Ramadhan Pertama #2 (episode KKN)

| On
January 22, 2015
Saya menulis catatan ini disela-sela Kifah yang lagi bobo dipangkuan karena hidungnya yang mampet karena flu (get well soon ya my son). Episode KKN ini saya dedikasikan untuk mata kuliah 2 sks yang menyita banyak energi, waktu, dan juga materi *lebay. Ya bagaimana tidak, kita harus terjun ke lapangan (tepatnya ke sekolah) untuk mengabdi kepada masyarakat berbekal ilmu yang kita dapat di bangku kuliah dengan dana swadaya dan seadanya. 

Dari Cisarua ke Sarijadi


Waktu itu kehamilan saya memasuki usia 34 minggu, tandanya sekitar 2 minggu lagi saya akan memasuki detik-detik melahirkan (lagi deg-degan nih ceritanya). Dan pada saat yang bersamaan pendaftaran KKN online dibuka. Otomatis saya harus segera mendaftarkan diri. Namun, karena sistem on line ini "agak bermasalah" banyak yang mengeluhkan tentang susahnya log in dan mencari lokasi KKN termasuk saya. Saya berencana untuk KKN di daerah yang berdekatan dengan rumah ibu di geger kalong. Karena prediksi saya KKN akan dilaksanakan setelah sebulan saya melahirkan. Saya berfikir itulah saat paling repot saya mengurus bayi. Tapi, hasilnya? TIDAK BISA. Saya kehabisan jatah untuk KKN di daerah sekitar Geger Kalong. dan akhirnya saya mendapatkan di daerah Cisarua. Huffff... saya hanya bisa menghela nafas panjang. Akhirnya, suami saya mengusulkan untuk pergi ke LPPM UPI untuk meminta keringanan pelaksanaan KKN untuk saya, dan usulan itu saya terima.

Setelah bicara dengan pengurus LPPM, dan mengutarakan tujuan saya datang kesini akhirnya LPPM bersedia memberikan keringanan, asalkan ada surat rujukan dari tenaga medis yang menangani kehamilan saya. Well, akhirnya persyaratan itu saya penuhi. Dan, saya pun bisa KKN di daerah Sarijadi (5 menit dari Geger Kalong) tepatnya di Madrasah Ibtidaiyah Al-Inayah. 

Al-Inayah in LOVE

Hari ini adalah H-4 KKN saya berakhir disana, walau KKN saya berbeda dengan teman-teman pada umumnya, yang biasanya di desa terpencil, mengontrak rumah bersama, masak bersama, dan lainnya saya tetap bersyukur tiada tara kepada Alloh SWT. karena diberikan kemudahan-kemudahan. Alhamdulillah saya dapat melaksanakan tri dharma perguruan tinggi tanpa harus meninggalkan kewajiban saya sebagai istri dan ibu. Dan alhamdulillah pula Alloh memberikan teman satu kelompok KKN yang friendly dan memahami kondisi saya. Thanks So Much, guys

Dengan segala suka dan duka, syukur saya panjatkan kepada Alloh SWT. saya hampir dapat menyelesaikan masa pengabdian saya tersebut. Walau tidak mudah, tapi semuanya berusaha saya lakukan dengan baik. Dari mulai menitipkan Kifah di rumah nenek, membawa Kifah ke sekolah, menampung ASI untuk Kifah, dan masih banyak lagi hal-hal 'tidak biasa' yang saya lakukan.

At Least... walau KKN saya begitu sederhana, saya sangat menikmati kesederhanaan itu. Karena dengan kesederhanaan, kita mampu menghayati makna kekayaan suatu saat nanti (lho koq jadi kesana). hehe.. ga apa-apa dong..

Salam hangat untuk teman-teman KKN saya yang So Fun and Friendly:
Arif, Aby, Mabrudy, Zuma, Imel, Ria, Fauziah, Rinda, Ussy, Deti.

We will keep our story for our future.. 
hehe keep strong.. sabar menghadapi Bu.. K****k ya,,, 





Be First to Post Comment !
Post a Comment

Terima kasih telah berkunjung ke blog ini, silakan tinggalkan komentar yang baik dan positif ya :D