Copyright by tettytanoyo. Powered by Blogger.

#Uninstallkhawatir Dengan Fitur Terbaru dari GOJEK. Kamu Sudah Tahu?


Semenjak kemunculan GOJEK sebagai ojek berbasis online di Indonesia, jujur sebagai perempuan dan ibu rumah tangga saya sangat terbantu. Sebelumnya saya terbiasa naik motor sendiri, karena rumah ada di pinggiran kota alias di tengah kampung. ~ Nasib.

Nah, GOJEK bisa membantu meringankan beban saya untuk pergi dari satu tempat ke tempat lain untuk ke pasar atau ke sekolah, misalnya. Terkadang mengendarai motor sendiri itu repot karena harus cari parkiran dan "geser-geser" motor. Apalagi saya termasuk ke dalam komunitas emak-emak lemah, enggak bisa pakai standar dua motor, wkwkwkwk.

Selain GO-RIDE, tentunya saya juga terbantu dengan kehadiran GO-CAR dan juga GO-FOOD.

GOJEK penyelamat Emak-emak

Pernah saya sakit, anak-anak juga sakit. Mau minum obat enggak ada makanan. Mau jalan keluar, sudah enggak kuat. Nah, untung saat itu, ada GO-FOOD buat order makanan sehingga akhirnya saya dan anak-anak bisa makan kemudian minum obat.

GO-CAR pun sama menolongnya. Kalau saya mau pergi sama anak-anak, otomatis udah enggak akan bisa menggunakan motor, karena anak saya tiga dan masih kecil semua. Kasihan juga kalau harus panas-panasan naik motor. Alhamdulillah, ada GO-CAR bikin saya tenang. Mau mengajak anak jalan-jalan gak takut kehujanan dan kepanasan.


Namun, ada satu hal yang kadang membuat saya khawatir ketika naik GO-RIDE atau GO-CAR, yaitu tindak kejahatan yang terkadang bisa saja terjadi di jalan, misalnya, begal atau perampokan, serta pencurian ataupun kecelakaan. 

Pernah loh saya order GO-CAR waktu pulang dari Kuala Lumpur bareng Ibu Mertua. Bis Damri Bandara-Cibinong yang kami tumpangi dari Bandara Soekarno-Hatta tiba jam 12 malam di Cibinong City Mall.

Hati sudah dagdigdug saja. Takut sudah enggak ada GO-CAR. Untung saja akhirnya masih ada driver yang mau pick-up. Dan memang ketika saya ngobrol dengan driver-nya, ia sering mendapatkan penumpang macam saya, yang datang dari Bandara untuk menuju ke rumah pada waktu tengah malam.

Tapi, masalahnya rumah saya enggak di dalam kota. Jalannya sepi. Jujur, memang mengerikan situasinya. Di jalan biasanya saya terus berdoa agar tidak terjadi tindak kejahatan seperti di atas dan mengabari suami mengenai posisi saya selama dalam perjalanan.

Nah, di titik ini, ternyata GOJEK enggak tinggal diam mengatasi fenomena "takut kenapa-kenapa", yang terkadang memang sering kita alami di perjalanan. Bagaimana caranya? Lewat fitur-fitur baru mereka. Yuk, simak penjelasannya di bawah ini: 

Fitur Baru "Tombol Darurat"

Sudah update aplikasi GOJEK terbaru belum? Kalau belum, coba update deh. Di aplikasi GOJEK sekarang, ada fitur terbaru yang bernama "Tombol Darurat".



Tombol ini bisa diakses pada layanan GO-CAR di seluruh Indonesia. Fitur tombol darurat ini memungkinkan kita mendapatkan pertolongan jika (amit-amit) sedang dalam kondisi darurat, buruk, dan mengancam keselamatan.

Tombol darurat tersebut akan tekoneksi dengan Unit Darurat GOJEK 24/7 yang akan sigap apabila ada penumpang GO-CAR yang menekan tombol Panggil Bantuan Darurat ini.

Saya berharap ke depannya, tombol darurat ini juga ada di GO-RIDE juga. Supaya makin aman dan nyaman menikmati layanan transportasi dari GOJEK ini, tapi saya juga berharap semoga kia gak pernah pake fitur ini ya.

Fitur "Bagikan Perjalanan"

Selain adanya tombol darurat, fitur baru lainnya adalah "Bagikan Perjalanan", yang mana akan membuat kita sebagai penumpang GOJEK, bisa memberikan tautan kepada keluarga, suami, atau teman melalui whatsapp, Line, SMS atau aplikasi bertukar pesan lainnya.

fitur bagikan perjalanan

Tautan yang kita bagikan akan berisi apa saja sih? Pertama ada titik pick-up dan drop-off, informasi pengendara secara detail (Nama, Nomor dan Jenis kendaraan, dan nomor pemesanan), serta live location. Kita akan merasa aman karena perjalanan kita dipantau oleh keluarga terdekat.

Perjalanan kita bisa dibagikan via whatsapp, line, dll.

Jadi ingat, ketika pulang tengah malam dari bandara itu, saya terus-terusan mengabarkan Abbiy lewat Whatsapp mengenai lokasi saya. Ya, jujur sih, ribet juga saat itu karena capek dan mengantuk. Nah, kayanya dengan adanya fitur Bagikan Perjalanan ini akan mengatasi kekhawatiran kita mengenai hal tersebut. 

Driver Jempolan


Kemarin saya baru aja naik GO-CAR bareng Aldebaran dan Mbak Lia bersama anak-anaknya. Kebayang dong hebohnya mobil bareng dua ibu, dua balita dan satu anak usia SD. Apalagi sambil membawa ransel dan balon. Saat ingin naik saja ribet karena anak-anak harus digendong dulu, masukin barang-barang ke dalam mobil, baru deh emaknya masuk dan tutup pintu.

Sebenernya, saat kondisi tersebut, saya merasa tidak enak sama pak driver GO-CAR. Tapi, Alhamdulillah, pak driver enggak memasang wajah kecut. hehe. Bapaknya tetap bertanya dengan ramah mengenai tujuan perjalanan saya. Alhamdulillah, makasih ya, pak atas pengertiannya. Emang Driver Jempolan, deh! 

Ternyata sejak awal perekrutan, GOJEK melakukannya secara ketat. GOJEK juga memberikan modul pelatihan yang berisi informasi tentang tata cara menggunakan aplikasi pengarah jalan, cara merawat kendaraan, patuh terhadap rambu lalu lintas, dan cara memberikan pelayanan prima bagi penumpang.

GOJEK juga bekerja sama dengan Rifat Drive Labs dalam menyelenggarakan pelatihan bagi para driver. Program ini merupakan hasil inisiasi Duta Keselamatan Berkendara Rifat Sungkar. Dalam waktu 4 tahun terakhir, lebih dari 300 ribu mitra pengendara GOJEK di 20 Kota di Indonesia sudah bergabung dalam program ini.

Program ini masih berjalan dengan 10 ribu driver setiap bulannya. Adapun materi pelatihan RDL GOJEK terdiri dari: pengetahuan tentang tanggung jawab, kesabaran, dan empati, defensive riding, keselamatan berkendara, pre trip inspection, dan sesi Praktek

GOJEK juga memberikan edukasi driver melalui #Trikngetrip yaitu sebuah program edukasi yang menyampaikan pesan dengan cara yang menyenangkan bagi para driver dalam memberikan pelayanan terbaik dan tips dalam berkendara.

Selain itu, ada pula serangkaian workshop dalam upaya meningkatkan keterampilan driver melalui Bengkel Belajar Mitra. Program ini dilakukan di berbagai kota di Indonesia dengan mengundang para pakar dan profesional dibidangnya untuk memberi pembekalan kepada driver GOJEK dalam meningkatkan pelayanan dan mengasah pengetahuan dibidang lainnya.


Dan bagi mitra yang telah memberikan pelayanan super dan memiliki kontribusi lebih di masyarakat, GOJEK akan memberikan penghargaan sebagai Driver Jempolan.

Penghargaan ini diharapkan akan memotivasi para driver agar terus memberikan pelayanan terbaik bagi para pelanggan setia GOJEK di seluruh Indonesia. 

Penghargaan Driver Jempolan ini akan ditandai dengan diberikannya sebuah pin yang akan ditempel pada jaket GOJEK mereka.

Asuransi GO-RIDE

GOJEK memberikan informasi kepada para penumpang GO-RIDE untuk memastikan kenyamanan dan keamanan saat perjalanan. GOJEK bekerja sama dengan platform asuransi digital dalam memberikan asuransi penumpang GO-RIDE yang akan otomatis aktif dari waktu penjemputan hingga tiba di tujuan dan berlaku se-Indonesia,

Jika terjadi kecelakaan atau pencurian saat di perjalanan maka kita bisa memanfaatkan perlindungan asuransi ini.

Memang sih, terkadang cukup mengerikan karena sekarang rawan kejadian yang membuat kita khawatir ketika dalam perjalanan.

Nah, dengan tambahan fitur keamanan GOJEK yang membuat kita para penumpang lebih aman dan nyaman berkendara, jadi makin yakin kalau GOJEK memang mengedepankan kualitas dan pelayanan prima bagi para pelanggannya.

Saatnya #UninstallKhawatir ketika berkendara di jalan raya bersama fitur baru GOJEK. Ayo, buruan update aplikasi GOJEK terbaru, biar kamu bisa menikmati fitur-fitur keren di atas. 

Nah, menurut kamu, fitur mana yang paling kamu suka dan sangat membantu buat kamu ketika sedang ada di perjalanan. 

Udah waktunya pakai GOJEK!

Sharing yuk, di kolom komentar :D

Waspadai Terkena Hipoglikemia Saat Berpuasa. Kenali Gejalanya Berikut Ini


Alhamdulillah, kurang dari satu bulan lagi kita akan menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Bagi kita yang memilki kesehatan yang cukup prima, bulan suci Ramadan tentunya akan sangat kita manfaatkan untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Senang sekali rasanya, Jum’at 26 April 2019 kemarin, saya menghadiri talkshow mengenai “Kontrol Gula Darah, Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Tetap Nyaman Jalani Ibadah Puasa Tanpa Hipoglekimia” yang bertempat di Hotel Doubletree Jakarta.

Tentunya, bagi kita yang sehat untuk menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan. Selain mendapatkan pahala, puasa juga menyehatkan badan. 

Lalu, bagaimana dengan orang yang sakit? Khususnya bagi penderita Diabetes Melitus Tipe 2 (DMT2)? Apakah boleh melakukan ibadah puasa di bulan Ramadan? Karena berdasarkan data, pasien DMT2 beresiko terkena Hipoglekimia 7,5 kali lipat sepanjang bulan Ramadan.

Jawabannya adalah boleh asalkan dengan beberapa catatan tertentu, yaitu:

1. Sudah mampu mengatur kadar gula dalam darah sebelum melaksanakan ibadah puasa di bulan suci Ramadan.

2.Memiliki pola hidup sehat, makan makanan yang baik dan benar serta bergizi sesuai dengan kebutuhan harian tubuh.

3. Sudah berkonsultasi kepada dokter pribadi tentang penggunaan obat-obatan di bulan puasa nanti.

Mengapa pasien DMT2 harus mempersiapkan segala sesuatunya sebelum berpuasa di bulan Ramadan?

Karena pasien DMT2 sangat rawan terkena Hipoglikemia saat berpuasa. Hipoglikemia adalah gangguan kesehatan yang terjadi ketika kadar gula dalam darah berada di bawah normal, yaitu kurang dari 70 mg/dL.

Apa saja gejala Hipoglikemia?

1. Jantung berdebar
2. Gemetar
3. Kelaparan
4. Keringat dingin
5. Cemas
6. Lemas
7. Sulit berkonsentrasi dan mengontrol emosi
8. Kebingungan

Pada tahap yang lebih berat, pasien akan kehilangan kesadaran atau pingsan, kejang, bahkan berujung pada kematian, jika kadar gula dalam darah mencapai 50 mg/dL.

Menurut hasil studi EPIDAR pada tahun 2001 di 13 negara dengan populasi muslim yang besar, dengan sampel sebanyak 12.914 orang menunjukkan setidaknya  79% dari sampel tersebut, menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadan.


Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, SpPD-KEMD

Prof.Dr.dr. Ketut Suastika, SpPD-KEMD (Ketua Umum Perkumpulan Endokrinologi Indonesia atau PERKENI) mengatakan bahwa, “Selama Ramadan, sering terjadi peningkatan insiden Hipoglikemia yang signifikan pada pasien DMT2. Hal ini dikarenakan pasien DMT2 mengalami kekurangan zat gula dari makanan yang dicerna dan diserap, sehingga kadar gula dalam tubuh menurun secara drastis. Oleh karena itu, sebelum menjalani ibadah puasa, penting bagi pasien DMT2 untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan rekomendasi manajemen puasa yang tepat dan meminimalisir risiko Hipoglikemia.”


Kiri ke kanan, dr.Suria Nataatmadja, Prof. Dr.dr Ketut Suastika, SpPD-KEMD, Mas Ossy, Mbak MC

Dr. Suria Nataatmadja, selaku Medical Affair Director Merck Sharp & Dohme (MSD) Indonesia juga mengatakan, “Tidak sedikit pasien DMT2 yang antusias menyambu bulan suci Ramadan dan bertekad menjalankan ibadah puasa. Berdasarkan survei yang diadakan oleh MSD, 73% Dokter setuju bahwa faktor budaya seperti puasa mempengaruhi kendali kadar gula pasien DMT2. Melihat hal ini, MSD berkomitmen mendukung kelancaran ibadah puasa pasien DMT2 dengan melakukan serangkaian edukasi melalui media dan blogger. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap resiko Hipoglikemia dan upaya untuk mengatasinya.”

FYI: MSD adalah salah satu perusahaan biofarmasi global yang sudah berdiri lebih dari seratus tahun, yang telah menemukan penemuan untuk kehidupan (inventing for life), menghadirkan obat-obatan dan vaksin untuk berbagai penyakit paling menantang di dunia. Sampai saat ini MSD pun telah bekerja sama dengan mitra dan beroperasi di lebih dari 140 negara untuk memberikan solusi kesehatan yang inovatif.

Sebenernya bukan hanya penderita diabetes saja yang bisa terkena Hipoglikemia, beberapa orang juga beresiko, seperti:

1. Usia lanjut (faktor usia)
2. Pasien penyakit ginjal
3. Mengalami Malnutrisi
4. Pasien penyakit pembuluh darah kronik
5. Pasien kelainan saraf tepi
6. Pasien penyakit hati
7. Kebiasaan makan tidak teratur atau melakukan program diet yang salah
8. Perubahan aktivitas fisik
9. Mengkonsumsi alkohol berat

Bagaimana Mengelola Diabetes Saat Puasa?

Pertama, waspadai Hipoglikemia yaitu kadar gula darah rendah dalam darah dibawah kadar normal yaitu 70 mg/dL. Gejalanya berupa berkeringat, pusing, kebingungan, cemas, lekas marah atau mood swing. 

Berhati-hati pula Hiperglikemia atau kadar gula darah tinggi, lebih dari 300 mg/dL. Hal ini bisa terjadi karena teralu banyak asupan gula, atau pengurangan dosis berlebihan obat diabetes. Gejalanya adalah penurunan berat badan, peingkatan rasa haus dan sering buang air kecil.

Kedua, hati-hati dehidrasi, yaitu kekurangan cairan tubuh yang berlebihan yang disebabkan kurangnya asupan cairan. Gejala dehidrasi berupa haus, mulut kering, kram otot dan jantung berdebar.

Ketiga, waspadai Trombosis atau pembekuan darah dalam pembuluh darah vena, dapat terjadi dengan dehirasi. Gejalanya berupa nyeri bengkak, dan kemerahan di lokasi bekuan darah, sakit berat, atau kulit hangat di daerah yang terkena seperti anggota tubuh bagian bawah.

Keempat, menerapkan pola makan sehat. Pola makan sehat sangat penting untuk mengendalikan kadar gula dalam darah. Menurut Sandra Mikhail, Ahli Diet dari Swiss. Jika pasien DMT2 ingin berpuasa di bulan Ramadan, sebaiknya memilih makanan yang melepaskan energi secara lambat dalam porsi sedang saat sebelum matahari terbit atau setelah matahari terbenam.


Menerapkan pola makan yang sehat

Makanan tersebut bisa berupa biji-bijian, beras merah, produk segar, produk susu rendah lemak dan kacang-kacangan.

Kelima, saat sahur makanlah makanan yang melepaskan energi secara lambat seperti roti coklat atau kacang-kacangan. Saat buka puasa, makan buah-buahan diikuti karbohidrat kerja lambat seperti beras merah, oats, dan sayuran. Hindari makanan tinggi lemak jenuh, dan tingkatkan asupan cairan selama tidak berpuasa.

Bagaimana Pertolongan Pertama Pada Penderita Hipoglikemia?

Jika ketika sedang berpuasa tiba-tiba kita atau keluarga kita menunjukkan gejala Hipoglikemia, maka pertolongan pertama yang harus dilakukan adalah:

1. Jika masih sadar dan bisa makan, maka segera berikan karbohidrat seperti nasi, roti, air gula, jus, dsb.

2. Bagi mereka yang sadar tapi tidak bisa makan atau minum, atau tidak sadarkan diri. Segera bawa ke pusat layanan kesehatan agar secepatnya diberikan cairan Dextrose 40% intravena.

Jadi, sampai di sini, dapat kita ketahui bersama, bahwa penderita DMT2 sangat beresiko mengalami  Hipoglikemia atau kadar gula yang rendah ketika menjalankan ibadah puasa. Maka dari itu, persiapan dan konsultasi ke dokter sangat diperlukan.

Diabetes Tak Hanya Menyerang Orang Tua, Kaum Muda pun Kini Harus Berhati-hati.


Mas Ossy (paling kanan) yang merupakan pasien diabetes

Pada saat talkshow kemarin, bukan hanya para expert (Dokter) yang bicara dan berbagi ilmu, seorang penderita diabetes (DMT1) yaitu Machrosin atau akrab disapa Mas Ossy, juga sharing pengalaman.

Alangkah terkejutnya, ketika usianya menginjak 25 tahun, ia divonis mengalami diabetes melitus tipe1. Ketika melakukan medical check up, kadar gula dalam darah Mas Ossy mencapai 600 mg/dL.

Dunia terasa runtuh baginya, ketika ia divonis menderita Diabetes pada tahun 2015 silam. Dan takdir ini tentunya menjadi pelajaran berharga bagi Mas Ossy.

“Ternyata, Diabetes itu bisa menyerang siapa saja, gak melihat faktor usia. Buktinya saya, di usia muda pun terkena Diabetes.” Ungkap Mas Ossy yang sehari-harinya bekerja sebagai karyawan swasta di Jakarta ini.

“Kalau bisa, gaya hidup kita, sebagai kaum muda, harus diubah. Jangan kebanyakan makan sambil pegang gadget, makan junk food atau camilan, gak pernah olah raga.  Gaya hidup harus lebih sehat dan benar jika kalian nggak mau menderita Diabetes seperti saya, gak enak loh jadi pasien Diabetes.” Ungkapnya lagi.


Berolah raga merupakan salah satu bentuk pencegahan penyakit diabetes

Yaps, memang benar. Saya pun menyadari bahwa gaya hidup kita di zaman sekarang mempercepat terjadinya penyakit Diabetes bahkan diusia yang relatif muda. Dan jika sudah terkena Diabetes, maka penyakit ini hanya bisa dikendalikan saja, tapi tidak bisa disembuhkan.

Selain karena faktor genetika (DMT1) dan gaya hidup (DMT2), diabetes juga bisa dikarenakan adanya tumor yang tumbuh pada sel beta pankreas yang memicu produksi insulin lebih banyak atau Insulinoma. Sehingga penanganannya adalah dengan melakukan tindakan operasi untuk mengambil tumor tersebut.

Bagaimana Kita Mencegah Penyakit Diabetes, terutama di Usia Muda?

Pertama, selain pola hidup yang benar dan sehat, seperti yang Mas Ossy bilang tadi, kita pun harus sering mengecek kadar gula dalam darah kita. Normalnya adalah 80mg/dL-100mg/dL dan tidak boleh melebihi 140 mg/dL jika kita check up setelah mengkonsumsi makanan.

Kedua, rajin-rajinlah mengukur lingkar perut kita. Normalnya, perempuan harus memiliki lingkar perut tidak lebih dari 80cm. Sedangkan untuk pria, tidak boleh melebihi 90cm. Jika sudah melebihi, maka harus waspada dan segera mengubah pola makan dan pola hidup.


Jangan lupa, rajin-rajin ukur lingkar perut juga ya

Begitupun terhadap anak, Prof. Suastika juga menyarankan agar anak tidak terlalu gemuk. Usahakan berat badannya normal saja, tidak sampai gemuk. Karena khawatir itu akan menjadi cikal bakal penyakit Diabetes.

Baca juga: Ayo Hidup Sebat Bebas Diabetes! 

Seru banget bicara soal diabetes ini, karena sebagai ibu dan juga masih berusia cukup muda, saya harus bisa lebih berhati-hati dalam mengkonsumsi makanan dan juga harus makin rajin olahraganya.

Selamat menyambut bulan suci Ramadan dengan penuh suka cita, mudah-mudahan kita semua diberikan kesehatan dan dipanjangkan umur hingga bulan penuh kemenangan nanti tiba.

Amin yaa robbal 'alamiin.

Punya cerita atau pengalaman tentang Hipoglekimia juga? Boleh dong share di kolom komentar.



Disiplin Nabung 500 Ribu Per Bulan, Tahun Depan Kamu Bisa Jalan-jalan Ke Labuan Bajo!


Bentang alam Indonesia memang begitu menakjubkan. Laut, gunung, savana, hutan, cagar alam dan budaya, juga keanekaragaman hayati dan hewani di Indonesia tak akan pernah habis untuk kita eksplorasi.

Sebagai warga negara Indonesia yang lahir di tanah Jawa Barat, tentunya saya sangat ingin menginjakan kaki ini ke berbagai daerah yang ada di Indonesia dari Sabang sampai Merauke.

Melihat bagaimana Indonesia dilukis oleh sang Maha Pencipta dengan begitu Indahnya.

Beberapa tahun ke belakang, tren traveling atau jalan-jalannya orang Indonesia, adalah mengeksplorasi wilayah Indonesia yang kurang terjamah atau terekspos oleh publik.

Selain ingin menikmati alam Indonesia yang masih "perawan", sebagai anak sosmed alias sosial media addict, eksistensi kita di media sosial dengan mengunggah foto di tempat yang jarang dikunjungi oleh orang lain juga memberikan "nilai jual" yang lebih di mata para netizen dunia maya.

Salah satu tempat yang menjadi destinasi para traveler adalah wilayah Indonesia Timur.


Alamnya yang masih asri, budaya yang masih tradisional, dan suasana kearifan lokal yang jarang ditemui di kota-kota besar, menggugah hati para wisatawan untuk berkunjung ke Wilayah Indonesia Timur, salah satunya adalah Labuan Bajo.

Labuan Bajo adalah sebuah desa yang terletak di provinsi Nusa Tenggara Timur, Kabupaten Manggarai Barat, Kecamatan Komodo. 

Dulu Labuan Bajo adalah sebuah desa/kelurahan yang merupakan ibukota kecamatan komodo. Namun sekarang sudah dikembangkan menjadi Kota Labuan Bajo.

Labuan Bajo terletak di ujung barat Flores yang merupakan kota strategis sebagai pusat pemerintahan, perdagangan, pendidikan, dan juga pariwisata.

Labuan Bajo merupakan kota pelabuhan yang memiliki pesisir pantai dengan wilayah yang tidak begitu luas namun menyuguhkan banyak pemandangan alam yang indah. Karena Labuan Bajo juga dikelilingi oleh pulau-pulau kecil lainnya yang juga bisa dikunjungi oleh para wisatawan.

Labuan Bajo juga merupakan titik singgah bagi wisatawan yang akan berkunjung ke Pulau Komodo.

Untuk menuju ke Labuan Bajo, paling mudah dan cepat tentunya dengan menggunakan pesawat terbang dengan lama penerbangan sekitar 2 jam kurang lebih dan mendarat di Bandar Udara International Komodo.

Apa Saja Wisata yang Bisa dilakukan di Labuan Bajo?

1. Pantai

Pink Beach

Ada beberapa pantai yang bisa dinikmati di Labuan Bajo, seperti Pink Beach dan Pantai Pede. Pantai lainnya bisa kita nikmati ketika kita berkeliling mengunjungi beberapa pulau yang ada di sekitar Labuan Bajo.

2. Wisata Pulau

Pulau kecil nan menakjubkan akan kita temui di Labuan Bajo. Seperti Pulau Padar dan Pulau Rinca. Serta Pulau yang paling ingin dikunjungi oleh setiap wisatawan, yaitu Pulau Komodo.

Pulau Komodo
Pulau lainnya seperti Pulau Kelor dan Pulau Kanawa juga tidak kalah menyuguhkan lukisan alam yang sangat indah di wilayah Indonesia Timur ini.

Pulau Rinca

Untuk mengunjungi beberapa Pulau ini, kita bisa menyewa kapal untuk bisa menjelajahi indahnya pulau-pulau di Perairan Komodo.

Pulau Padar



3. Gua dan Air Terjun

Bukan hanya indahnya pulau-pulau dan juga pantainya yang berpasir putih. Di Labuan Bajo kita juga bisa berwisata Gua dan air terjun.

Goa Rangko, Air Terjun Cunca Wulang, juga menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan yang ingin berlama-lama menjelajah di Labuan Bajo.

4. Gili Laba dan Danau Kelimutu


Danau Kelimutu
Hayooo, siapa yang masih inget Danau Kelimutu ada dipecahan uang kertas berapa rupiah?

Yang tahu pasti masa kecilnya sangat bahagia, haha. Pada zamannya, uang ini bisa bikin anak-anak kaya raya jajan apa aja. 

*Kemudian mengingat usia, wkwkwk.

Danau Kelimutu ini dulu ada di pecahan uang lima ribu rupiah pada tahun 1992. 

Danau Kelimutu memiliki keunikan yaitu memiliki beberapa warna yang berbeda-beda. Atau biasa disebut juga sebagai Danau  Tiga Warna.

Hayooo dulu suka jajan apaan pake uang 5 ribu

Warna danau bisa berubah menjadi hitam, coklat, biru. Atau merah, putih  biru, pada waktu-waktu tertentu.


5. Taman Nasional Komodo

Siapa yang ingin melewatkan bertemu reptil raksasa purba (Varanus komodoensis) asli Indonesia ini?

Tentunya setiap wisatawan yang datang ke Labuan Bajo, pasti penasaran dengan hewan melata yang dilindungi oleh negara ini.

Siapa mau swafoto bareng?


Tanggal 11 November 2011, New 7 Wonder telah mengumumkan pemenang sementara dan Taman Komodo masuk ke dalam jajaran pemenang bersama Hutan Amazon, Teluk Halong, Air Terjun Iguazu, Pulau Jeju, Sungai Bawah Tanah Puerto Princesa dan Table Mountain.


Selain yang saya sebutkan di atas, masih banyak lagi wisata yang bisa dilakukan di Labuan Bajo seperti hiking atau pun snorkeling, dan juga diving.

Impian Berwisata Ke Labuan Bajo

Impian berwisata ke Labuan Bajo tentunya tidak akan terwujud apalagi kalau kita dalam kelompok BPJS (Budget Pas-pasan Jiwa Sosialita) kalau gak disiplin menabung.

Setelah membuka aplikasi Traveloka, saya menghitung budget Traveling ke Labuan Bajo, yaitu sekitar 6 juta/orang, yang kalau ditabung selama 12 bulan atau 1 tahun, berarti kita harus disiplin menyisihkan uang sebanyak 500.000 selama 12 kali.

Di Traveloka, saya melihat rata-rata tiket ke Labuan Bajo sekitar 2 juta rupiah, berarti untuk PP membutuhkan budget 4 juta rupiah.

Memang cukup lumayan ya untuk harga tiket dalam negeri. Tapi menurut saya  akan sebanding dengan pengalaman wisata yang akan kita dapatkan.

Harga hotel sendiri di Traveloka bervariasi, mulai dari 100.000/malam hingga belasan juta pun ada.

Namun, setelah saya baca beberapa rekomendasi dan review, hotel yang cukup nyaman memang berkisar di angka 500-700 ribu rupiah.

Saya sendiri memilih budget hotel 500ribu rupiah saja. Untuk dua malam berarti 1 juta rupiah.


Bagaimana makan dan akomodasi?

Nah ini, makan dan akomodasi memang enaknya ditanggung bersama teman-teman (jika travelingnya bareng rombongan ya) untuk sewa mobil, perahu dan membeli makanan (yang sederhana aja, gaes, hahaha) Saya perkirakan habis sekitar 1 juta rupiah.

Jadi, total anggarannya menjadi 6 juta rupiah. 

Oleh-olehnya gimana? 

Yah itu mah kumaha nanti aja, kalau ada rezeki lebih ya beli oleh-oleh, kalau ngga yasudah lah.

(Makanya jangan suka nagih-nagih oleh-oleh ke temen yang abis jalan-jalan ya, sapa tau budget mereka emang ngepasss banget).

Beberapa referensi wisata Labuan Bajo saya akses via 
www.traveloka.com/packages/indonesia/area/labuan-bajo-107706 

Lumayan banyak informasi yang didapat seputar destinasi traveling di Indonesia, info tiket pesawat, hotel, dan paket wisata juga.


Pengen ya bisa wisata keliling Indonesia. Mudah-mudahan aja tiket pesawat domestik bisa lebih terjangkau bahkan bisa murah, supaya kita bisa menjelajah ke berbagai penjuru Indonesia yang indah ini.

Gimana? Menurut kamu worth it gak nih disiplin nabung 500 ribu/bulan demi ke Labuan Bajo?

***

Sumber gambar:

www.traveloka.com
www.backpackerjakarta.com
www.indonesia.ucanews.com

Inilah Harga HP Samsung Terbaru Dengan RAM 4 GB

Samsung J6
Kamu sedang mencari smartphone yang memiliki RAM 4GB? Jika iya, maka smartphone Samsunglah jawabannya. Selain harganya terjangkau, kualitas yang dimiliki pun juga tak kalah bagusnya dari vendor-vendor smartphone yang baru. 

Bagi Kamu yang sedang mencari smartphone Samsung RAM 4GB, berikut ini adalah daftar harga Samsung terbaru yang memiliki RAM 4 GB.

1. Samsung J6 



Rilis bulan Mei 2018 silam, harga HP Samsung terbaru seri J6 ini, hanya dibanderol sekitar Rp 2 jutaan. 

Tidak hanya dilengkapi RAM 4 GB, smartphone ini juga memiliki ROM 56 GB dengan slot eksternal Micro SD yang mencapai 256 GB. Samsung J6 dibekali kamera depan dengan resolusi 8 MP dan kamera belakang 13 MP yang memiliki teknologi f/1.9. 

Sementara itu kapasitas baterainya 3000 mAh, sehingga akan tahan digunakan seharian. Dilengkapi Corning Gorilla Glass, smartphone ini memiliki layar selebar 5,6 inch yang mengusung teknologi Super AMOLED. 

Sementara itu, smartphone ini dibenamkan Exynos 7870 Octa Core yang akan menambah cepat performanya. 

2. Samsung A6+ 

Smartphone Samsung A6+ ini merupakan seri smartphone Samsung berikutnya yang memiliki RAM 4 GB. Harga HP Samsung terbaru seri ini pun terbilang murah, hanya sekitar Rp 3 jutaan saja. 

Sementara itu, dalam segi prosesor, smartphone menggunakan Snapdragon 450 yang dapat menambah kecepatan performanya. 

Sedangkan dari segi fotografi, smartphone Samsung yang satu ini mengusung tema dual camera di kamera bagian belakang 16 MP + 5 MP dan kamera depan 24MP yang sudah dilengkapi oleh teknologi f/1.9. 

Sedangkan dari segi baterai, smartphone Samsung seri A6+ ini memiliki kapasitas 3500 mAh dengan lebar layar yang mencapai 6.0 inch. 

3. Samsung J7+ 


Rhiilis dua tahun yang lalu, tepatnya di bulan Oktober 2017, Smartphone Samsung yang satu ini sudah dibekali RAM 4GB dan ROM 56 GB. Harga HP Samsung terbaru seri ini sekitar Rp 2 jutaan. 

Samsung J7+  dibekali chipset MediaTek Helio P25 yang akan membuat performanya menjadi lebih cepat. 

Smartphone Samsung yang satu ini juga mengusung tema dual camera untuk kamera bagian belakangnya dengan resolusi sebesar 13 MP +5 MP, sementara untuk kamera bagian depannya memiliki resolusi sebesar 16 MP yang sudah dilengkapi fitur f/1.9 dan autofocus. 

Sementara baterainya memiliki kapasitas sebesar 3000 mAh yang tahan digunakan bermain game seharian. 

4. Samsung J6+ 

Hanya dibanderol sekitar Rp 2 jutaan, smartphone yang baru dirilis Oktober 2018 lalu ini juga merupakan salah satu smartphone Samsung yang memiliki RAM 4 GB dengan variasi ROM 32 GB dan 64 GB. 

Sedangkan untuk dapur pacunya, smartphone ini menggunakan Snapdragon 425, dengan lebar layar sebesar 6.0 inch. Kapasitas baterai  Samsung J6+ adalah 3.300 mAh yang tahan digunakan sampai berjam-jam. 

Tidak seperti seri pendahulunya, seri terbaru J6+ ini sudah menggunakan teknologi dual camera pada kamera bagian belakangnya, dengan resolusi 13 MP + 5 MP. Sedangkan kamera depannya memiliki resolusi sebesar 24 MP yang sangat cocok bagi para pecinta selfie. 

Beli Smartphone di Bukalapak Aja

Bukalapak hadir sebagai salah satu perusahaan e-commerce yang berusaha menyediakan produk dan pelayanan terbaik bagi para pelanggannya. 

Bagi Kami yang ingin mengetahui harga HP Nokia Android terbaru juga bisa langsung mengeceknya di katalog Bukalapak.