Source: http://data.1freewallpapers.com/download/island-coast-beach-trees-landscape-desktop.jpg


[ADV]

Ada yang sudah pernah ke Samarinda?

Jujur saya mah BELUM.

Ya walau belum pernah ke Samarinda, saya punya informasi bagus nih tentang kota Samarinda.

Samarinda adalah ibu kota Kalimatan Timur, namun belum banyak masyarakat yang memasukan kota Samarinda ini sebagai destinasi wisata mereka meskipun kota Samarinda ini ialah kota transit untuk menuju ke kepulauan derawan yang terkenal. 

Faktanya ada beberapa obyek wisata yang indah tak kalah dengan obyek wisata terkenal lainnya. 

Pulau Beras Basah 

Obyek wisata pertama yang akan di bahas adalah Pulau Beras Basah nama obyek wisata yang unik ini terletak di Bontang, Kalimantan Timur atau lebih tepatnya di Selat Makasar. 

Jika anda ingin peri kesini kira-kira anda membutuhkan waktu kurang lebih berkisar 3 jam dari kota Samarinda. Jauh memang bukan menjadi masalah, karena selama perjalanan yang anda tempuh, dijamin anda tak akan merasa bosan melihat keindahan Pulau Beras Basah dengan pasir putihnya yang terlihat seperti kilauan mutiara bersinar di terpa matahari dan air jernih yang berwarna kebiruan seakan mengajak anda untuk segera menceburkan diri anda dan bersantai di dalamnya. 
mitos pasca melahirkan


"Masih dalam rangka menunggu kontraksi"

"Yeah, udah masuk 4O minggu"

"Elus perut"

.......



Karena ini adalah kehamilan kedua, so pasti saya pernah ngalamin kehamilan yang pertama. 

Yaiyes lah.

Namanya hamil pertama dulu, seringnya saya bingung, bertanya tanya seputar perawatan bayi yang baru lahir. Rada ababil lah, soalnya waktu itu saya melahirkan di usia 21 tahun, walau bukan remaja remaja amat, tapi pengetahuan dan pengalaman masih cemen banget.



Daannn

Saya haqqul yaqqin percaya, yang namanya ibu baru atau ibu muda pasti getol banget cari informasi seputar perawatan bayi. Gak serta merta percaya apa yang orang bilang, apalagi berbau mitos atau syirik. 

INI TENTANG IDEALISME BUUU IDEALISME.

Ya gitu kah kira kira. Idealisme Mahmud Abas [Mamah Muda Anak Baru Satu] gak akan mudah tergoyahkan oleh mitos disekelilingnya, dan lebih percaya sama Mbah Google dan ilmu pengetahuan dibanding:

"Kata orang"

"Kata orang zaman dulu"

"Katanya"

dan sebagainya... 



Source: https://1.bp.blogspot.com/-Zdr3aBtTOes/Vxvac0GvnvI/AAAAAAAABq0/BvlzRH8USqAmJ0t2LWZgwr8fWAsNm0HgACLcB/s1600/1.gif

Saya pun begitu, ada beberapa mitos yang akhirnya sampai ke telinga saya. Walaupun ada yang jelas ditujukan ke saya, dan yang saya denger dari orang lain aja, cuman sekedar cerita buat pengetahuan semata dan bikin jadi haha hihi sendiri. 

Saking gak masuk akalnya. 

......

Ada 7 Mitos pasca kelahiran bayi yang pernah saya denger, kira kira Mommy yang lain pernah denger yang mana ya?


1. Keberatan Nama


Bayi nangis terus? Rewel? Kebangun tiap malem? 

Ada sih bayi kayak gitu? ADAAAA.... saya juga ngalamin. Sampe ada tetangga yang dateng ke rumah malem malem bawa garem sama kacang ijo buat ditaburin di depan rumah.

Ada yang bilang, kalau bayi rewel terus itu katanya KEBERATAN NAMA. 

Haaa, iya bener. Namanya dibilang terlalu berat, ya kepanjangan lah, ya bawa tokoh besar lah, gak singkron pelafalannya, artinya salah, macem macem pokoknya.

Bayi yang suka rewel kadang suka dikait kaitkan dengan nama yang salah atau kurang cocok. Padahal orang tuanya kan udah susah payah cari nama, dan berusaha menjadikan nama itu do'a untuk anaknya.

Solusi yang biasa ditawarkan sih biasanya ganti nama. 

Ada yang beneran nama anaknya diganti, sampe akta lahirnya. Tapi ada juga yang diganti sementara aja, atau buat nama panggilan aja, di akta lahir tetep pakai nama yang diberikan sama orang tuanya.

Lagian ini bisa memicu tersinggungnya orang tua, masa anaknya rewel karena salah kasih nama anak. Gimana gitu ya perasaan emak bapaknya, yang udah googling sampe jereng atau beli buku nama bayi di setiap nemu toko buku.


Assalamu'alaikum

Selamat Datang di blog pribadi saya

www.tettytanoyo.com

......

Blog ini merupakan blog personal yang lebih banyak menuliskan pengalaman saya sebagai seorang wanita dan juga seorang ibu. 
Kebanyakan konten dalam blog ini terdiri dari beberapa pengalaman, gaya hidup, opini dan pemikiran  saya sendiri.

Saya senang menulis tentang Mommy Diary, Blogging, dan Weekend Review.

......


🌻🌻🌻

Seputar keseharian saya sebagai seorang ibu di rumah yang sedang membesarkan bayi dan balita. Jadi, dalam label ini, saya sering berbagi pengalaman seputar kehamilan, pengasuhan, perawatan, pendidikan, bayi atau balita dan anak anak. 

🍼🍼🍼

Saya ibu yang PRO ASI hingga Usia 2 Tahun. 
Review produk Susu Formula dan sejenisnya tidak saya gunakan pada anak dibawah 2 tahun. 



πŸ’»πŸ’»πŸ’»

Selain menulis tentang keseharian saya sebagai seorang ibu, saya juga senang menulis dan berbagi tentang dunia blogging dengan segala kemampuan dan keterbatasan yang saya miliki. Ada beberapa post mengenai kode HTML, desain blog, fotografi, dan hal lain yang menunjang keseruan di dunia blogging.



⛺🎒🍜

Di sela waktu, saya juga menuliskan pengalaman saya berwisata kuliner, jalan jalan bersama keluarga, khususnya di saat weekend bersama. Saya berharap tulisan di label ini bisa menjadi bahan referensi untuk mengisi weekend keluarga para pembaca blog ini.

.......

Selain menulis pengalaman pribadi, blog ini juga menerima Job review atau sponsored post berupa ulasan produk atau content placement.

πŸ’„πŸ’„πŸ’„

Saya senang bekerja sama dengan mereview produk dan lainnya, dan hasil pengalaman saya itu dengan senang hati saya tuliskan di blog ini, tentu saja dengan segala kejujuran hati saya yaa.


Ingin bekerja sama?

Silakan kirim email ke: tettytanoyo@gmail.com



😘😘😘
Salam Hangat 



Image from Hijup.com


[ADV]


Beragamnya model ciput yang bisa anda coba kenyamanannya dan kesesuaiannya dengan bentuk wajah, sehingga dengan banyak mencoba ciput tersebut anda bisa mengetahui jenis ciput manakah yang cocok dan sesuai untuk digunakan. Berikut referensi untuk anda yang akan bermanfaat dalam memilih dan menggunakan daleman kerudung mana yang sesuai dengan bentuk wajah anda.

1. Daleman kerudung dengan model ciput pet merupakan daleman kerudung dengan terdapat topi dibagian depan yang berfungsi membantu bentuk wajah lebih ideal, jenis ciput ini sangat cocok untuk dikenakan untuk wajah bulat dan persegi dan biasanya diaplikasikan dengan kerudung segi empat.
2. Daleman kerudung jenis ninja merupakan ciput jilbab yang menutupi rambut secara menyeluruh hingga bagian leher dan pundak, jenis ciput ini sangat cocok untuk semua bentuk wajah dan penggunaannya yang bisa diaplikasikan dengan beragam model dan jenis kerudung.
3. Ciput cepol atau ciput konde yang merupakan daleman kerudung dengan bagian belakang ciput terdapat bentuk seperti konde, dan bisa digunakan oleh anda yang berambut pendek agar tetap bisa berkreasi secara inovatif dengan berbagai gaya jilbab dan jenis ciput ini sangat cocok untuk bentuk wajah panjang.
Setelah mengetahui beragam jenis ciput yang disesuaikan dengan bentuk wajah masing-masing orang, anda akan lebih mudah dalam mengaplikasikan daleman jilbab mana yang akan dipakai bersama jilbab yang anda kenakan atau jika referensi tersebut masih dirasa kurang, anda bisa mengunjungi hijup.com untuk mendapatkan referensi secara lengkap mengenai trend hijab dan dalemannya yang sesuai dan cocok untuk anda kenakan.  


Image from Pexels


[ADV]

Urusan membeli dress wanita biasanya bisa ditahan sementara oleh para ibu hamil. Aneka motif dress wanita terbaru di MatahariMall memang keren. Tetapi koleksi MatahariMall yang sudah ada di lemari baju kita sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan selama beberapa waktu. Sebagai gantinya, berburu pakaian bayi di MatahariMall pun menjadi hobi baru.

Aneka jenis pakaian bayi masa kini memang memiliki bentuk dan motif yang menarik. Tak heran jika para ibu hamil jadi makin semangat berburu pakaian bayi. Saat hendak membeli pakaian bayi, yuk perhatikan beberapa hal penting ini :


Bahan yang Tepat untuk Pakaian Bayi

Sebaiknya kita tidak memilih pakaian bayi yang terbuat dari bahan nylon atau polyester. Sebab kedua jenis bahan ini tidak bisa menyerap keringat dengan baik. Akibatnya, bayi berpotensi mengalami biang keringat atau gangguan kulit lainnya. Sebagai gantinya, pilihlah pakaian berbahan dasar katun yang mudah menyerap keringat dan nyaman ketika digunakan.

Tak Perlu Membeli Dalam Jumlah Banyak

Jangan lupa bahwa pertumbuhan tubuh bayi berlangsung sangat pesat. Jadi, membeli baju berukuran kecil secara berlebihan hanya akan membuat kita jadi boros. Beli saja secukupnya untuk kebutuhan sehari-hari dan pakaian bepergian. Nantinya kita masih bisa berburu baju bayi yang lucu dan unik ketika buah hati mulai beranjak besar.

Pilihlah Model Baju yang Sederhana

Model baju yang sederhana akan membuat bayi lebih leluasa bergerak. Sehingga tumbuh kembangnya pun berlangsung maksimal. Hindari baju bayi yang terdiri dari banyak kerutan dan karet pada bagian dada, pinggang, dan lengan. Sebab model baju tersebut bisa membuat bayi mudah kegerahan, tidak leluasa bergerak, bahkan bisa membuat aliran darahnya terganggu.

Kurangi Penggunaan Baju dengan Banyak Aksen

Jenis baju bayi yang terdiri dari banyak kancing, manik-manik, dan payet sebaiknya tidak terlalu sering digunakan. Karena bayi gemar memasukkan sesuatu ke mulutnya, kancing atau aksen baju bayi yang lepas berisiko tertelan oleh bayi. Jadi, akan lebih baik bila bayi menggunakan model pakaian yang lebih praktis dan minim aksesori.
pengalaman melahirkan anak pertama secara normal
Kakak Kifah Bayi


Assalamu'alaikum

Selamat Hari Jum'at. 

Yeah, bulan Mei masih jadi bulan seputar hamil dan melahirkan. Yes. Saya lagi nerveous nunggu kelahiran anak kedua, yang menurut HPL USG sih lahir 12 Mei kemarin, tapi ternyata meleset, dan HPL dari hari terakhir haidh sih tanggal 21 Mei. 

Coba aja nih, apa bener dede bayi akan lahir sesuai HPL? Saya masih H2C sampe sekarang. 

Nah, dari pada galau nunggu kelahiran anak kedua, lebih baik saya nulis tentang cerita kelahiran anak pertama. 


Kenapa?

Karena selama saya insomnia, gak bisa tidur karena gelisan nunggu persalinan, setiap malem saya suka googling cerita pengalaman persalinan ibu ibu di dunia maya. 

Makanya, saya mau ikutan berbagi cerita, siapa tahu bisa jadi gambaran buat yang mau menghadapi persalinan anak pertama.


5 Tahun yang lalu

Persalinan pertama saya sekitar 5 tahun yang lalu. Yaps, beda antara kehamilan pertama dan kedua ini memang cukup jauh. Ada yang bilang pas lah usia 5 tahun si kakak dapet ade lagi. Ada juga yang bilang, enakan juga beda 3 tahunan, bisa diasuh barengan, sekalian repot.

Tapi whatever lah, ya dapet rezekinya sekarang. Alhamdulillah, saya terima dengan hati gembira.

5 tahun yang lalu saya melahirkan anak pertama berjenis kelamin laki laki pada tanggal 12 Juni 2011 dengan berat 3,4 kg dan panjang sekitar 49 cm. Saat itu saya melahirkan di usia 21 tahun. 

Walaupun sudah 5 tahun yang lalu, yang namanya melahirkan itu momen gak terlupakan banget lah dalam hidup perempuan, jadi setiap detailnya masih keinget sampai sekarang. Apalagi, anak pertama, yang notabene pertama kalinya perempuan ngerasain berjuang mengeluarkan bayi dari dalam rahim setelah mengandung sembilan bulan lamanya. 

Ihiw banget kan?

Baca juga: Hamil Saat Kuliah

Persalinan Normal

Alhamdulillah, persalinan saya waktu itu seperti yang saya harapkan, yakni persalinan normal. Soalnya saya takut banget kalau harus operasi ke Rumah Sakit. Haa ya iya lah, pasti semua orang juga takut kalau operasi mah. 

Tapi yang namanya takdir orang kan beda beda, ada juga yang melahirkan secara operasi cesar. Ya kalau memang jalan yang terbaik itu, demi keselamatan ibu dan bayi, kenapa nggak? daripada keukeuh sureukeuh tapi malah jadi bahaya. 

Dan alhamdulillah ya Alloh, brojol dengan selamat juga akhirnya. 


Tips memilih sekolah TK untuk anak


Apa kabar Mommy semua?

Yaps, sebentar lagi kita akan menghadapi Tahun ajaran baru untuk sekolah. Bagi Mommy yang punya anak usia 3,4, dan 5 tahun pasti sedang galau mau menyekolahkan anak dimana tahun ini. 

Ada beberapa tips nih yang mau saya bagikan seputar pemilihan sekolah PAUD atau TK untuk anak usia 3 sampai 5 tahun.

Simak yuk!

1. Perhatikan Kesiapan Anak

Apabila Mommy berencana menyekolahkan anak tahun ini, jangan lupa perhatikan kesiapan anak ya. Jangan sampai, niat untuk menyekolahkan anak adalah obsesi orang tua semata.

Coba lihat dan amati. Apakah anak sudah suka belajar? apakah anak masih senang bermain dengan bebas? 

Kenapa kita harus amati dengan jelas, karena saat sekolah nanti, akan ada aturan yang harus ditaati oleh anak. Apabila anak masih senang bermain dengan bebas, belum bisa fokus atau konsentrasi dengan satu hal. Seperti belajar menggambar, mewarnai, membuat bentuk, lebih baik anak bermain dulu di rumah. Karena mogok sekolah akan membuat orang tua cenderung lebih stres di kemudian hari.


2. Ajak Anak Melihat Beberapa Sekolah

Ketika memutuskan untuk mencari sekolah PAUD atau TK, libatkan juga anak dalam memilih sekolah. Biasanya sih anak lebih suka melihat sekolah yang luas, rapi, berwarna warni, dan memiliki banyak permainan.

Libatkan anak dalam memilih sekolah, jangan sampai semua keputusan hanya ada di tangan orang tua saja.

Ada loh kejadian anak yang memilih sekolah yang kurang disukai oleh orang tuanya. Anaknya ingin sekolah di TK A tapi orang tua lebih suka dengan TK B karena faktor lain.