackmoresID

Tema yang diusung oleh Kalbe Blackmores kali ini adalah, ASI bernutrisi untuk ibu dan bayi yang istimewa.

Saya pun setuju, saling berbagi pengalaman dan saling suppport antar ibu hamil dan menyusui ini adalah salah satu kunci kesuksesan dalam pemberian ASI ekslusif.

Kalbe Blackmores Nutrition Bekerja Sama dengan Yayasan Bumi Sehat



Kalbe Blackmores Nutrition bekerja sama dengan Yayasan Bumi Sehat yakni organisasi Non-Profit yang berfokus pada akses layanan kesehatan berkualitas, dan higienis, serta mengupayakan kelahiran secara layak.

Kalbe Blackmores Nutrition bekerja sama dengan Yayasan Bumi Sehat sejak 2017, secara berkelanjutan membantu pemenuhan gizi ibu hamil dan menyusui melalui pembagian 12.000 botol Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold setiap tahunnya di Klinik Bumi Sehat yang tersebar di 3 kota yakni Denpasar, Aceh, dan Papua.

Tentang Kalbe Blackmores Nutrition



Kalbe Blackmores Nutrition (KBN) adalah perusahaan joint venture anatara PT Kalbe Farma Tbk dengan Blackmores Ltd Australia, yang merupakan perusahaan No.1 di Australia.

Kalbe Blackmores Nutrition memasarkan produk suplemen dengan merek Blackmores, yang merupakan merek suplemen terkemuka di Australia selama lebih dari 85 tahun.

Blackmores hadir di Indonesia untuk menyediakan solusi kesehatan alami bagi masyarakat Indonesia, lewat produk yang berbahan dasar alami, berkualitas tinggi, serta teruji klinis, guna meningkatkan kesehatan dan kesejateraan masyarakat Indonesia.


Bersama Kalbe Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold, ASI bernutrisi untuk ibu dan bayi yang istimewa.



Saya sepakat dengan tema yang diusung oleh Kalbe Blackmores, karena IDAI pun sudah mengeluarkan pernyataan bahwa kualitas ASI sangat bergantung dengan asupan makanan/nutrisi ibu menyusui.

Sebagai ibu, tentunya kita sepakat, apapun akan kita usahakan yang terbaik untuk buah hati kita, termasuk ketika saat dalam masa kehamilan hingga 1000 hari kehidupan pertamanya. Maka dari itu, asupan yang bernutrisi dan berkualitas juga harus kita upayakan agar ASI yang dihasilkan bernutrisi dan juga berkualitas. 



Maka dari itu, saya merekomendasikan Kalbe Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold untuk selalu dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui.
Informasi lebih mengenai Kalbe Blackmores bisa diakses melalui website Blackmores dan Instagram @blackmoresid 

Untuk membeli produk Kalbe Blackmores Pregnancy and Breast-Feeding Gold sangat mudah, kita bisa beli On Line di Official Store Kalbe Blackmores di Tokopedia, Lazada, Bli-Bli, dan Shopee. 

Produk Blackmores di Tokopedia

Yuk, semangat meng-ASI-hi baik bagi para ibu hamil dan ibu yang sedang menyusui. Jangan menyerah dan jangan lupa lakukan 3S! Agar sukses menyusui buah hati kita.

Punya pengalaman apa aja nih, Ma, ketika menyusui? Kutunggu sharingnya di kolom komentar yaa.



***

Sumber: parenting.orami.co.id, blackmores.co.id, kompas.com

Bagi seorang ibu rumah tangga dengan segudang aktivitas di rumah, kegiatan nonton film jadi sebuah relaksasi tersendiri, atau bahasa kerennya sih 'Me Time' atau saya sendiri membahasakannya 'Pit Stop'

Yes, Pit Stop dari segala kejenuhan rutinitas pekerjaan rumah dan mengasuh anak.

Kalau masih banyak yang mengira ibu rumah tangga kerjaannya gogoleran dan leyeh-leyeh doang di rumah, sering-seringlah baca berita dan penelitian, bahwa ibu rumah tangga rentan stres karena tumpukan pekerjaan, anak, juga tekanan ekonomi.

Supaya ibu rumah tangga lebih 'waras' maka dari itu nonton film adalah salah satu kegiatan yang menyenangkan. Baik itu nonton film Indonesia, nonton drama asia, nonton drama jepang, nonton drama korea, pokoknya macem-macem film dan drama.

Saya sendiri suka dengan genre film drama, drama komedi, dan film keluarga.

Film keluarga sering memberikan insight tersendiri bagi saya, terutama dalam komunikasi dalam rumah tangga dan pengasuhan anak.

Berikut 5 film keluarga yang saya pernah tonton hingga berderai air mata dan juga tertawa, hingga melihat ke dalam diri saya sendiri, bahwa jadi ibu itu tidaklah mudah.

1. The Parent Trap




Salah satu film kesukaan saya karena bergenre film keluarga berbalut komedi. Pemerannya adalah Lindsay Lohan lho waktu kecil, dan tayang pada tahun 1998.

Walaupun film ini cukup 'jadul' tapi saya gak pernah bosan untuk menonton film ini. Apalagi kisahnya tentang anak kembar yang lama terpisah karena perceraian orang tua mereka,  Annie dan Hallie yang tiba-tiba bertemu dan kaget, mereka memiliki wajah yang sama.

Setelah mereka mengetahui bahwa mereka adalah kembar identik yang terpisah, akhirnya mereka merencanakan untuk bertukar posisi, karena masing-masing sangat rindu dengan ayah dan ibu mereka selama ini.

Perpisahan atau perceraian memang banyak memberikan 'luka' bagi anak-anak, maka dari itu bagaimana agar masalah rumah tangga tidak berujung pada perceraian dan mengorbankan anak? Di film ini diceritakan bagaimana seharusnya orang tua bersikap.

2. Bad Moms




Wih, judulnya rada-rada gimana gitu ya. 

Eits jangan suudzon dulu ya, film ini saya nilai cukup bagus. Film yang tayang pada tahun 2016 ini dibintangi oleh Mila Kunis dan Kristen Bell.

Film ini sangat relate dengan dunia ibu saat ini. Amy (Mila Kunis) seorang ibu bekerja yang mencoba jadi ibu yang 'sempurna' dengan menyeimbangkan perannya di rumah dan di kantor, namun ia malah mendapati suaminya selingkuh karena suaminya merasa Amy tidak punya waktu dengannya.

Kemudian ada Kiki (Kristen Bell) seorang ibu rumah tangga yang memiliki suami layaknya bos, hanya memerintahnya menjaga anak dan megurus rumah tangga tanpa apresiasi  dan rasa terima kasih.

Ada pula tokoh Carla (Katrhyn Hahn) seorang single mom yang mencap dirinya sebagai Bad Moms karena ia sering mabuk dan menggoda pria di sekolah anaknya.

Dan banyak tokoh lainnya yang sangat 'relate' dengan dunia ibu yang seakan menuntut untuk sempurna, namun apa daya bahwa kesempurnaan itu memang khayalan belaka.

Akhirnya realitas lah yang harus kita kedepankan, bukan ego apalagi ambisi untuk menjadi ibu yang sempurna di mata orang lain.

3. Marley and Me




Film yang bergenre komedi ini dibintangi oleh Owen Wilson dan Jennifer Aniston, dan rilis pada tahun 2009 lalu.

Walaupun film ini menceritakan sosok Marley yakni seekor anjing yang dipelihara pasangan suami istri Owen Wilson dan Jennifer Aniston, namun sisi family dan parenting life difilm ini masih ada lho.

Mereka berdua adalah sepasang suami istri yang sibuk bekerja dan kesibukan mereka bertambah ketika mereka memiliki seorang anak.

Pada film ini saya melihat bahwa yang namanya ibu, walaupun merasa riweuh atau susah dengan satu anak, tapi tetep aja pengen nambah anak lagi, hehehe.

Ketika anak mereka makin banyak, sang Ibu, Jennifer Aniston memutuskan untuk resign dari pekerjaannya. Ia merasa aneh, di kantor ia selalu teringat anaknya, sementara di rumah ia selalu mengingat pekerjaannya.

Hal ini membuat ia lelah dan merasa ia hanya membutuhkan kebahagiaan dan dekat dengan anak-anaknya, untuk itu ia memutuskan untuk resign dan mencoba bekerja dari rumah.

Seorang ibu memang selalu memiliki keputusan yang berat antara karir dan keluarga, di film ini pun ditunjukan bahwa setiap keputusan memiliki konsekuensi masing-masing.

Tapi tetaplah tenang dan bahagia atas keputusan yang kita ambil, karena itulah yang akan menjadi semangat dan motivasi kita untuk menjalankan hari demi hari sebagai seorang ibu.

4. Wedding Dress




Film yang satu ini bukanlah film Hollywood, melainkan film dari Korea Selatan, dan rilis tahun 2010.

Film ini bercerita tentang seorang perancang gaun pengantin Seo- Go Woon yang memiliki seorang putri bernama Jang-So Ra.

So Ra adalah anak yang tertutup dan sulit bergaul, ia juga selalu merasa sendirian. Mungkin hal ini disebabkan karena ibunya yang pekerja keras sehingga tidak mudah memberikan perhatian penuh kepada So Ra.

Suatu ketika ibunya mendadak berubah, yang tadinya gila kerja sebagai perancang gaun pengantin, menjadi sangat dekat dan mengabulkan semua keinginan So Ra, hal ini tentunya membuat So Ra bingung.

Ternyata sang ibu divonis mengidap kanker lambung dan usianya tidak akan lama lagi. Berdasarkan hal itu, ia meyakinkan diri untuk menjadi ibu terbaik untuk So Ra disisa hidupnya yang singkat.

Penyakit sang ibu semakin parah, So Ra sangat sedih dan ia merasa bahwa selama ini ia sering berlaku kurang baik pada ibunya yang telah bekerja keras untuknya, So Ra meminta maaf dan berjanji akan menjadi anak yang baik.

Namun, usia sang ibu benar-benar tak lama, sang ibu meninggal dan menitipkan kenang-kenangan sebuah Wedding Dress untuk So Ra menikah kelak.

Tisu mana tisu, pokoknya sedih dan inspiratif banget film ini, apalagi tentang hubungan ibu dan anak, kena banget, wajib nonton.

5. Kim Ji Young, Born 1982




Satu lagi film asal Korea Selatan yang menurut saya sangat relate dengan kondisi kita para ibu rumah tangga, yakni Kim Ji Young.

Film yang dibintangi oleh Jung Yu Mi dan Gong Yo, dan rilis tahun 2019 lalu ini berhasil menguras dan mengaduk-aduk emosi penontonnya, termasuk saya.

Bagaimana tidak, keseluruhan karakter Kim Ji Young ini sangat mewakili perasaan para ibu rumah tangga yang kadang merasa useless, gak bermanfaat, gak berprestasi, ketinggalan jauh dari teman lainnya, karena seharian hanya berkutat di rumah.

Di film ini digambarkan bahwa Kim Ji Young ini mengalami depresi karena tidak memiliki wadah untuk mengekspresikan diri. Ia merasa bimbang, apakah harus bekerja kembali atau tidak agar ia merasa bergairah lagi dalam hidup. Sementara ia pun galau terhadap pengasuhan putrinya yang masih balita.

Kegamangan ini memang sedikit banyak mempengaruhi mental seorang ibu rumah tangga, bagaimana ia merasa 'iri' terhadap pencapaian yang diperoleh temannya. Sementara ia merasa jalan di tempat.

Support suami dan keluarga sangat penting, agar ibu rumah tangga tetap bisa bahagia dari dalam rumahnya.
Itu dia 5 film yang pernah saya tonton dan saya rekomendasikan untuk ditonton di rumah, karena memang jalan ceritanya bagus, ringan, tapi sarat makna dan banyak hal yang bisa kita renungkan, terutama ketika menjadi seorang ibu.

Kalau dulu, saya lebih suka film Hollywood, tapi sekarang saya pun suka dengan drama Asia.

Wedding Dress dan Kim Ji Young ini salah satu drama Asia asal Korea Selatan yang menarik perhatian.

Agar saya bisa nonton terus drama Asia terutama dari Korea Selatan, saya berlangganan aplikasi VIU.



Aplikasi VIU ini adalah rekomendasi dari seorang teman ketika drama Korea The World of Married Couple sedang hits. Langsung deh saya download VIU.

Karena awalnya nonton di VIU, kemudian merasa nyaman streaming viu dan gak mau terganggu oleh iklan, akhirnya saya berlangganan VIU Premium. 



Bayarnya mudah, pakai GoPay aja. Karena saldo GoPay paling mudah di Top Up dan biasanya selalu ready, karena beberapa pekerjaan saya pun menggunakan transaksi via GoPay. Beli aplikasi di Google Play lebih murah pakai GoPay karena ga perlu ribet keluar rumah ngeluarin biaya ongkos atau pun jajan anak-anak, mwahahah.




Mayan lah cuma 15 ribu

Menurut saya, aplikasi VIU ini bagus, tampilannya sederhana tapi menunya sangat mudah diakses, selain itu banyak film-film bagus yang sangat layak ditonton untuk hiburan bagi kita Ibu Rumah Tangga, mwahahah.

Inget yaa, Ibu Rumah Tangga juga berhak atas 'Pit Stop' alias waktu untuk beristirahat dari sekian banyak rutinitas harian.

Menurut saya, aplikasi Viu  ini sangat bagus untuk didownload sebagai media hiburan di rumah.

Bagaimana cara mengaktifkan GoPay sebagai salah satu cara pembayaran di Google Play?

1. Masuk ke Google Play dan pilih menu 'Metode Pembayaran" 




2. Pilih 'Tambahkan GoPay' sebagai metode pembayaran




3. Klik 'Lanjut'




4. Masukkan PIN GoPay atau Pasang PIN GoPay jika belum terpasang




5. Yeay! GoPay kamu sudah terpasang





Jika ingin menghapus metode Pembayaran GoPay di Google Play caranya adalah:




1. Masuk ke menu 'Pengaturan GoPay' pada aplikasi GoJek

2. Pilih 'Aplikasi Tersambung ke GoPay'

3. Pilih 'Hapus'

4. Pilih 'Iya, hapus' untuk konfirmasi hapus akses GoPay di Google Play.




Jika belum bisa menghubungkan GoPay untuk beli aplikasi di Google Play coba cek dulu ya apakah fitur GoPay di aplikasi GoJek kamu sudah diupdate atau belum.

Duh, karena mudahnya pakai GoPay, tinggal klik aja, saya bisa jadi langganan aplikasi di Google Play nin, termasuk buat streaming drama Korea, Jepang, dll.
Mudah ya pakai GoPay buat langganan VIU?

Udah gitu, kemarin saya cuma bayar 15 ribu rupiah saja, dapat layanan bebas iklan dan download juga, lumayan banget kan ga ganggu uang belanja lah Lima belas rebu sebulan mah, wkwkwkw.

Supaya bisa lebih hemat kamu bisa langganan VIU. Sekarang bisa pakai GoPay loh! Nah, nikmati promo VIU pakai GoPay di Google Play MIDNIGHT SALE  yang bakal nemenin kamu begadang dan kasih kamu cashback 100% untuk semua pengguna GoPay selama 22 Juli - 2 Agustus 2020. Klik di link ini yaa.

Promo lainnya ada di link ini.

Film mana yang pernah kamu tonton? Apa belum semua? Kalau mau nonton drama Asia terbaik, cobain aja download VIU dan bayar langganan pakai GoPay, murah murince dan bikin kita bahagia, Mak! 


Selamat Mencoba yaaaa 😉