Tetap Produktif Menulis dengan Desain Kalender Unik dan Menarik, Bagaimana Caranya?


Assalamu'alaikum, apa kabar teman-teman online? semoga sehat selalu ya.


Sejak tahun 2014 saya mulai membuat blog untuk menuliskan cerita sehari-hari saya di dunia maya. Banyak yang bertanya? Bagaimana caranya jadi blogger yang aktif? Padahal saya seorang ibu rumah tangga, memiliki 3 orang anak, dan tidak memiliki asisten rumah tangga? Bagaimana tetap produktif menulis? Jawabannya adalah tentang manajemen waktu dan aktivitas. Salah satunya dengan menggunakan desain kalender yang unik, agar mudah mengingat dan menjalankan aktivitas sehari-hari.


Desain kalender yang unik dan memiliki fitur yang memudahkan kita untuk mencatat berbagai aktivitas dan kegiatan, membuat hari-hari kita menjadi lebih produktif. Dan saya telah melakukan hal ini sejak kuliah semester pertama, karena banyaknya aktivitas, maka saya harus mencatatnya di dalam sebuah kalender produktif. Waktu itu saya mendesain sendiri Kalender saya menggunakan kertas HVS.


Seiring berjalannya teknologi, kini sebagian orang, banyak menggunakan gadget untuk mencatat aktivitas dalam sebuah kalender. Tapi bagi saya, tidak ada yang bisa menggantikan 'nikmatnya' menulis menggunakan ballpoint berwarna-warni, dan mencorat-coret manual di atas kertas.


Lebih seneng nulis di kertas dibanding di gagdet 😂


Ada yang merasa begitu juga? Wah, samaan ya kita. Memang corat-coret pakai tangan tuh beda rasanya dengan corat-coret di dalam gadget.


Lalu, apa saja yang saya lakukan saat ini agar tetap produktif menulis di blog, membuat tulisan di media sosial, dengan segudang aktivitas di rumah?



1. Buat skala prioritas. Memang sekarang prioritas saya adalah anak-anak, apalagi semenjak pandemi covid-19 saya harus mengajar Kifah di rumah, skala prioritas saya adalah menemani anak-anak belajar selama satu minggu.


2. Buat target kegiatan selama satu minggu. Misalkan, minimal saya harus membuat satu tulisan di blog atau di sosial media minimal satu atau dua tulisan. Ini harus menjadi target yang terselesaikan ya, makanya jangan muluk-muluk deh kalau bikin target, nanti keteteran pusing sendiri, hehehe.


3. Buat alokasi waktu. Saya sendiri sudah melakukan ini sejak lama. Alokasi waktu saya untuk melakukan tugas domestik adalah di malam hari (mencuci, merapikan baju, dll). Pagi hingga siang hari menemani anak-anak belajar, siang-sore saya harus beristirahat dan mengerjakan tulisan untuk blog dan media sosial.


Dan saya selalu menekankan dalam diri, kalau ada yang ditunda, maka esok hari akan ada yang terbengkalai, rencana kegiatan saya pasti berantakan.


4. Fokus! Fokus pada setiap 'jatah waktu' Kalau memang saatnya beres-beres rumah di malam hari, semua harus fokus, jangan disambi main gadget atau nonton TV. Begitupun saat bersama anak-anak, harus fokus. Kalau tidak urgent, jangan sambil mengerjakan hal lain. Karena ketika kita fokus, hasilnya maksimal dan kita tidak stres memikirkan pekerjaan yang lain (karena semua ada waktunya).


Baca juga: 5 Film yang Mengisahkan Beratnya Menjadi Seorang Ibu


Membuat Desain Kalender yang Bagus dan Membuat Kita Produktif




Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, saya paling suka membuat Desain Kalender sendiri sejak kuliah. Senengnya pakai kertas HVS dan dihias dengan gambar warna-warni.


Desain Kalender yang menurut saya baik dan membuat saya produktif biasanya memuat:


1. Desain yang full colour, warna-warni, ada efek gambar hand writting atau kartun-kartun lucu.


2. Terdapat quotes-quotes yang menyemangati. Misalnya, "Man Jadda Wajada (Barang siapa yang bersungguh maka ia akan dapat),  No Pain No Gain!, dll.





3. Terdapat space untuk saya mencatat hal-hal penting yang ingin saya lakukan di tanggal-tanggal tertentu.


Menurut saya, keberadaan Kalender di meja kerja, walau pun saya seorang freelancer, dapat membuat mood dan produktivitas meningkat. Melihat banyak coretan/notes pada kalender, membuat saya merasa 'banyak kegiatan' dan produktif sekali, yeay. Asalkan kalendernya memiliki desain kalender yang lucu dan menarik ya.


Baca juga: Rekomendasi Spa Ala Rumahan, Supaya Ibu Rumah Tangga Kembali Good Mood


Bagi para pekerja kantoran, guru, dan pekerjaan lainnya, memiliki kalender yang memiliki desain kalender yang dapat memotivasi juga sangat penting, karena memang sebagai orang dewasa, memiliki motivasi untuk mengerjakan sesuatu itu penting ketimbang 'disuruh-suruh' oleh orang lain. Nah, desain kalender yang menarik di meja kerja bisa menjadi salah satu solusinya.


Meja kerja tanpa kalender, berasa ada yang kurang



Namun sayangnya, karena saya sekarang sudah banyak sekali pekerjaan yang harus saya lakukan, hobi saya mendesain kalender sendiri sudah berkurang bahkan tidak saya lakukan lagi, hiks.


Solusinya mungkin saya harus meminta orang lain untuk mendesain kalender yang saya butuhkan dan saya inginkan.




Susah-susah gampang ya mencari seorang desainer itu, apalagi yang bisa komunikatif dan dapat mewujudkan/memvisualisasikan keinginan kita.


Salah satu aplikasi yang bisa mempertemukan antara perusahaan atau perorangan dengan freelancer desain khususnya desain kalender ini adalah aplikasi bernama Fastwork atau fastwork.id


Aplikasi Fastwork


Saya sudah unduh aplikasinya di Play Store yakni aplikasi Fastwork. Fastwork ini adalah aplikasi yang mampu mempertemukan antara freelancer dengan orang atau perusahaan yang mencari jasa freelancer. Seperti untuk jasa desain, desain kalender, editing foto dan video, blogger, content writter, jasa keuangan dan penghitungan pajak, wah pokoknya banyak sekali jasa freelancer yang ditawarkan di aplikasi Fastwork ini. Harga jasa yang ditawarkan pun sangat beragam dan kompetitif.


Aplikasi Fastwork ini sangat cocok digunakan di era digital seperti sekarang. Dimana semua orang bisa bekerja sebagai freelancer dari mana saja dan kapan saja asalkan ada koneksi internet.


Saya sendiri tertarik untuk mencari jasa desain kalender untuk membuat desain kalender yang unik dan menarik untuk saya, bahkan kalau desain kalendernya beneran bagus, pengen deh rasanya bagi-bagi kalender gratis untuk teman-teman online www.tettytanoyo.com ini. Supaya setiap hari bisa tetap produktif walau 'hanya' bertitel 'ibu rumah tangga'. 





Mungkin yang mau cari jasa desain kalender juga, bisa diunduh aplikasi Fastwork di Google Play Store atau ke fastwork.id, banyak penawaran jasa yang menarik di sana. Bisa juga kan desain kalendernya untuk pribadi, kantor, ataupun sekolah.


Udah panjang aja nih, saya nulis tentang bagaimana manajemen waktu di rumah untuk tetap bisa produktif menulis dengan membuat desain kalender yang unik dan menarik. Jangan lupa kunjungi https://fastwork.id/publication/calendar untuk mendapatkan referensi desain kalender yang unik dan menarik yaa.


Nah, kalau kamu, paling suka desain kalender seperti apa? supaya tetap bisa produktif walau bekerja di rumah aja.


Sharing yuk di kolom komentar :)

 

Assalamualalaikum buibu online semuanya, apa kabar hari ini? Sedang bahagia-kah? Atau justru sedang lelah? Kalau saya sendiri, sedang merasa lelah dan jenuh karena harus selalu di rumah akibat Pandemi dan tentunya menemani Kifah melakukan BDR (Belajrar dari Rumah) setiap hari.

 

Sebagai ibu rumah tangga, yang sangat rentan stress (apalagi ditambah pandemi dan BDR ini) sesungguhnya menjalani kehidupan sehari-hari sedang sulit-sulitnya. Kalau tidak punya manajemen emosi, fisik, dan kerja sama yang baik dengan pasangan, bisa-bisa beneran stres dan depresi.


Ingat kan kasus ibu yang tega membunuh anaknya karena stress mengajari sang anak sekolah di rumah? Ya begitulah, stres atau tekanan pekerjaan/kondisi, membuat seseorang bisa kehilangan akal, hingga emosinya meledak-ledak hingga tega menghabisi nyawa anak kandungnya sendiri.


Image from Pexels


Jujur, bukan saya memaklumi perbuatan ibu tersebut, tapi memang begitulah realitanya, IBU RUMAH TANGGA ITU RENTAN STRES.

Menurut beberapa penelitian, mengapa ibu rumah tangga rentan terhadap stres adalah karena:


1. Pekerjaan ibu rumah tangga kurang memiliki nilai ekonomis. Sehingga pekerjaan rumah tangga itu dianggap rendah dan tidak berharga di mata orang lain.


2. Terlalu banyak pekerjaan rumah tangga yang dilakukan seorang ibu rumah tangga, akan semakin meningkatkan beban seorang ibu rumah tangga, karena semakin banyak pekerjaan yang dilakukan oleh seseorang, maka tingkat stresnya pun akan lebih tinggi. Menurut penelitian, ibu rumah tangga menghabiskan waktu 60-70 jam seminggu untuk mengurus rumah dan mengasuh anak.


3. Pekerjaan sebagai ibu rumah tangga tidak berdampak langsung. Ketika mengurus rumah tangga dan anak, dampak yang terlihat tidak lah langsung terlihat, maka ibu rumah tangga merasa kurang dihargai/diapresiasi. 


4. Tidak memiliki asisten rumah tangga atau tidak bisa berbagi tugas rumah tangga dengan suami, juga bisa memicu stres.


5. Tidak memiliki waktu istirahat yang cukup.


Image from Pexels
Ciri-ciri atau ibu rumah tangga yang mengalami stres di rumah diantaranya:




1. Secara perilaku, yakni penundaan, kehilangan nafsu makan, menarik diri, emosi yang meledak dan agresi.


2. Secara emosi ditandai dengan kecemasan, ketakutan, cepat marah, depresi, frustasi, perasaan tidak menentu, kehilangan kontrol, penurunan kepuasan kerja.


3. Secara kognitif dinyatakan bahwa orang stres cenderung kehilangan motivasi dan konsentrasi, kesalahan persepsi dan kebingungan.


4. Pada gejala fisik ditandai dengan  fisik yang lemah, kepala pusing, otot yang tegang, dan hipertensi.


Satu lagi, sebuah penelitian di Taiwan oleh Lu (2007) mengatakan bahwa ibu rumah tangga yang lebih muda lebih mudah mengalami gejala stres dibandingkan dengan ibu rumah tangga yang berusia lebih tua.


Saya sendiri, tidak dapat menafikan, bahwa saya seringkali berada dalam keadaan seperti yang saya tulis di atas. Emosi yang tidak stabil, mudah marah, mudah lupa, kehilangan konsentrasi dan lainnya.


Sedih sih sebenernya, karena stres yang terjadi pada seorang ibu akan sangat berpengaruh pada tumbuh kembang anak-anak.


Dalam sebuah artikel kesehatan dikatakan bahwa cara yang baik untuk mengurangi stres sebagai ibu rumah tangga, yakni dengan melakukan beberapa hal berikut ini, yaitu:


1. Berkomunikasi dengan suami, ceritakan apa hal yang paling membuat stres atau pekerjaan berat yang sangat membebani di rumah.


2. Istirahat sejenak dari rutinitas, ambil waktu untuk diri sendiri, seperti nonton drama favorit, ke salon, makan makanan favorit, bahkan hanya dengan berendam di air hangat di kamar mandi, dsb.


3. Jangan terlalu berkespektasi terhadap keadaan rumah. Jauh-jauh deh dari kata ideal, karena akan sangat sulit sekali jika kita selalu menuntut untuk selalu ideal untuk mengejakan pekerjaan rumah tangga yang tiada habisnya itu.


4. Menggunakan jasa ART atau Asisten Rumah Tangga. Jika memiliki budget yang mencukupi, lebih baik menyewa jasa ART untuk membantu meringankan tugas kita. Jika belum bisa, maka carilah cara lain, misalkan dengan menggunakan jasa laundry atau berbagi pekerjaan rumah tangga dengan suami.


Melepas Lelah dengan 'SPA Rumahan'


Saya tidak punya cukup waktu untuk keluar rumah, karena ada 1 anak usia sekolah, balita usia 4 tahun dan batita usia 2 tahun. Maka dari itu, untuk menjeda rutinitas saya di rumah atau melakukan ME TIME atau PIT STOP, maka saya melakukan apa yang saya suka sendirian, sebentar saja, gak lebih dari satu jam. Anak-anak saya biarkan bermain dan saya titip ke Abbiy-nya.


Hal paling simpel adalah MANDI.


Wkwkwkw. Karena sejak punya anak pertama, durasi mandi saya gak lebih dari 5 menit saudara-saudara. Ketika saya masuk kamar mandi, suara tangisan bayi sudah terngiang-ngiang di kepala dan telinga saya. Hayooo, siapa yang begitu juga?


Dalam satu minggu, biasanya saya mengambil waktu 2-3 kali untuk “mohon izin” kepada anak-anak dan suami, agar bisa berlama-lama di kamar mandi. Pengen rasanya pakai sabun wangi, scub, bahkan berendam air hangat, supaya mood saya bisa fresh lagi dan semangat saya bangkit kembali.


SPA di rumah pakai produk Scarlett Whitening




Produk Scarlett Whitening yang katanya sedang viral di media sosial ini menarik perhatian saya. Beberapa kali baca testimoninya yakni bikin kulit lembut dan wangi tahan lama, ingin sekali saya buktikan. Maka dari itu, saya sengaja menulis review ini supaya Buibu online juga tau ya testimoni produk Scarlett Whitening ini dari saya, insya alloh reviewnya JUJUR yaaa, dosa soalnya kalau bohong, hehehe.


1.Body Scrub Romansa





Pertama kali yang saya liat ini adalah kemasannya, lucu banget, pink. Font dan gambarnya kekinian banget. Suka lah pokoknya pada pandangan pertama. Saya buka kemasannya, dan voila scrubnya lembut dan wangiiiii. 



Gak sakit sama sekali waktu diaplikasikan ke kulit, dan yang penting ini wanginya suka banget. Bikin refresh. Cara pakainya tinggal diaplikaskan ke seluruh tubuh dan diusap-usap perlahan aja supaya kotoran yang ada di tubuh berguguran.









Scrubnya gak bikin sakit/perih di kulit

Setelah menggunakan scrub dan dibilas dengan air, kulit jadi lembut banget beneran. Kirain Cuma testimoni aja gitu ya (percaya gak percaya) tapi beneran deh ini scrubnya bikin kulit lembutttt banget. Suka deh, saya kasih nilai 4 dari 5.


2.Shower Scrub Pomegrante


Selain menggunakan Scrub Romansa, ada juga Shower Scrub yang bisa kita pakai untuk memaksimalkan kinerja produk sebelumnya (Scrub Romansa). Di dalamnya ada butiran scrub juga, Cuma lebih sedikit, karena ada di dalam cairan sabunnya itu. Fungsinya adalah untuk mencerahkan kulit, membersihkan kotoran, dan melembapkan juga.


Ada butiran scrub yang halus dan wangi


Varian Pomegrante warnanya ungu


Wanginya enakkkk bangettt beneran ( Ya alloh rasanya ngulang-ngulang terus kalimat ini) tapi beneran wanginya enak. Butiran scrubnya halus, dan lembut banget pas di-apply ke kulit.


Saya udah coba 2 varian lain sebenernya, yakni Cucumber dan Mango. Ini gak bisa milih deh, dua-duanya oke banget wanginya. Apalagi yang Mango, ini rekomen deh buat bikin refresh. Lelah langsung sirna gitu deh gaes. Mwahaha, beneran, sebagus itu produknya apalagi wanginya.


Varian Manggo, Pomegrante, dan Cucumber



Cara pakainya adalah tuangkan beberapa tetes Shower Scrub Pomegrante di telapak tangan, aplikasikan ke seluruh tubuh dan bilas sampai bersih.


3.Body Lotion Romansa



Suka pakai body lotion yang lengket? Atau terkesan licin banget? Nah, Body Lotion Romansa dari Scarlett ini solusinya. Body lotionnya langsung meresap ke kulit dan gak lengket. Gak licin juga, ah pokoknya pas racikannya (RAACIKAAANNN).


Varian Romansa




Wanginya juga tahan lama, bikin kulit lebih lembut dan lebih cerah. Cara pakainya pun mudah ya, saya percaya kok udah pada tau kan ya cara pakai lotion yang baik dan benar? Yups, tinggal kita aplikasikan ke tangan, kaki, dan seluruh tubuh. 



Satu lagi ada Body Lotion yang juga jadi favorit saya yaitu Body Lotion Charming, wanginya enak dan kaleum banget, dan ternyata wanginya ini adalah wangi parfume Baccarat Rouge 540 Eau De.




Saya sudah pakai 3 rangkaian produk Scarlett Whitening ini dua minggu, hasilnya memuaskan. Scrub, Shower Scrub dan Body Lotionnya, juara. 


Apakah bisa mencerahkan kulit?


Saya bisa bilang ya. Mencerahkan loh yaa, bukan memutihkan seperti krim pemutih atau mengubah warna kulit. Kemarin itu, kasus saya kulit saya agak kusam dan ada noda bekas gigitan nyamuk gitu, karena memang lagi banyak-banyaknya nyamuk di lingkungan rumah berkeliaran.



Ketika saya pakai rangkaian produk dari Scarlett Whitening, kulit kusam saya berangsur berkurang dan noda bekas gigitan nyamuk di daerah tangan berangsur memudar. Beneran ini ya, gak ngarang-ngarang cerita.


Kemasan yang friendly


Di kemasannya ada lock/unlock gitu ternyata, jadi gak gampang tumpah kalau dibawa kemana-mana. Kemasan pump gini juga lebih simpel kalau menurut saya, gak perlu mijit-mijit kemasannya, tinggal pump sedikit, produknya langsung keluar sendiri.


Mengandung Glutathione dan Vit.E dan Aman Digunakan


Kenapa bisa mencerahkan dan melembutkan kulit? Karena ada kandungan Glutathion dan Vitamin E nya. Pantesan sih lembut banget. Produk Scarlett Whitening ini aman digunakan karena sudah teregistrasi BPOM dan Non-tested on animals.


Harga, Mahal atau Murah?


Satu produknya in harganya Rp. 75.000,- tapi kalau mau paket hemat 5 item, harganya hanya Rp. 300.000,- menurut saya harga segini murah dan terjangkau sekali. Kemasannya cukup besar dan awet dipakai dalam jangka waktu lama. Terjangkau banget dengan harga segini bisa SPA ala-ala di rumah sendiri.


*Ramah di kantong ibu-ibu (Checklist)

Bisa beli produknya dimana? Paling gampang sih pakai Shopee yaa, langsung ke akun Scarlett_whitening aja.


Kesimpulan untuk Produk Review Scarlett Whitening




Produknya bagus sekali, scrubnya halus, shower scrubnya wangi, dan body lotionnya juga melembabkan dan melembutkan kulit. Pokoknya ketiga rangkaian produk ini, bisa menutrisi, mencerahkan, melembutkan dan melembapkan kulit. Saya sudah coba dan buktikan sendiri lho di rumah.


Selain itu, produk ini harganya sangat terjangkau, ramah sekali di kantong ibu bangsa sekalian. Gak bikin budget belanja bolong dan masih bisa nabung juga buat beli perlengkapan rumah atau pun buat anak-anak, asyik, kan?


Beri Jeda untuk Diri Sendiri, Salah Satu Hal yang Harus Dilakukan ya, Buibu.


Image from Pexels


Menyambung kembali dengan memberi jeda dan beristirahat sejenak bagi ibu rumah tangga, ternyata gak sesulit yang kita bayangkan. Walau pun tetap di rumah aja, dengan berkomunikasi bersama pasangan, memberikan waktu istirahat untuk diri sendiri, ataupun menyewa jasa ART untuk membantu tugas-tugas domestik kita sebagai ibu rumah tangga, ternyata sangat bermanfaat untuk mengelola stres di rumah.


Me time atau memberi jeda untuk diri sendiri itu bukan sesuatu yang salah, bukan berarti kita manja, tetapi memang suatu keharusan demi keberlangsungan rumah tangga kita sendiri. 

Kalau saya udah cerita nih, bagaimana saya me time di rumah, untuk melepas penat di rumah. Kalau buibu lainnya, punya cara apa aja untuk memberi jeda sejenak dari rutinitas?


Sharing yuk di kolom komentar :D