Copyright by tettytanoyo. Powered by Blogger.

Featured Slider

Polytron Siap Membantu Kita Menjadi Ibu Minimalis, Bersama Tiara Pot Pro dan Rice Cooker Donabe

 

review Tiarapot Pro dan Rice Cooker Donabe by polytron


“Tugas rumah tangga apa yang paling berat dikerjakan?” Tanya Pak Suami kepada saya, kala itu.

“Masak!” Spontan saya menjawab.

“Kenapa?” Pak Suami penasaran.

“Karena, membeli, mengolah, dan menghidangkannya butuh waktu yang bikin aku lelah, beib.”

 

Entah kenapa, memasak malah menjadi pekerjaan terberat bagi saya. Dibanding mengurus atau mengasuh anak, saya lebih memilih Lelah mengasuh anak, dibanding lelah memasak di dapur. Masak itu perlu persiapan, proses memasaknya, dan setelahnya (mengidangkan dan mencuci perabotan memasak itu bener-bener menyita waktu dan tenaga).

 

Aneh, ya? Padahal, banyak ibu lainnya yang justru hobi memasak dan berkreasi di dapur, namun apa daya? Saya mungkin bukan yang hobi memasak, ya sebatas bisa menyajikan makanan sehari-hari yang sangat sederhana, itu pan kadang-kadang, ketika semuanya memungkinkan.


5 Cara Agar Rumah Selalu Rapi Bersama Anak-anak

 

5 Cara Agar Rumah Selalu Rapi Bersama Anak-anak


"Rumah selalu rapi setiap hari? mana bisa, kan ada anak-anak?"


Begitulah pasti pertanyaan kebanyakan orang-orang, ada anak kecil di rumah, sudah pasti rumah bakal berantakan seperti kapal pecah.

"Kok, bisa, rumahnya rapi walau ada anak?" Seseorang pernah bilang begitu ke saya.


Ehem, ehem, langsung GR sih, sebenernya, hehehe. 


*Makasih, lho, sama yang udah bilang gitu ke saya, semoga tambah lancar rezekinya, amiiin.


Kembali ke pertanyaan di atas, emang beneran rumah bisa rapi walau ada anak-anak? Sebenernya ya kembali ke standar kerapihan itu sendiri. Saya sendiri merasa kalau saya ini orang yang cukup messy, ga raffi-raffi amad, kok.


Cerita Aldebaran dan Aksara Part 2 Beli Lamborgini

 

Halo Assalamu'alaikum, kembali lagi ke Cerita Aldebaran dan Aksara Part 2, kemarin sudah ada Part 1 di sini, yaa. Seperti biasa, tujuan postingan ini adalah untuk mengabadikan tingkah laku anak-anak yang absurd dan bikin ketawa.


Ahaha, ini dia!


11. Telor Ceplok


Aksara lagi demam.

Al: "Ummi, asik, nih, Aksara badannya lagi panas."

Ummi: "Lah, kok, asik?"

Al: "Aku bisa nyeplok telor di jidatnya Aksa."

Ummi: "Astagfirullah, Aaaaalllll."



12. Lamborgini


Al: "Ummi, aku mau beli Lamborgini."

Ummi: "Oh, iya, amiin."

Aksa: "Aku juga mau beli mobil, ah."

Ummi: "Mobil apa?"

Aksa: "Lamborgitu."


ASUS Luncurkan Zenbook 14x OLED SPACE EDITION, Laptop Futuristik yang Bisa dibawa ke Luar Angkasa!

laptop ASUS Luncurkan Zenbook 14x OLED SPACE EDITION


Halo! Assalamu’alaikum teman-teman online-ku semua. Semoga sehat, Bahagia selalu dan banyak rezekinya, yaa. Amiin.


Di postingan kali ini, saya akan sharing seputar teknologi kembali. Tentunya, teknologi kekinian dan terbaru, untuk membantu proses kreatif kamu di rumah, dan juga menambah produktivitas pekerjaan-pekerjaan yang sedang kamu jalani.


Kamis, 15 September 2022 kemarin, ASUS meluncurkan kembali series laptop terbarunya, yang full of innovation and inspiration for us, yaitu ASUS Zenbook 14x OLED SPACE EDITION. Bagian paling kerennya adalah, laptop ini bisa dibawa ke luar angkasa oleh Astronot!


Cerita Aldebaran dan Aksara #Part1 Aku Mau Menggelinding

 



Assalamu'alaikum teman-teman on line-ku!


Jikalau dulu, saya suka menulis tentang Pertanyaan Kifah di blog ini, kira-kira waktu itu usia Kifah 4-6 tahun, kali ini giliran adiknya Aldebaran dan Aksara yang kadang punya pertanyaan, celetukan, atau argumen yang suka membuat saya tertawa terpingkal-pingkal, hingga bingung dan akward mendengarnya.


Tadinya, saya hanya menulis ini di Instagram. Namun. kemarin, gak sengaja, Kifah membaca celotehan dan pertanyaan dia diwaktu kecil, dan dia ketawa sampai nangis-nangis. Lebih tepatnya ya menertawakan dirinya sendiri, wkwkwk. Dia merasa aneh banget, kenapa waktu kecil dia bisa se-absurd itu.


Baca juga: Pertanyaan Kifah


Maka dari itu, saya juga ga mau kehilangan dan melupakan moment bersama anak-anak. Karena tulisan ini, saya buat memang untuk mengenang hal-hal remeh di waktu mereka kecil, yang sangat lucu, unik, absurd, dan membuat saya tertawa (disela-sela lelah mengurus dan merawat mereka, anggap saja ini hiburan).


Whatsapp Group antara Kebutuhan dan Pendidikan Karakter Anak #Opini



Halo! Assalamu'alaikum


Annyeong, yeorobun!

Bagaimana kabarnya teman-teman on line-ku? Mudah-mudahan kabarnya baik di hari Selasa ini. Jujur sekali, semenjak tahun ajaran baru dimulai, dengan dua anak bersekolah dasar, saya merasa sangat lelah dan over load informasi.


Karena apa? Karena Whatsapp Group bertambah lagi dua buah (Handphone semakin lambat, sering hang, dan mulai memanas, hahaha).


Setiap kelas, pasti memiliki dua grup. Satu grup bersama sekolah dan wali kelas, satu lagi grup yang berisi wali murid saja. Sejak tahun ajaran baru, otomatis ada dua Whatsapp Group sekolah, dua milik kelasnya Kifah dan dua lagi milik kelas Aldebaran.


Dengan dua grup memiliki logo yang sama (logo sekolah) kadang saya merasa 'pusing' membacanya, entah kadang tugas yang ada di grup kakak, malah saya lakukan untuk adik, atau pun sebaliknya. Ke-hectic-an ini benar-benar membuat saya lelah, notif yang terus menerus, pemberitahuan penyimpanan handphone yang penuh, membuat saya putar otak untuk menghapus berbagai aplikasi, foto, file, dll. Fiuhh.


Adakah yang merasakan yang sama dengan saya?